Home / Update / Pemanasan Sebelum Bermain Tenis Lapangan, Jangan Langsung Gas di Court!

Pemanasan Sebelum Bermain Tenis Lapangan, Jangan Langsung Gas di Court!

oleh | Sep 7, 2026 | Artikel, Update

Baru sampai court, lihat teman sudah pegang raket, lalu rasanya pengin langsung rally? Apalagi kalau waktu sewa lapangan terbatas, lima menit buat pemanasan kadang terasa sayang banget. Padahal, tenis bukan olahraga yang cuma mengandalkan ayunan tangan. Ada sprint pendek, perubahan arah, gerakan ke samping, rotasi badan, sampai gerakan eksplosif saat mengejar bola. Belum lagi servis yang melibatkan bahu, lengan, pinggang, dan kaki dalam satu rangkaian gerakan. 

Makanya, pemanasan sebelum bermain tenis baiknya jangan dilewatkan. Nggak harus lama atau ribet, yang penting tubuh punya waktu untuk beralih dari kondisi santai ke aktivitas yang lebih aktif. Daripada forehand pertama langsung full power dan badan masih terasa kaku, lebih enak mulai pelan-pelan, kan? Yuk, kenali beberapa gerakan pemanasan yang bisa dilakukan sebelum mulai main! 

Kenapa Perlu Pemanasan Sebelum Bermain Tenis Lapangan? 

Pemanasan membantu tubuh bersiap menghadapi gerakan yang akan dilakukan selama bermain tenis. Saat baru datang ke court, otot dan sendi mungkin belum banyak bergerak. Apalagi kalau sebelumnya kamu duduk lama di mobil, kerja di depan laptop seharian, atau baru bangun pagi lalu langsung berangkat main. 

Dengan melakukan pemanasan, tubuh bisa mulai bergerak secara bertahap sebelum masuk ke intensitas permainan yang sebenarnya. Pemanasan juga bisa digunakan untuk “membangunkan” pola gerakan yang sering digunakan saat tenis, seperti bergerak ke kanan dan kiri, melakukan rotasi badan, mengayunkan raket, sampai bergerak maju ke arah net. 

Jadi, bukan cuma badan yang mulai siap. Timing dan koordinasi juga bisa ikut dibangun sebelum rally benar-benar dimulai. 

Pemanasan Sebelum Bermain Tenis Lapangan yang Bisa Kamu Lakukan 

Nggak perlu membuat sesi pemanasan seperti latihan satu jam penuh. Mulai saja dengan gerakan sederhana dan secara bertahap tambah intensitasnya. Berikut beberapa pemanasan sebelum bermain tenis lapangan yang bisa dicoba.

1. Mulai dengan Jalan Cepat atau Jogging Ringan

Daripada datang ke court lalu langsung ambil raket, coba mulai dengan bergerak ringan dulu. Kamu bisa melakukan jalan cepat atau jogging ringan mengelilingi area court selama beberapa menit. Tujuannya bukan untuk bikin capek sebelum pertandingan, tapi untuk perlahan meningkatkan aktivitas tubuh. 

Mulai santai, lalu tambah sedikit kecepatannya kalau badan sudah terasa lebih siap. Kalau habis pemanasan malah sudah ngos-ngosan sebelum menyentuh bola, berarti mungkin terlalu semangat.

2. Gerakkan Pergelangan Kaki, Lutut, dan Pinggul

Tenis banyak melibatkan tubuh bagian bawah. Kamu harus bergerak ke samping, berhenti, mengambil bola pendek, lalu kembali mundur ke posisi semula. Karena itu, kaki dan pinggul juga perlu mendapat perhatian saat pemanasan. Coba lakukan beberapa gerakan dinamis seperti ankle rotation, leg swing, atau gerakan membuka dan menutup pinggul. 

Lakukan dengan kontrol dan nggak perlu dipaksakan terlalu jauh. Yang dicari adalah rasa tubuh mulai lebih leluasa bergerak, bukan kompetisi siapa yang paling fleksibel di pinggir court.

3. Lakukan Side Shuffle

Kalau jogging banyak melibatkan gerakan ke depan, tenis justru sering bikin kamu bergerak ke samping. Nah, side shuffle bisa membantu mempersiapkan pola gerakan tersebut. Ambil beberapa langkah cepat ke kanan, lalu kembali ke kiri. Mulai dengan tempo santai, kemudian tingkatkan sedikit kalau tubuh sudah terasa nyaman. 

Gerakan sederhana ini cukup relate dengan situasi di pertandingan ketika kamu harus mengikuti arah bola dari satu sisi baseline ke sisi lainnya. Buat pemain doubles, kemampuan bergerak lateral juga penting saat menjaga posisi bersama partner.

4. Jangan Lupa Bahu dan Lengan

Sudah fokus sama kaki, sekarang giliran bagian atas tubuh. Bahu dan lengan digunakan terus-menerus saat melakukan forehand, backhand, volley, sampai servis. Kamu bisa melakukan arm circles secara perlahan, mulai dari lingkaran kecil kemudian lebih besar. Gerakkan juga bahu ke depan dan belakang supaya tubuh bagian atas mulai terasa lebih rileks. 

