
Sudah bisa forehand dan backhand, rally juga mulai lumayan panjang, tapi masih suka bingung waktu diajak main pakai skor? Tenang, fase ini cukup umum buat yang baru mulai serius main tenis. Soalnya, belajar memukul bola dan memahami peraturan tenis lapangan memang dua hal yang berbeda.
Saat latihan, kamu mungkin bisa fokus mengembalikan bola saja. Begitu mulai fun match, pertanyaannya jadi bertambah. Servis pertama dari sebelah mana? Bola kena garis dihitung masuk atau keluar? Kenapa lapangan doubles lebih lebar? Terus kalau skor 40 sama, lanjutnya gimana?
Nah, daripada baru mencari tahu saat sudah berdiri di tengah court, lebih enak kenalan dulu dengan beberapa peraturan dasarnya. Yuk, kita bahas satu per satu!
Apa Itu Peraturan Tenis Lapangan?

Peraturan tenis lapangan mengatur bagaimana pertandingan berlangsung, mulai dari servis, area permainan, cara mendapatkan poin, sampai menentukan pemenang. Tenis sendiri bisa dimainkan dalam format singles, yaitu satu lawan satu, atau doubles yang dimainkan dua lawan dua. Tujuan dasarnya adalah mengirim bola melewati net ke area permainan lawan dan membuat lawan gagal mengembalikannya dengan benar.
Kelihatannya sederhana, ya? Tapi selama pertandingan ada batas lapangan, giliran servis, sistem skor, dan beberapa aturan lain yang perlu diperhatikan. Begitu sudah sering main, aturan-aturan ini biasanya akan terasa jauh lebih natural.
Peraturan Tenis Lapangan yang Perlu Kamu Tahu
Buat pemula, nggak perlu langsung menghafal seluruh detail pertandingan. Beberapa aturan dasar berikut sudah cukup untuk membantu kamu mulai bermain dengan lebih percaya diri. Berikut ini peraturan tenis lapangan yang perlu kamu tahu sebagai pemula.
1. Singles dan Doubles Menggunakan Area Lapangan yang Berbeda
Pernah memperhatikan ada dua garis di sisi kanan dan kiri court? Nah, garis tersebut berkaitan dengan perbedaan area permainan singles dan doubles. Dalam pertandingan singles, area samping paling luar atau yang biasa dikenal sebagai doubles alley tidak digunakan.
Sementara saat bermain doubles, area tersebut ikut menjadi bagian dari lapangan. Itulah kenapa court terasa lebih lebar ketika kamu main berempat. Buat pemain doubles, area yang lebih luas juga berarti kamu dan partner harus pintar berbagi posisi. Jangan sampai dua-duanya mengejar bola yang sama, sementara bagian court lainnya malah kosong.
2. Setiap Poin Dimulai dengan Servis
Dalam tenis, pertandingan dimulai dengan servis. Pemain melakukan servis dari belakang baseline dan mengarahkan bola secara diagonal ke service box lawan. Pada poin pertama dalam satu game, servis dilakukan dari sisi kanan. Setelah poin selesai, posisi servis berpindah ke sisi kiri, lalu terus bergantian setiap poin.
Pemain mendapat dua kesempatan untuk melakukan servis. Kalau servis pertama gagal masuk ke area yang benar, masih ada servis kedua. Namun kalau servis kedua ikut gagal, kondisi tersebut disebut double fault dan lawan mendapatkan poin.
Buat yang baru belajar, nggak perlu langsung mengejar ace. Servis yang masuk dengan konsisten justru jauh lebih berguna daripada servis kencang yang lebih sering nyangkut di net.
3. Bola yang Menyentuh Garis Tetap Dihitung Masuk
Ini salah satu peraturan tenis lapangan yang penting banget dipahami, apalagi kalau sering fun match bareng teman. Kalau bola menyentuh garis yang menjadi batas area permainan, bola tersebut masih dianggap in. Jadi, bola nggak harus jatuh sepenuhnya di dalam garis untuk dihitung masuk.
Makanya kalau bolanya tipis banget mengenai garis, jangan buru-buru teriak “out!” Lihat dulu baik-baik. Apalagi kalau nggak ada line judge dan semua keputusan harus diselesaikan secara damai sama teman sendiri. Fun match harusnya selesai pakai handshake, bukan debat replay lima menit.
4. Bola Maksimal Memantul Satu Kali
Saat rally, kamu harus mengembalikan bola sebelum bola memantul untuk kedua kalinya di sisi lapanganmu. Kamu bisa membiarkan bola memantul satu kali kemudian memukulnya, atau mengambil bola sebelum menyentuh tanah dengan teknik volley.
Kalau bola sudah memantul dua kali sebelum berhasil kamu kembalikan, poin menjadi milik lawan. Aturan ini yang bikin footwork jadi penting. Kadang bolanya sebenarnya masih bisa dijangkau, tapi kalau telat bergerak sedikit saja, pantulan kedua keburu terjadi.
5. Sistem Skornya 15, 30, 40, Lalu Game
Kalau baru kenal tenis, bagian skor memang bisa terasa paling unik. Dalam satu game, urutan skornya adalah:
0 → 15 → 30 → 40 → game
Jadi pemain yang mendapatkan poin pertama akan memiliki skor 15, kemudian 30 setelah mendapat poin kedua, dan 40 setelah poin ketiga. Kalau setelah mencapai 40 pemain memenangkan poin berikutnya sementara lawannya masih di bawah 40, game selesai. Tapi ceritanya jadi sedikit berbeda kalau skor sama-sama mencapai 40.
