Home / Update / Perbedaan Ikan Nila dan Mujair yang Sering Bikin Keliru

Perbedaan Ikan Nila dan Mujair yang Sering Bikin Keliru

oleh | Jan 5, 2026 | Artikel, Update

Kalau kamu sering beli ikan air tawar di pasar, pasti pernah bingung membedakan antara ikan nila dan ikan mujair. Sekilas dua ikan ini memang mirip, dari bentuknya lonjong pipih, warnanya keabu-abuan, dan sering dijual di tempat yang sama. Padahal, meski tampak serupa, keduanya punya karakteristik yang cukup berbeda, mulai dari bentuk tubuh, warna, rasa daging, sampai cara mengolahnya. 

Perbedaan Ikan Nila dan Mujair

Supaya kamu nggak salah pilih saat belanja atau memasak, yuk kenali lebih dalam perbedaan ikan nila dan mujair berikut ini!

1. Asal dan Jenisnya

Perbedaan pertama bisa dilihat dari asal-usul kedua ikan ini. Ikan mujair merupakan spesies yang ditemukan pertama kali di Indonesia. Ikan ini pertama kali diperkenalkan dan dibudidayakan oleh Pak Mujair, seorang nelayan dari Blitar, Jawa Timur, sekitar tahun 1930-an. Nama penemunya inilah yang kemudian dijadikan nama ikan tersebut. Secara ilmiah, mujair tergolong dalam spesies Oreochromis mossambicus. 

Sementara ikan nila berasal dari Afrika Timur, dan masuk ke Indonesia beberapa dekade setelah mujair ditemukan. Nama latinnya adalah Oreochromis niloticus, yang artinya “ikan dari Sungai Nil.” Jadi, bisa dibilang ikan nila adalah “saudara jauh” mujair yang datang dari benua lain.

2. Bentuk Tubuh dan Warna

Kalau dilihat sekilas, keduanya memang mirip, tapi sebenarnya ada ciri khas yang bisa kamu perhatikan. Ikan mujair punya warna tubuh agak keabu-abuan gelap, sisiknya tipis, dan bagian perutnya cenderung lebih pucat. Sirip punggung dan ekornya juga berwarna lebih gelap. 

Sedangkan ikan nila umumnya berwarna abu keperakan atau sedikit kemerahan, terutama pada nila merah. Bentuk tubuh nila cenderung lebih lebar dan pipih dibanding mujair. Karena tampilannya lebih “bersih” dan menarik, nila sering dijadikan pilihan untuk menu restoran atau olahan yang tampil elegan.

3. Rasa dan Tekstur Daging

Soal rasa, banyak orang bilang daging mujair terasa lebih gurih dan agak lembut. Tapi kalau kamu salah dalam cara mengolahnya, bau lumpur dari mujair bisa cukup kuat. Itu sebabnya, sebelum dimasak, mujair sebaiknya direndam dulu dengan air jeruk nipis atau garam untuk mengurangi aroma tanah. 

Sementara itu, daging ikan nila cenderung lebih padat, tebal, dan sedikit manis. Bau tanahnya juga tidak sekuat mujair. Karena teksturnya yang lebih kokoh, nila cocok diolah jadi aneka hidangan seperti ikan bakar, pepes, atau fillet goreng crispy.

4. Harga dan Ketersediaan

Dari segi harga, ikan mujair umumnya lebih murah karena pertumbuhannya lebih cepat dan mudah dibudidayakan di berbagai kolam air tawar. Namun, ikan nila punya nilai jual lebih tinggi karena ukuran tubuhnya lebih besar dan tampilannya lebih menarik. 

Ketersediaannya pun tergantung daerah. Di beberapa tempat, mujair lebih banyak dijual, sedangkan di kota besar, nila lebih mudah ditemukan di supermarket atau restoran seafood.

5. Kandungan Gizi

Keduanya sama-sama kaya protein, omega-3, dan rendah lemak jenuh, jadi cocok untuk menu sehat harian. Tapi kandungan protein ikan nila biasanya sedikit lebih tinggi dibanding mujair. Ikan mujair sendiri juga punya kelebihan dari segi kadar lemak yang lebih rendah, sehingga cocok buat kamu yang sedang diet rendah kalori. 

Baik nila maupun mujair sama-sama bisa jadi sumber protein yang menyehatkan, asal diolah dengan cara yang tepat, seperti dikukus, dibakar, atau dipanggang, bukan hanya digoreng. 