Setelah itu, coba lakukan beberapa shadow swing tanpa bola. Lakukan gerakan forehand dan backhand dengan raket secara santai. Nggak perlu langsung diayunkan sekencang mungkin. Anggap saja seperti mengingatkan tubuh, “sebentar lagi kita bakal pakai gerakan ini.”

5. Mulai dari Mini Tennis

Nah, kalau badan sudah mulai hangat, baru ambil bola. Tapi jangan langsung berdiri di baseline dan saling kirim forehand sekeras mungkin. Coba mulai dengan mini tennis terlebih dahulu. Berdirilah lebih dekat ke net dan lakukan rally pendek dengan partner. Fokus pada kontrol, timing, dan merasakan kontak bola dengan senar. 

Mini tennis juga bisa membantu tangan mulai “merasakan” bola setelah belum bermain beberapa hari. Pelan-pelan mundur ke baseline setelah rally mulai terasa nyaman. Kadang justru lima menit mini tennis bikin pukulan pertama dari baseline terasa jauh lebih enak.

6. Naikkan Intensitas Groundstroke Secara Bertahap

Setelah mini tennis, kamu bisa mulai melakukan forehand dan backhand dari belakang court. Kuncinya yaitu bertahap. Beberapa pukulan pertama nggak perlu langsung dibuat seperti sedang mengejar match point. Mulai dengan ayunan yang santai dan fokus memasukkan bola. Setelah timing mulai ketemu, baru tambah intensitas pukulan sedikit demi sedikit. 

Kamu juga bisa mulai menggerakkan lawan ke kanan dan kiri supaya footwork ikut aktif. Kalau nanti akan bermain doubles, coba juga beberapa bola cross-court karena pola ini cukup sering muncul saat pertandingan.

7. Servis Mulai Pelan, Baru Tambah Power

Servis biasanya jadi salah satu gerakan paling eksplosif dalam tenis. Karena itu, kurang ideal kalau servis pertama hari itu langsung dilakukan dengan tenaga 100 persen. Mulailah dengan beberapa gerakan servis tanpa bola atau dengan ayunan yang lebih ringan. 

Setelah itu, lakukan beberapa servis dengan tenaga santai. Fokus pada toss, ritme gerakan, dan membuat bola masuk ke service box terlebih dahulu. Baru setelah badan terasa siap, tambah power secara bertahap. Nggak harus langsung cari ace di pemanasan. Ace-nya disimpan buat match saja. 

Berapa Lama Pemanasan Sebelum Main Tenis?

 

Nggak ada satu durasi yang pasti cocok untuk semua orang. Namun, sesi sekitar 10–15 menit bisa menjadi titik awal yang cukup praktis untuk banyak pemain, tergantung kondisi tubuh, intensitas permainan, dan situasi hari itu. Kalau sebelumnya sudah cukup aktif bergerak, mungkin tubuh terasa lebih cepat siap. 

Sebaliknya, kalau baru duduk berjam-jam atau akan menghadapi pertandingan dengan intensitas lebih tinggi, kamu mungkin membutuhkan waktu sedikit lebih lama. Yang penting, jangan cuma melihat jam. Perhatikan juga kondisi tubuh. Idealnya, setelah pemanasan kamu merasa lebih siap bergerak, bukan malah sudah kehabisan tenaga. 

Mau Ikut Turnamen? Pemanasan Jadi Bagian dari Persiapan Match Day 

Kalau saat fun match saja pemanasan terasa penting, menjelang pertandingan tentu persiapannya perlu lebih diperhatikan. Selain memastikan raket, sepatu, dan perlengkapan sudah siap, sisakan waktu sebelum match untuk menggerakkan tubuh dan membangun feel terhadap bola. Buat pemain doubles, sesi pemanasan juga bisa dimanfaatkan untuk mulai menyamakan ritme dengan partner. 

Coba beberapa rally, volley, return, sampai servis. Nggak perlu bikin strategi baru lima menit sebelum pertandingan. Cukup gunakan waktu tersebut untuk membuat permainan terasa lebih siap. Kalau kamu ingin mencoba atmosfer pertandingan tersebut, ada FiberCreme Tennis Cup 2026 yang akan berlangsung pada 19–20 September 2026 di Ancol Tennis Warehouse (ATW), Jakarta. 

Turnamen ini menghadirkan kategori Women’s Doubles Team untuk level Upper Beginner, Low Intermediate, dan Intermediate, serta Women’s Doubles Individual untuk level Low Beginner. Jadi, pemain dengan pengalaman yang berbeda bisa memilih kategori sesuai level permainannya. 

Baca juga: Cari Turnamen Tenis di Jakarta September 2026? Yuk, Kenalan dengan FiberCreme Tennis Cup 2026

Siap Main? Jangan Skip Pemanasan! 