6. Skor 40–40 Disebut Deuce
Ketika kedua pemain atau pasangan sama-sama mencapai skor 40, kondisi tersebut disebut deuce. Untuk memenangkan game dari posisi ini, pemain perlu unggul dua poin.
Poin pertama setelah deuce memberikan advantage. Kalau pemain yang sedang advantage mendapatkan poin berikutnya, game selesai. Tapi kalau lawan justru memenangkan poin tersebut, skor kembali lagi menjadi deuce.
Kalau pernah main satu game yang deuce berkali-kali, pasti tahu rasanya. Secara angka cuma satu game, tapi energinya kadang terasa seperti sudah main satu set.
7. Pemain Nggak Boleh Menyentuh Net Saat Bola Masih Dimainkan
Lagi semangat mengejar drop shot ke depan net? Tetap hati-hati. Selama bola masih dalam permainan, pemain tidak boleh menyentuh net dengan tubuh, pakaian, ataupun raket. Kalau sampai menyentuh net saat poin masih berlangsung, poin bisa diberikan kepada lawan.
Karena itu, saat bergerak agresif ke depan court, tetap perhatikan momentum tubuh. Jangan sampai berhasil melakukan volley keren, tapi badan malah lanjut menabrak net.
8. Saat Servis, Perhatikan Posisi Kaki
Selain memastikan bola masuk ke service box, posisi kaki juga perlu diperhatikan saat melakukan servis. Pemain melakukan servis dari belakang baseline. Jangan sampai kaki masuk ke area lapangan terlalu cepat ketika gerakan servis masih berlangsung.
Buat pemula, bagian ini memang gampang terlupakan karena fokus biasanya masih terbagi antara ball toss, ayunan, dan berusaha membuat bolanya masuk. Nggak perlu terlalu tegang. Cukup mulai biasakan posisi servis yang benar sejak latihan supaya lama-lama terasa otomatis.
Bagaimana Peraturan Tenis Lapangan untuk Doubles?
Secara umum, banyak aturan dasar singles dan doubles tetap sama. Tapi karena ada dua pemain dalam satu tim, ada beberapa hal tambahan yang perlu diperhatikan. Salah satunya tentu giliran servis. Kamu dan partner perlu menentukan urutan siapa yang melakukan servis terlebih dahulu. Setelah ditentukan, urutan servis mengikuti giliran selama permainan berlangsung.
Area lapangan yang digunakan juga lebih lebar dibanding singles karena doubles alley ikut dimainkan. Tapi selain aturan formal, doubles punya “aturan tidak tertulis” yang nggak kalah penting yaitu komunikasi.
Siapa yang mengambil bola di tengah? Siapa yang maju ke net? Kalau partner bergeser, siapa yang menutup area kosong? Hal-hal seperti ini nggak tertulis di papan skor, tapi sangat berpengaruh pada permainan. Makanya, chemistry dalam doubles bukan cuma soal cocok nongkrong bareng setelah main. Di court juga harus klik.
Mau Coba Suasana Pertandingan? Ada FiberCreme Tennis Cup 2026
Buat pemain perempuan yang sudah mulai nyaman bermain doubles, ada FiberCreme Tennis Cup 2026 yang bisa masuk agenda. Turnamen ini akan berlangsung pada 19–20 September 2026 di Ancol Tennis Warehouse (ATW), Jakarta.
FiberCreme Tennis Cup 2026 menghadirkan kategori Women’s Doubles Team dengan level Upper Beginner, Low Intermediate, dan Intermediate. Ada juga kategori Women’s Doubles Individual untuk level Low Beginner.
Jadi, kamu bisa memilih kategori yang sesuai dengan level permainan sebelum turun ke court. Sesuai brief campaign, FiberCreme Tennis Cup 2026 memang diarahkan untuk dekat dengan pemain dan komunitas tennis, termasuk perempuan yang tertarik mencoba turnamen.
Baca juga: Cari Turnamen Tenis di Jakarta September 2026? Yuk, Kenalan dengan FiberCreme Tennis Cup 2026
Sudah Paham Peraturannya? Saatnya Bawa Permainan ke Court!
Sekarang peraturan tenis lapangan sudah terasa lebih masuk akal, kan? Mulai dari area singles dan doubles, servis diagonal, bola yang menyentuh garis tetap masuk, sistem skor 15–30–40, sampai deuce, semuanya akan semakin mudah dipahami kalau sering dipraktikkan. Jadi nggak perlu menunggu sampai hafal seluruh aturan tenis di luar kepala.
Mulai saja dengan sering bermain pakai skor, belajar membaca posisi, dan bangun komunikasi dengan partner doubles. Kalau latihan sudah rutin dan kamu ingin merasakan pertandingan dengan suasana yang lebih kompetitif, yuk, daftar FiberCreme Tennis Cup 2026! Untuk informasi dan registrasi, kamu bisa menghubungi:
Dorthy: 0877-8433-9701
Albert: 0816-1110-656
Jangan lupa follow @fibercreme, @ancoltenniswrhouse, dan @infinitetournament di Instagram untuk mendapatkan informasi terbaru seputar event. Sekarang tinggal ajak partner, lanjut latihan, dan siapkan permainan terbaikmu untuk match day.
Let’s PLAY, FUEL, and FEEL GOOD di FiberCreme Tennis Cup 2026!





0 Komentar