Home / Update / Artikel / Apa Saja Perbedaan Adas dan Jintan? Perhatikan Cara Membedakannya!

Apa Saja Perbedaan Adas dan Jintan? Perhatikan Cara Membedakannya!

oleh | Jun 7, 2022 | Artikel, Berita, Update

Indonesia kaya akan berbagai jenis rempah-rempah yang sering dimanfaatkan sebagai bahan masakan maupun obat-obatan herbal, seperti misalnya jintan dan adas. Kedua jenis rempah yang sering dianggap sama ini ternyata memiliki beberapa perbedaan. Lantas apa saja perbedaan adas dan jintan?

Adas dan jintan memiliki beberapa ciri fisik, aroma, fungsi serta penggunaan yang tidak sama. Nah, kesemua penjelasannya bisa kalian temukan dalam artikel ini.

Apa Itu Adas?

Adas adalah tanaman rempah yang berasal dari spesies Foeniculum vulgare. Bagian yang paling sering digunakan dari tanaman ini adalah bijinya, yang dikenal sebagai biji adas.

Tanaman adas sendiri juga memiliki bagian lain yang sering digunakan, seperti batang dan daunnya, yang dapat dimakan mentah dalam salad atau dimasak dalam sup.

Apa Itu Jintan?

Jintan adalah biji dari tanaman Cuminum cyminum, yang sering digunakan sebagai rempah dalam masakan. Biji jintan biasanya berwarna coklat keabu-abuan dan kecil, berbentuk lonjong. Rempah ini banyak digunakan dalam masakan di berbagai belahan dunia, terutama di India, Timur Tengah, Meksiko, dan Afrika Utara.

Jintan juga bisa digunakan dalam bentuk utuh atau bubuk, dan biasanya dipanggang terlebih dahulu untuk mengeluarkan aroma dan rasa yang lebih kuat. Jintan memiliki sifat yang sangat serbaguna dalam masakan dan cocok untuk berbagai jenis hidangan, baik vegetarian maupun daging.

Inilah 4 Perbedaan Adas dan Jintan

Bagi yang sering berkutat di dapur, mungkin kedua jenis rempah ini tentu tidak asing lagi. Jintan umumnya digunakan untuk menambah aroma masakan, sedangkan adas digunakan untuk bumbu penyedap masakan yang berkuah santan seperti opor ayam, ataupun gulai. 

Meskipun adas dan jintan sering digunakan dalam berbagai masakan, tetapi keduanya berasal dari tanaman yang berbeda dan memiliki rasa serta aroma yang berbeda. Berikut adalah perbedaan antara adas dan jintan:

Bentuk dan Warnanya

Jintan dan adas keduanya sama-sama berbentuk biji-bijian. Bedanya, jintan memiliki ukuran panjang sekitar enam milimeter, sedangkan biji adas berukuran enam hingga sepuluh milimeter.

Perbedaan lainnya yaitu bentuk adas memanjang, sedikit berkurva, dan bergerigi pada bagian ujung-ujungnya. Sedangkan jintan bentuknya cenderung lebih lurus dan tampilan fisiknya secara sekilas mirip seperti buliran gabah atau beras yang masih ada kulitnya (sekam).

Kemudian berdasarkan warnanya, jintan cenderung memiliki warna coklat kekuningan. Namun ada juga jenis jintan yang berwarna hitam. Sedangkan adas memiliki warna lebih kuning.

Jenisnya

Berdasarkan jenisnya, jintan memiliki beragam jenis, yaitu jintan putih, jintan manis, dan jintan hitam. Dari masing-masing jenis tersebut semuanya memiliki aroma dan rasa yang berbeda. Di antara ketiganya, yang paling sering digunakan untuk memasak adalah jintan putih. 

1. Jintan Putih (Cumin)

Jintan putih adalah jenis jintan yang paling umum dan sering digunakan. Biji jintan putih berwarna cokelat kekuningan, kecil, dan lonjong. Rasanya khas, hangat, sedikit pedas, dan earthy.

Jintan putih sering digunakan dalam masakan India, Timur Tengah, Meksiko, dan Afrika Utara, baik dalam bentuk biji utuh atau bubuk. Biasa ditambahkan dalam kari, semur, sup, daging panggang, dan campuran rempah seperti garam masala atau taco seasoning.

