Home / Update / Artikel / Tidak Bisa Lepas dari Santan? Ini 5 Tips Agar Bebas Kolesterol Ketika Ramadan

Tidak Bisa Lepas dari Santan? Ini 5 Tips Agar Bebas Kolesterol Ketika Ramadan

oleh | Mar 26, 2021 | Artikel

Bulan puasa sangat identik dengan kehadiran santan. Ada banyak menu berbuka berbahan dasar santan yang jadi sajian wajib untuk melepas lapar dan dahaga di bulan suci.

Hidangan bersantan memang lezat. Rasanya yang gurih semakin menambah nafsu makan setelah selama seharian perut tidak terisi. Tapi bagi beberapa orang, konsumsi santan ternyata memiliki dampak negatif seperti naiknya kolesterol darah. Jadi agar bulan puasa nanti tetap bisa menikmati makanan lezat tapi tubuh tetap sehat, ikuti tips berikut ini.

Rajin berolahraga

Naiknya kolesterol adalah dampak meningkatnya jumlah kolesterol jahat LDL (low-density lipoprotein). Sementara itu, aktivitas fisik seperti olahraga dapat membantu menaikkan kolesterp; baik HDL (high-density lipoprotein) dan menurunkan LDL.

Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa olahraga harus dilakukan secara rutin. Jadi jika ingin hasil terbaik, jangan olahraga hanya ketika akan atau setelah mengonsumsi makanan bersantan.

Masak santan dengan benar

santan

Cara memasak makanan bersantan juga bisa berpengaruh. Sebaiknya hindari memasak santan hingga mendidih atau memanaskannya berulang kali agar asam lemak yang dikandungnya tidak berubah jadi jenuh. Kurangi juga tambahan bahan lain yang bisa menyebabkan kolesterol, seperti jeroan dan bagian daging yang berlemak.

Selain itu, kita bisa mengganti santan dengan bahan lain untuk mencegah dampak negatifnya. Beberapa bahan pengganti santan termasuk FiberCreme, krimer serbaguna tinggi serat yang rendah gula, rendah lemak, dan mengandung 0mg kolesterol. Dibuat dengan serat dari umbi-umbian dan minyak kelapa yang sehat, FiberCreme memiliki rasa mirip seperti santan. Jadi bisa digunakan untuk resep apapun, terutama resep untuk hidangan khas Ramadan maupun lebaran.

Jauhi rokok

Asap rokok, baik yang didapat perokok aktif maupun pasif, dapat meningkatkan level kolesterol jahat LDL dan lemak jahat trigliserida, serta menurunkan kolesterol baik HDL. Selain itu, asap rokok juga menghasilkan plak yang menempel di pembuluh darah. Jika dibiarkan, plak ini bisa mengganggu aliran darah dan menyebabkan penyakit berbahaya lain seperti serangan jantung dan stroke.

Minum air putih yang cukup

Dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh bsa membuat darah menjadi asam, sehingga mempengaruhi kenaikan kolesterol jahat LDL dan merusak dinding arteri. Sementara itu ketika kita mendapat asupan cairan yang cukup, darah jadi lebih encer, mudah mengalir, dan kerja jantung jadi lebih ringan. Semakin encer darah, semakin mudah dan cepat LDL disingkirkan dari tubuh.

Imbangi dengan konsumsi sayur dan buah

Buah dan sayur banyak mengandung serat yang baik untuk menstabilkan level kolesterol. Serat, terutama serat larut, melakukan hal tersebut dengan mengikat kolesterol jahat dalam usus kecil. Dengan begitu, kolesterol tidak sampai masuk dalam peredaran darah dan akan dibawa keluar dari tubuh melalui feses.

Beberapa jenis buah dan sayur yang mengandung serat larut adalah alpukat, pir, apel, jambu merah, ubi, dan brokoli, wortel. Selain itu, kita juga bisa mendapat serat larut dari kacang-kacangan dan biji-bijian seperti kacang merah, oat, kacang hazel, dan biji bunga matahari.

Jika kita termasuk kurang dalam hal konsumsi makanan-makanan di atas, kita bisa juga mendapat serat dari makanan sehari-hari kita. Cukup tambahkan FiberCreme pengganti santan ke makanan atau minuman apapun sesuai takaran dan instruksi. Kita bisa menambah asupan serat dan mendapat semua manfaatnya untuk mencegah kolesterol naik.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Apa Itu Shirataki? Kenali Mi Rendah Kalori yang Semakin Populer

Belakangan ini, shirataki semakin sering dibicarakan, terutama di kalangan orang yang sedang menjalani program diet atau berusaha menerapkan pola makan yang lebih sehat. Tidak sedikit menu sehat di restoran maupun media sosial yang menggunakan shirataki sebagai...

Perbedaan Cwie Mie dan Mie Ayam, Sekilas Mirip tapi Ternyata Berbeda

Kalau melihat tampilannya sekilas, banyak orang mengira cwie mie dan mie ayam adalah makanan yang sama. Keduanya sama-sama menggunakan mie sebagai bahan utama dan biasanya disajikan dengan topping ayam. Tidak heran kalau masih banyak yang bingung membedakan keduanya....

Resep Terbaru

Resep Macaroni Schotel
Resep Macaroni Schotel

Resep Macaroni Schotel Bahan Saus150 gram FiberCreme70 gram mentega45 gram terigu3 gram pala bubuk2 gram lada bubuk4 gram garam600 ml airBahan Macaroni Schotel200 gram makaroni80 gram bawang bombay10 gram bawang putih200 gram daging giling60 gram smoked beef3 gram...

Resep Laksa Pasta
Resep Laksa Pasta

  Resep Laksa Pasta 60 gram FiberCreme120 gram spaghetti15 gram bawang putih250 gram udang120 gram bakso ikan200 ml air rebusan pasta70 gram laksa paste Rebus pasta sampai al dente.Cincang halus bawang putih, tumis sampai harum. Masukkan udang dan bakso ikan,...

Resep Creamy Garlic Parmesan
Resep Creamy Garlic Parmesan

Resep Creamy Garlic Parmesan 60 gram FiberCreme200 gram air rebusan pasta150 gram farfalle pasta20 ml olive oil40 gram bawang bombay20 gram bawang putih1 gram lada2 gram garam75 gram parmesan cheese150 gram pan seared chickenBahan TambahanSeladaSosis Masak pasta...

Resep Mango Lassi
Resep Mango Lassi

  Resep Mango Lassi 30 gram FiberCreme300 gram Mangga Matang150 ml air120 gram yogurt40 gram madu2 gram kayu manis bubuk250 gram es batu...

Resep Matcha Ube Halaya
Resep Matcha Ube Halaya

Resep Matcha Ube Halaya Bahan Ube Halaya (5 Porsi)50 gram FiberCreme400 ml air200 gram ubi ungu1 gram garam3 tetes stevia5 ml perisa ubi ungu20 gram FiberCreme80 ml air hangat3 gram bubuk matcha35 ml air hangat Siapkan ubi ungu, haluskan menggunakan blender dengan...