Home / Update / Perbedaan Kuah Miso dan Shoyu, Jangan Sampai Salah Pilih Saat Pesan Ramen

Perbedaan Kuah Miso dan Shoyu, Jangan Sampai Salah Pilih Saat Pesan Ramen

oleh | Jul 13, 2026 | Artikel, Update

Kalau kamu sering makan ramen, pasti pernah melihat pilihan kuah miso dan shoyu di menu. Sekilas memang terlihat mirip. Warnanya sama-sama kecokelatan, sama-sama gurih, dan sama-sama jadi favorit banyak orang. 

Tapi begitu dicicipi, perbedaannya langsung terasa. 

Ada orang yang selalu memilih miso karena suka kuah yang lebih kaya rasa. Ada juga yang lebih setia dengan shoyu karena rasanya lebih ringan dan tidak terlalu “berat” di lidah. Keduanya punya karakter yang berbeda, jadi sebenarnya tidak ada yang lebih baik. Semuanya kembali ke selera masing-masing. 

Nah, supaya tidak asal pilih saat memesan ramen, yuk kenali dulu apa saja perbedaan kuah miso dan shoyu. 

Apa Itu Kuah Miso? 

Kuah miso dibuat menggunakan pasta miso, yaitu bumbu fermentasi yang umumnya terbuat dari kedelai. Di Jepang, miso sudah digunakan selama ratusan tahun dan menjadi salah satu bahan penting dalam berbagai masakan, bukan hanya ramen. 

Karena menggunakan pasta miso, kuah ramen jenis ini biasanya memiliki warna yang lebih pekat dan tampilan yang sedikit keruh. 

Saat pertama kali menyeruput kuah miso, yang paling terasa biasanya adalah rasa gurihnya. Namun kalau diperhatikan lebih jauh, ada juga sedikit rasa manis dan aroma fermentasi yang membuat rasanya terasa lebih kompleks. 

Itulah alasan banyak orang menganggap ramen miso terasa lebih “nendang” dibandingkan jenis ramen lainnya. 

Tidak sedikit juga yang memilih ramen miso saat cuaca dingin karena kuahnya terasa lebih kaya dan menghangatkan. 

Apa Itu Kuah Shoyu? 

Kalau miso menggunakan pasta fermentasi, shoyu menggunakan kecap asin khas Jepang sebagai dasar rasanya. 

Shoyu sebenarnya adalah salah satu bumbu yang paling sering digunakan dalam masakan Jepang. Rasanya gurih, sedikit asin, dan punya aroma khas yang cukup ringan. 

Karena berbahan dasar kecap asin, kuah shoyu biasanya terlihat lebih bening dibandingkan kuah miso. Warnanya memang tetap kecokelatan, tetapi tidak sepekat miso. 

Saat diminum, kuah shoyu terasa lebih ringan dan segar. Rasa kaldunya juga biasanya lebih terasa karena tidak terlalu tertutup oleh bumbu yang kuat. 

Bagi banyak orang, shoyu menjadi pilihan aman saat pertama kali mencoba ramen. 

Perbedaan Kuah Miso dan Shoyu 

Meski sama-sama populer, keduanya punya karakter yang cukup berbeda. Agar lebih jelas, berikut ini beberapa perbedaan kuah miso dan shoyu yang perlu kamu tahu.

1. Bahan Dasar yang Digunakan

Perbedaan paling jelas tentu berasal dari bahan pembuatnya. 

Miso menggunakan pasta miso hasil fermentasi kedelai, sedangkan shoyu menggunakan kecap asin Jepang. 

Karena bahan dasarnya berbeda, rasa yang dihasilkan pun otomatis berbeda. 

Kalau diibaratkan memasak di rumah, perbedaannya mirip seperti menggunakan santan dan menggunakan kaldu bening. Sama-sama enak, tetapi memberikan pengalaman makan yang berbeda.