2. Jintan Hitam (Black Cumin)

Jintan hitam berwarna lebih gelap dan lebih kecil dibandingkan jintan putih. Rasanya lebih kuat, pedas, dan tajam, dengan sedikit aroma herbal.

Jintan hitam digunakan dalam masakan India, Timur Tengah, dan Asia Tengah. Ini sering ditambahkan ke dalam kari, nasi, roti, atau sebagai taburan pada hidangan seperti naan. Nigella sativa, sering disebut jintan hitam atau habbatus sauda, juga sering digunakan dalam obat tradisional karena dianggap memiliki banyak manfaat kesehatan.

3. Jintan Manis (Caraway)

Jintan manis (atau jintan karawai) memiliki biji yang lebih kecil dan lebih ramping, dengan warna coklat tua. Rasanya lebih manis dibandingkan jintan putih, dengan aroma sedikit pedas dan mirip licorice.

Jintan manis sering digunakan dalam masakan Eropa Timur dan Jerman, terutama dalam hidangan seperti roti rye, sauerkraut, dan sosis. Jintan manis juga digunakan dalam beberapa kue dan minuman keras.

Adas juga memiliki beberapa jenis, yaitu adas sowa, adas pedas, dan adas manis. Sementara jenis adas yang sering digunakan untuk bumbu masakan yaitu adas manis dan adas sowa. Sedangkan adas pedas umumnya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan minyak telon.

1. Adas Manis (Fennel)

Adas manis memiliki rasa manis yang lembut dan mirip dengan licorice (akar manis). Tanaman ini dikenal karena bijinya yang harum dan aromatik, serta bagian umbinya yang juga bisa dimakan. Biji adas manis sering digunakan sebagai bumbu dalam masakan India, Timur Tengah, dan Mediterania. Bagian umbi, daun, dan batangnya juga digunakan dalam salad atau sup, baik mentah maupun dimasak.

2. Adas Sowa (Dill)

Adas sowa sering disebut dill, dan daunnya digunakan sebagai bumbu. Rasa adas sowa lebih lembut dan sedikit berbeda dari adas manis, dengan aroma yang tajam dan segar. Daun dill banyak digunakan dalam masakan Eropa Timur, Skandinavia, dan Mediterania, terutama dalam hidangan ikan, salad, dan acar. Biji dill juga digunakan untuk memberikan rasa pada makanan.

3. Adas Pedas (Wild Fennel)

Ini adalah varietas liar dari adas yang memiliki rasa lebih tajam dan kuat dibandingkan dengan adas manis. Tanaman ini biasanya tumbuh secara alami di Eropa dan wilayah Mediterania. Biji dan daun adas pedas digunakan dalam masakan, terutama untuk memberikan rasa kuat pada hidangan panggang, daging, atau ikan.

Rasa dan Aromanya

Kita juga bisa membedakan adas dan jintan berdasarkan rasa dan aromanya. Jintan memiliki aroma lebih kuat dibandingkan adas. Selain itu, jintan memiliki sensasi rasa yang menghangatkan. Karena dipengaruhi oleh kandungan minyak atsiri yang ada di dalamnya, jintan memiliki rasa yang earthy seperti kacang yang sedikit mint dengan aroma yang lebih herbal. Sementara itu, adas memiliki rasa lebih manis dengan aroma yang lembut.

BACA JUGA 3 Manfaat Olahan Singkong Bagi Kesehatan Tubuh!

Penggunaan Adas dan Jintan 

Berdasarkan penggunaannya, jintan banyak digunakan dalam beberapa masakan khas India, Meksiko, dan Timur Tengah. Sementara itu di negara kita Indonesia,  jintan kerap kali dipakai untuk masakan yang asin dan gurih. Misalnya, sup atau semur, dimana jintan sering dipadukan bersama rempah-rempah seperti adas manis, adas sowa, dan cumin.

Selain itu, jintan juga sering digunakan sebagai penambah aroma pada kuah soto, dan juga opor. Ingin merasakan sensasi gurih jintan pada opor masakan kalian? Yuk coba resep opor bebas santan ala FiberCreme berikut ini! Agar tetap creamy, tapi lebih sehat dan spesial, resep ini menggunakan krimer serbaguna FiberCreme yang tinggi serat dan mengandung 0mg kolesterol.

