Home / Update / Ternyata Beda, Ini 5 Perbedaan Candil dan Biji Salak

Ternyata Beda, Ini 5 Perbedaan Candil dan Biji Salak

oleh | Mar 9, 2025 | Artikel, Update

Banyak lho yang mengira kalau candil dan biji salak itu jajanan yang sama. Kamu juga termasuk? Gak heran sih, soalnya kedua makanan ini memang punya tampilan yang mirip dan sama-sama disajikan dengan kuah santan yang manis dan gurih. Keduanya juga sering dijadikan menuaakjil saat bulan puasa seperti ini! Meski mirip begini, kedua makanan ini tetep berbeda lho. Penasaran apa bedanya? Yuk baca artikel berikut ini untuk tahu apa aja perbedaan candil dan biji salak! 

1. Tekstur dan Bentuk 

Perbedaan paling mencolok antara candil dan biji salak terletak pada tekstur dan bentuknya.  Bentuk candil umumnya bulat atau lonjong, bahkan terkadang pipih.  Ukurannya pun bervariasi, mulai dari sebesar kelereng hingga sebesar ujung jari.   

Sedangkan biji salak cenderung bulat sempurna menyerupai telur puyuh dengan ukuran yang relatif seragam.  Dari segi tekstur, candil lebih kenyal dan padat. Sementara biji salak lebih lembut dan mudah hancur di mulut, memberikan tekstur yang lumer di lidah. 

2. Bahan Dasar 

Perbedaan tekstur tersebut dipengaruhi oleh bahan dasar yang digunakan. Candil umumnya terbuat dari tepung ketan atau campuran tepung ketan dan tepung tapioka.  Tepung ketan inilah yang memberikan tekstur kenyal dan padat pada candil.   

Di sisi lain, biji salak terbuat dari ubi jalar yang direbus dan dihaluskan.  Ubi jalar ini memberikan rasa manis alami dan tekstur lembut pada biji salak.  Tepung tapioka biasanya ditambahkan ke dalam adonan biji salak untuk membantu proses pembentukan dan memberikan sedikit tekstur kenyal. 

3. Proses Pembuatan 

Proses pembuatan candil dan biji salak juga berbeda.  Adonan candil, setelah diuleni hingga kalis, dibentuk bulat atau lonjong, kemudian direbus dalam larutan gula jawa hingga matang dan mengapung. Proses ini membuat larutan gula jadi ikut mengental dan membuat semacam lapisan yang menyelimuti bola-bola candil. Setelah itu, candil disiram dengan kuah santan.   

Sedangkan ubi untuk biji salak pertama-tama dikukus atau direbus hingga empuk.  Kemudian, ubi dihaluskan dan dicampur dengan tepung tapioka. Adonan ubi ini selanjutnya dibentuk bulat kecil-kecil, direbus hingga matang, dan kemudian disajikan dengan kuah gula jawa yang kental dan larutan santan. 

4. Penyajian 

Baik candil maupun biji salak umumnya disajikan dalam kuah santan manis dan hangat.  Kuah santan ini biasanya diberi tambahan daun pandan dan sedikit garam untuk memperkaya aroma dan rasa. Terkadang, candil dan biji salak juga ditambahkan dalam kolak atau bubur untuk variasi tekstur dan rasa.   

5. Rasa 

Candil memiliki rasa yang cenderung netral dan lebih menonjolkan rasa dari kuah santan.  Kenikmatan candil berasal dari teksturnya yang kenyal dan rasa gurih manis dari kuah santan.  Sedangkan biji salak memiliki rasa manis alami dari ubi dan tekstur yang lembut.  Kombinasi rasa alami ubi dengan gula jawa yang manis dan kuah santan yang gurih menciptakan paduan rasa yang unik dan lezat. 

Baca Juga : Resep Kolak Biji Salak: Takjil Ikonik yang Selalu Bikin Kangen Ramadan

Sajikan Candil atau Biji Salak yang Lebih Sehat dengan Kuah FiberCreme 

Setelah tahu perbedaan candil dan biji salak, kasih tau Minchef dong mana sih yang jadi favorit kamu! Atau ada yang gak pernah cobain kedua makanan ini karena gak lagi mengonsumsi santan yang jadi bahan utama kuah creamy-nya?  

Tenang, kamu tetep bisa menikmati candil atau biji salak dengan kuah creamy yang tetep ramah untuk diet sehatmu kok. Ganti aja santan buat kuahnya dengan FiberCreme, yang senikmat santan dengan kandungan serat yang tinggi, gula yang rendah, dan 0mg kolesterol. 

Mau tau cara bikin candil atau biji salak yang super enak pakai FiberCreme? Cek resepnya di @FiberCreme_TV atau channel Ellenka di YouTube ya! 

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Topping Mie Ramen yang Wajib Dicoba, Bikin Makin Enak dan Kekinian!

Ramen bukan cuma soal mie dan kuahnya saja. Justru yang bikin semangkuk ramen terasa spesial adalah topping-nya. Dari yang klasik sampai yang kekinian, topping mie ramen bisa banget menentukan rasa, tampilan, bahkan pengalaman makan secara keseluruhan. Di Indonesia...

Resep Terbaru

Resep Creamie Dumpling Soup
Resep Creamie Dumpling Soup

Resep Creamie Dumpling Soup 1 pack mie ramen35 gram FiberCreme5 gram peanut butter500 ml air2 lembar keju sliceBahan Dumpling200 gram ayam cincang120 gram kubis cincang5 gram jahe8 gram bawang putih10 gram daun bawang15 ml saus tiram15 ml kecap asin8 ml minyak wijen2...

Resep Ayam Bumbu Rendang
Resep Ayam Bumbu Rendang

Resep Ayam Bumbu Rendang 50 gram FiberCreme150 ml air400 gram ayam, potong dadu 20gr/kotak, rebus hingga matang6 gram garam3 gram kaldu jamur0.6 gram merica bubuk5 gram gula pasir10 gram gula merah1 lembar daun salam2 butir kapulagaBumbu Halus50 gram bawang merah30...

Resep Cold Creamy Lava
Resep Cold Creamy Lava

Resep Cold Creamy Lava 1 pack mie samyang1 butir kuning telur40 gram mayonaise wijen sangrai6 gram bubuk cabe8 gram bawang putih cincang20 gram FiberCreme120 ml air panasBahan TambahanZucchini salad KimchiTelur rebusWijenEs batu Tuang bumbu mie instan, mayonaise,...

Resep Creamie Taichan
Resep Creamie Taichan

Resep Creamie Taichan Bahan Ayam Taichan150 gram dada ayam1 gram lada1 gram garam12 gram bawang putih (halus)15 ml air jeruk nipisBahan Creamie Soto1 pack mie instan soto200 ml air panas20 gram FiberCremeBahan TambahanDaun jeruk (iris tipis)Bubuk koyaSambal Campur...

Resep Mie Kangkung Belacan
Resep Mie Kangkung Belacan

Resep Mie Kangkung Belacan 400 gram mie hokian (rebus)2 butir telur40 gram kangkung80 gram tomat150 gram udang35 gram bakso ikan35 gram bakso kepiting25 ml saus tiram50 ml kecap manis2 gram garam1 gram lada50 gram FiberCreme200 ml airBumbu Halus30 gram bawang putih30...