2. Rasa yang Dihasilkan

Ini biasanya menjadi alasan utama seseorang memilih salah satu di antaranya. 

Kuah miso cenderung memiliki rasa yang lebih kaya. Gurihnya terasa lebih tebal dan memenuhi mulut saat diseruput. 

Sementara itu, shoyu menawarkan rasa yang lebih sederhana dan ringan. Gurihnya tetap ada, tetapi tidak terlalu mendominasi. 

Kalau kamu tipe orang yang suka makanan dengan rasa yang kuat, kemungkinan besar akan lebih cocok dengan miso. 

Sebaliknya, kalau suka rasa yang lebih ringan dan tidak terlalu kompleks, shoyu biasanya lebih mudah disukai.

3. Tekstur Kuah

Selain rasa, teksturnya juga berbeda. 

Karena menggunakan pasta miso, kuah miso biasanya sedikit lebih kental dan terasa lebih “berisi”. 

Sedangkan kuah shoyu cenderung lebih encer dan ringan. 

Perbedaan ini mungkin terlihat sepele, tetapi cukup berpengaruh terhadap pengalaman saat makan ramen.

4. Aroma

Sebelum mencicipi ramen, sebenarnya kita sudah bisa menebak jenis kuahnya dari aromanya. 

Kuah miso memiliki aroma fermentasi yang cukup khas. Aromanya tidak terlalu tajam, tetapi cukup mudah dikenali. 

Sementara itu, aroma shoyu lebih ringan dan lebih dekat dengan aroma kaldu serta kecap asin. 

Karena aromanya tidak terlalu kuat, banyak orang merasa ramen shoyu lebih mudah dinikmati dalam porsi besar.

5. Kecocokan dengan Topping

Menariknya, beberapa topping terasa lebih cocok dengan jenis kuah tertentu. 

Ramen miso sering dipadukan dengan jagung, mentega, tumisan daging, atau sayuran yang dimasak bersama bumbu. 

Sedangkan ramen shoyu lebih sering disajikan dengan topping yang sederhana seperti chashu, telur ramen, nori, dan daun bawang. 

Meski begitu, aturan ini tidak mutlak karena setiap restoran punya ciri khasnya masing-masing. 

Mana yang Lebih Enak? 

Kalau sedang mencari jawaban mana yang paling enak, mungkin kamu akan kecewa karena jawabannya adalah tergantung selera. 

Ada yang langsung jatuh cinta dengan miso karena rasa gurihnya yang kaya. Ada juga yang merasa shoyu lebih nyaman dinikmati karena tidak terlalu berat. 

Bahkan banyak penggemar ramen yang tidak memilih salah satu. Mereka memesan miso saat ingin sesuatu yang lebih kaya rasa, lalu memilih shoyu di kesempatan lain saat ingin kuah yang lebih ringan. 

Jadi kalau belum pernah mencoba keduanya, tidak ada salahnya mencicipi satu per satu dan menemukan favoritmu sendiri. 

Tips Memilih Kuah Ramen 

Kalau masih bingung menentukan pilihan, coba pertimbangkan beberapa hal berikut. 

Pilih Miso Jika Suka Rasa yang Lebih Bold 

Kalau kamu termasuk orang yang suka makanan gurih dan kaya rasa, miso biasanya akan lebih memuaskan. 

Pilih Shoyu Jika Ingin Kuah yang Lebih Ringan 

Shoyu cocok untuk kamu yang ingin menikmati ramen tanpa rasa yang terlalu berat di lidah. 

Sesuaikan dengan Cuaca dan Mood 

Terdengar sepele, tetapi banyak orang memilih jenis ramen berdasarkan suasana hati. Saat cuaca dingin atau sedang lapar berat, miso sering menjadi pilihan. Sedangkan saat ingin sesuatu yang lebih ringan, shoyu terasa lebih pas. 

Baca juga : Topping Mie Ramen yang Wajib Dicoba, Bikin Makin Enak dan Kekinian!