Baca juga: Aneka Olahan Ikan Kekinian yang Praktis dan Lezat

Olah Ikan Lebih Sehat dan Creamy dengan FiberCreme!

Sekarang kamu sudah tahu perbedaan ikan nila dan mujair, kan? Nah, biar hidangan ikannya makin istimewa, kamu bisa berkreasi dengan resep-resep berkuah seperti sup ikan, pindang, atau bahkan sayur lodeh ikan yang creamy dan gurih! 

Buat yang ingin tetap menikmati masakan creamy tanpa khawatir kolesterol atau lemak tinggi, ganti santan dengan FiberCreme. Krimer serbaguna ini bisa memberikan rasa creamy dan gurih alami, tapi tetap tinggi serat, rendah gula, dan 0 mg kolesterol. Jadi, kamu bisa menikmati menu ikan favoritmu dengan lebih sehat dan ringan. 

Yuk, eksplor ide masakan ikan yang creamy dan lezat bareng FiberCreme! Temukan resep inspiratif lainnya di Instagram @FiberCreme_TV dan YouTube channel Ellenka.

4 Komentar

  1. Wanda

    Talat berita, Ikan mujair pertama kali ditemukan oleh mbah mujair th 1939 di muara sungai serang blitar jawa timur. Bukan di danau sentani papua

    Balas
    • FiberCreme

      Terimakasih kak sudah mempir. Yuk recook resep enak dan sehat ikan Mujair dengan FiberCreme 🙂

      Balas
  2. Rika

    Kurang visual, sertakan photonya apa yang membedakannya mujair dan bila….

    Balas
    • FiberCreme

      Siap, next time Admin sertakan foto yaa. Terimakasih sudah mampir di website FiberCreme 🙂

      Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Topping Mie Ramen yang Wajib Dicoba, Bikin Makin Enak dan Kekinian!

Ramen bukan cuma soal mie dan kuahnya saja. Justru yang bikin semangkuk ramen terasa spesial adalah topping-nya. Dari yang klasik sampai yang kekinian, topping mie ramen bisa banget menentukan rasa, tampilan, bahkan pengalaman makan secara keseluruhan. Di Indonesia...

Resep Terbaru

Resep Creamie Dumpling Soup
Resep Creamie Dumpling Soup

Resep Creamie Dumpling Soup 1 pack mie ramen35 gram FiberCreme5 gram peanut butter500 ml air2 lembar keju sliceBahan Dumpling200 gram ayam cincang120 gram kubis cincang5 gram jahe8 gram bawang putih10 gram daun bawang15 ml saus tiram15 ml kecap asin8 ml minyak wijen2...

Resep Ayam Bumbu Rendang
Resep Ayam Bumbu Rendang

Resep Ayam Bumbu Rendang 50 gram FiberCreme150 ml air400 gram ayam, potong dadu 20gr/kotak, rebus hingga matang6 gram garam3 gram kaldu jamur0.6 gram merica bubuk5 gram gula pasir10 gram gula merah1 lembar daun salam2 butir kapulagaBumbu Halus50 gram bawang merah30...

Resep Cold Creamy Lava
Resep Cold Creamy Lava

Resep Cold Creamy Lava 1 pack mie samyang1 butir kuning telur40 gram mayonaise wijen sangrai6 gram bubuk cabe8 gram bawang putih cincang20 gram FiberCreme120 ml air panasBahan TambahanZucchini salad KimchiTelur rebusWijenEs batu Tuang bumbu mie instan, mayonaise,...

Resep Creamie Taichan
Resep Creamie Taichan

Resep Creamie Taichan Bahan Ayam Taichan150 gram dada ayam1 gram lada1 gram garam12 gram bawang putih (halus)15 ml air jeruk nipisBahan Creamie Soto1 pack mie instan soto200 ml air panas20 gram FiberCremeBahan TambahanDaun jeruk (iris tipis)Bubuk koyaSambal Campur...

Resep Mie Kangkung Belacan
Resep Mie Kangkung Belacan

Resep Mie Kangkung Belacan 400 gram mie hokian (rebus)2 butir telur40 gram kangkung80 gram tomat150 gram udang35 gram bakso ikan35 gram bakso kepiting25 ml saus tiram50 ml kecap manis2 gram garam1 gram lada50 gram FiberCreme200 ml airBumbu Halus30 gram bawang putih30...