Sekarang sudah tahu kenapa pemanasan sebelum bermain tenis lapangan sebaiknya masuk rutinitas sebelum mulai rally. Nggak harus panjang dan rumit. Mulai dengan jogging ringan, gerakan dinamis, side shuffle, pemanasan bahu, mini tennis, lalu naikkan intensitas pukulan dan servis secara bertahap. 

Beberapa menit yang kamu luangkan sebelum bermain bisa membantu tubuh dan permainan terasa lebih siap saat masuk ke court. Nah, kalau latihan sudah rutin, partner doubles sudah klik, dan kamu mulai ingin merasakan atmosfer pertandingan yang sebenarnya, yuk, daftar FiberCreme Tennis Cup 2026! Untuk informasi dan registrasi, kamu bisa menghubungi: 

Dorthy: 0877-8433-9701
Albert: 0816-1110-656 

Jangan lupa follow @fibercreme, @ancoltenniswrhouse, dan @infinitetournament di Instagram untuk mendapatkan update terbaru seputar event. Jadi sebelum match dimulai, datang sedikit lebih awal, siapkan raket, ajak partner pemanasan, dan jangan langsung gas dari bola pertama. Biar saat waktunya main, badan sudah siap dan fokus tinggal ke pertandingan. 

Let’s PLAY, FUEL, and FEEL GOOD di FiberCreme Tennis Cup 2026! 

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Cara Menjaga Fokus Saat Bermain Tenis, Biar Nggak Buyar di Tengah Match

Game pertama masih aman. Rally cukup panjang, serve masuk, dan rasanya semua sesuai rencana. Lalu satu forehand keluar. Poin berikutnya double fault. Belum sempat move on, kepala sudah mulai ramai:  “Kenapa tadi dipukul ke sana, ya?”  “Jangan sampai error lagi.” ...

Latihan Tenis untuk Pemula, Mulai dari Basic Biar Makin Pede di Court

Baru mulai tenis biasanya ada satu keinginan yang sama,  Pengen cepat bisa rally. Baru dua kali latihan, sudah membayangkan forehand cross-court yang rapi, serve masuk terus, sampai volley cantik di depan net. Begitu benar-benar pegang raket? Bolanya kadang kena...

Tips Pertama Kali Ikut Turnamen Tenis, Biar Nggak Gugup di Match Day

Sudah rutin latihan, mulai sering fun match, lalu tiba-tiba partner bilang, “Eh, kita ikut turnamen, yuk?”  Awalnya semangat. Begitu benar-benar daftar, baru mulai kepikiran banyak hal. Nanti harus datang jam berapa? Bawa raket berapa? Kalau gugup gimana? Terus kalau...

Tingkatan Turnamen Tenis, Kenali Levelnya Sebelum Daftar

Baru mulai rutin main tenis, lalu diajak teman ikut turnamen? Awalnya semangat. Begitu buka informasi pendaftaran, mulai muncul istilah Low Beginner, Upper Beginner, Low Intermediate, Intermediate, sampai kategori lain yang bikin mikir “Aku sebenarnya masuk level...

Resep Terbaru

Resep Creamy Gochujang
Resep Creamy Gochujang

  Resep Creamy Gochujang 35 gram FiberCreme1 pack korean instant noodle7 gram bawang merah7 gram bawang putih10 gram daun bawang20 ml olive oil80 gram daging sapi giling450 ml air15 gram peanut butter30 gram gochujang sauce15 gram saus tiramPakcoyTelur rebusGyoza...

Resep Creamy Tuna Corn Pasta
Resep Creamy Tuna Corn Pasta

Resep Creamy Tuna Corn Pasta 60 gram FiberCreme120 gram fettuccine25 ml olive oil70 gram bawang bombay100 gram jagung120 gram tuna400 ml air rebusan pasta2 gram lada hitam3 gram garam30 gram tomatParsleyParmesan Rebus pasta sampai al dente. Angkat dan tiriskan.Tumis...

Resep Coconut Ube Cloud
Resep Coconut Ube Cloud

Resep Coconut Ube Cloud 45 gram FiberCreme20 ml air suhu ruang1 gram ube powder150 ml air kelapa100 gram es batu Tuang FiberCreme, air, dan ube powder ke dalam wadah, lalu mix menggunakan frother sampai tekstur kental dan foamy. Siapkan gelas, isi dengan es batu, air...

Resep Coconut Latte
Resep Coconut Latte

Resep Coconut Latte 30 gram FiberCreme90 ml air panas1 shot espresso20 ml coconut syrup Larutkan FiberCreme dengan air panas.Siapkan gelas, isi dengan es batu, tuang coconut syrup, larutan FiberCreme, dan espresso. Coconut latte ready to serve....

Resep Kimpul Churros Lumer
Resep Kimpul Churros Lumer

Resep Kimpul Churros Lumer Bahan Sauce50 gram FiberCreme120 gram keju oles80 gram mayonaise4 gram bawang putih bubuk1 gram lada bubuk40 ml air hangatBahan Churros Kimpul400 gram kimpul matang3 butir putih telur6 gram bawang putih bubuk3 gram lada bubuk3 gram garam5 ml...