Resep Balado Telur Puyuh

Balado Telur Puyuh dan Jengkol Masak FiberCreme
5 from 1 vote
Cek Resep dan Videonya
Balado Telur Puyuh dan Jengkol Masak FiberCreme

Sementara itu, dalam buku “Bumbu, Penyedap, dan Penyerta Masakan Indonesia” oleh Murdijati Gardjito dijelaskan bahwa adas merupakan jenis rempah yang dapat memberi aroma segar dan sedap pada hidangan. Pada masakan sehari-hari yang bisa kita temui di Indonesia, adas banyak digunakan untuk membuat acar, sup ikan, gulai, dan kari.

Adas juga dapat dipakai pada beberapa masakan yang sama dengan jintan. Namun karena memiliki rasa yang lebih manis, penggunaan adas juga cocok digunakan sebagai bahan dessert, seperti kue atau cookies.

Selain masakan Nusantara, adas juga bisa digunakan untuk membuat beberapa masakan Jerman, seperti misalnya untuk taburan sauerkraut maupun hidangan berkuah lainnya.

Bukan hanya berbagai menu masakan di atas saja, kalian juga bisa menemukan resep masakan nusantara lainnya yang berbahan dasar adas dan jintan pada channel YouTube dan Instagram FiberCreme_TV.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Olahan Daging Kambing Kekinian yang Lezat dan Nggak Membosankan!

Daging kambing sering identik dengan sate, gulai, atau tongseng. Memang enak, tapi kalau menunya itu-itu saja, kadang jadi terasa biasa. Padahal, sekarang sudah banyak olahan daging kambing kekinian yang lebih modern, unik, dan cocok untuk berbagai suasana makan....

Cara Mengatasi Masakan Keasinan dengan Mudah, Jangan Panik Dulu!

Pernah nggak sih lagi semangat masak, tapi ternyata garam atau kecap yang masuk kebanyakan? Rasanya pasti langsung panik karena takut masakan jadi nggak bisa dimakan. Padahal sebenarnya, ada banyak cara mengatasi masakan keasinan yang bisa kamu coba tanpa harus...

Resep Terbaru

Resep Mie Ketoprak
Resep Mie Ketoprak

Resep Mie Ketoprak 1 pack mie instan10 gram cabai rawit25 gram bawang putih1 gram garam25 gram gula merah50 gram kacang tanah150 ml air asam jawa30 gram FiberCremeBahan Tambahan40 gram timun40 gram tahu goreng30 gram kecambah30 gram bihunTelur dadarKerupuk udang...

Resep Beef Mushroom
Resep Beef Mushroom

  Resep Beef Mushroom Bahan Marinasi Daging300 gram daging sapi10 gram terigu protein sedang10 gram maizena20 ml kecap asin60 ml air1 gram lada hitamBahan Creamy Beef Mushroom15 ml minyak sayur100 gram jamur campignon40 gram bawang bombay15 gram bawang putih1...

Resep Carbonara Udon
Resep Carbonara Udon

  Resep Carbonara Udon 15 gram mentega50 gram bawang bombay20 gram bawang putih50 gram jamur champignon15 gram tepung terigu200 ml air1 gram lada2 gram garam60 gram FiberCreme300 gram udon50 gram keju spreadResep Sosis15 gram mentega200 gram sosis1 gram parsley1...

Resep Blackpepper Beef Creamy
Resep Blackpepper Beef Creamy

  Resep Blackpepper Beef Creamy 100 gram spaghetti mentah15 ml minyak sayur50 gram bawang bombay20 gram bawang putih150 gram daging sapi3 gram jahe cincang20 ml saus tiram30 ml kecap asin300 ml air20 ml larutan maizena4 gram lada hitam70 gram FiberCreme1 gram...

Resep Gulai Cincang
Resep Gulai Cincang

  Resep Gulai Cincang Bahan Bumbu Halus80 gram cabe merah besar10 gram cabe rawit50 gram bawang merah40 gram bawang putih10 gram jahe150 ml airBahan Tambahan1 gram biji pala bubuk0,5 gram jinten1 gram ketumbar bubuk1 gram lada putih3 biji cengkeh1 gram kapulaga2...