Bikin Hidangan Berkuah Lebih Creamy dengan FiberCreme 

Sekarang kamu sudah tahu perbedaan kuah miso dan shoyu. Meskipun sama-sama menjadi dasar ramen Jepang, keduanya punya karakter yang berbeda. Miso menawarkan rasa yang lebih kaya dan pekat, sementara shoyu terasa lebih ringan dan sederhana. 

Kalau kamu suka bereksperimen membuat berbagai hidangan berkuah di rumah, FiberCreme bisa jadi salah satu bahan yang menarik untuk dicoba. Cocok digunakan dalam berbagai kreasi sup, saus, maupun hidangan berkuah lainnya untuk menghasilkan tekstur yang lebih creamy dan lembut. 

FiberCreme merupakan krimer serbaguna tinggi serat yang dapat digunakan sebagai alternatif santan maupun susu. Selain memberikan tekstur creamy yang lezat, FiberCreme juga rendah gula, lactose-free, gluten-free, dan mengandung 0 mg kolesterol. 

Yuk, temukan lebih banyak inspirasi resep melalui Instagram @FiberCreme_TV dan channel YouTube Ellenka Official! 

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Apa Itu Shirataki? Kenali Mi Rendah Kalori yang Semakin Populer

Belakangan ini, shirataki semakin sering dibicarakan, terutama di kalangan orang yang sedang menjalani program diet atau berusaha menerapkan pola makan yang lebih sehat. Tidak sedikit menu sehat di restoran maupun media sosial yang menggunakan shirataki sebagai...

Perbedaan Cwie Mie dan Mie Ayam, Sekilas Mirip tapi Ternyata Berbeda

Kalau melihat tampilannya sekilas, banyak orang mengira cwie mie dan mie ayam adalah makanan yang sama. Keduanya sama-sama menggunakan mie sebagai bahan utama dan biasanya disajikan dengan topping ayam. Tidak heran kalau masih banyak yang bingung membedakan keduanya....

Resep Terbaru

Resep Laksa Pasta
Resep Laksa Pasta

  Resep Laksa Pasta 60 gram FiberCreme120 gram spaghetti15 gram bawang putih250 gram udang120 gram bakso ikan200 ml air rebusan pasta70 gram laksa paste Rebus pasta sampai al dente.Cincang halus bawang putih, tumis sampai harum. Masukkan udang dan bakso ikan,...

Resep Creamy Garlic Parmesan
Resep Creamy Garlic Parmesan

Resep Creamy Garlic Parmesan 60 gram FiberCreme200 gram air rebusan pasta150 gram farfalle pasta20 ml olive oil40 gram bawang bombay20 gram bawang putih1 gram lada2 gram garam75 gram parmesan cheese150 gram pan seared chickenBahan TambahanSeladaSosis Masak pasta...

Resep Mango Lassi
Resep Mango Lassi

  Resep Mango Lassi 30 gram FiberCreme300 gram Mangga Matang150 ml air120 gram yogurt40 gram madu2 gram kayu manis bubuk250 gram es batu...

Resep Matcha Ube Halaya
Resep Matcha Ube Halaya

Resep Matcha Ube Halaya Bahan Ube Halaya (5 Porsi)50 gram FiberCreme400 ml air200 gram ubi ungu1 gram garam3 tetes stevia5 ml perisa ubi ungu20 gram FiberCreme80 ml air hangat3 gram bubuk matcha35 ml air hangat Siapkan ubi ungu, haluskan menggunakan blender dengan...

Resep Creamy Truffle Pasta
Resep Creamy Truffle Pasta

Resep Creamy Truffle Pasta 40 gram FiberCreme120 gram spaghetti20 gram mentega15 gram bawang putih180 ml air rebusan pasta35 gram truffle sauce1 gram lada1 gram garam20 gram parmesan150 gram grilled chicken20 ml olive oil (untuk grill ayam) Masak pasta sampai al...