Home / Update / Ini Perbedaan Wonton dan Gyoza yang Perlu Kamu Tahu, Biar Gak Malu-Maluin

Ini Perbedaan Wonton dan Gyoza yang Perlu Kamu Tahu, Biar Gak Malu-Maluin

oleh | Jan 21, 2025 | Artikel, Update

Pangsit adalah salah satu hidangan wajib di Tahun Baru China alias Imlek. Di rumah kalian juga gitu? Makanan yang satu ini biasanya dibuat menyerupai ingot emas dan merepresentasikan keberlimpahan dan kekayaan. Tapi belakangan muncul dua jenis pangsit yang meramaikan dunia kuliner Indonesia. Dua jenis pangsit ini adalah wonton dan gyoza yang sering bikin bingung karena bentuk, bahan utama, dan isian yang mirip. Nah, biar kalian gak salah membedakan lagi kedua makanan ini, yuk kita bahas tuntas perbedaan wonton dan gyoza ini!   

Perbedaan Wonton dan Gyoza 

Perbedaan wonton dan gyoza yang paling utama adalah asal muasalnya. Wonton berasal dari budaya China, sementara gyoza adalah salah satu makanan khas dari Jepang. Untuk perbedaan wonton dan gyoza lainnya, ini penjelasannya: 

1. Kulit Wonton vs Gyoza 

Salah satu perbedaan utama antara wonton dan gyoza terletak pada kulitnya. Dibuat dengan campuran tepung, telur, dan air, kulit wonton biasanya lebih tipis dan berbentuk kotak. Sementara itu, kulit gyoza dibuat tanpa telur serta lebih tebal, berbentuk bulat, dan kenyal, memberikan tekstur yang lebih padat.  

2. Isian Wonton vs Gyoza 

Isian wonton dan gyoza memiliki ciri khas masing-masing yang membuatnya unik. Wonton biasanya diisi dengan beragam bahan, seperti daging babi cincang yang gurih, udang yang manis dan kenyal, hingga ayam yang lembut. Kadang-kadang, isian ini dipadukan dengan sayuran seperti jamur atau sawi untuk menambah nutrisi dan variasi rasa.  

Di sisi lain, isian gyoza cenderung lebih sederhana namun tetap lezat, dengan dominasi sayuran seperti kol dan daun bawang dan daging cincang. 

3. Cara Masak yang Beragam: Rebus, Goreng, atau Panggang? 

Cara memasak wonton dan gyoza ternyata berbeda. Wonton umumnya dimasak dengan direbus atau digoreng. Jika direbus, wonton sering dijadikan isian sup atau mi pangsit.  Sementara itu, jika digoreng, wonton menjadi pangsit goreng yang renyah dan gurih.  

Di sisi lain, gyoza biasanya dimasak dengan metode panggang-kukus. Bagian bawahnya terlebih dahulu dipanggang di wajan hingga garing dan kecokelatan, lalu ditambahkan sedikit air dan ditutup untuk dikukus hingga matang sempurna. Teknik ini menghasilkan tekstur khas gyoza: garing di bagian bawah namun tetap lembut di dalam. 

Baca Juga : Mengenal Perbedaan Merica dan Ketumbar Bagi Pemula

4. Bentuk yang Mirip Tapi Tak Sama 

Sekilas, bentuk wonton dan gyoza memang mirip. Tapi, kalo diliat lebih teliti, wonton dan gyoza sangat berbeda.  Wonton bentuknya lebih beragam dan bebas, ada yang kotak, segitiga, atau dibentuk seperti  kantong kecil.  Gyoza biasanya bentuknya setengah lingkaran dengan lipatan-lipatan di pinggirnya.  Lipatan-lipatan ini berfungsi untuk mengunci isian sekaligus membuat gyoza terlihat lebih menarik. 

Tips Bikin Wonton dan Gyoza yang Lebih Sehat 

Jadi, itulah perbedaan wonton dan gyoza yang perlu kamu ketahui. Baik dari kulit, isian, cara masak, sampai bentuknya,  keduanya punya karakteristik masing-masing.   

Setelah mengetahui perbedaan wonton dan gyoza, gimana kalau kalian coba bikin sendiri buat nambahin cemilan Imlek besok? Agar cita rasa semakin kaya dan teksturnya makin creamy, jangan lupa untuk menambahkan FiberCreme dalam wonton atay gyoza buatan kamu!  

Dengan kandungan serat tinggi dan rasa yang creamy dengan gula rendah dan 0mg kolesterol, FiberCreme bisa bantu bantu penuhi kebutuhan serat harian. Semudah kamu menikmati makanan dan minuman favoritmu.  

Butuh ide resep wonton atau hidangan Imlek lain yang bisa dibikin pakai FiberCreme? Cek @FiberCreme_TV dan channel Ellenka di YouTube ya! 

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Pengganti Santan untuk Kolak yang Tetap Creamy dan Nyaman di Perut

Kolak itu identik banget sama bulan puasa. Mau kolak pisang, kolak ubi, kolak labu, sampai kolak biji salak, semuanya punya satu benang merah yaitu kuah santan yang gurih dan creamy. Rasanya manis, hangat, dan bikin perut langsung terasa “di rumah”. Nggak heran kalau...

Menu Sahur Sederhana dan Praktis yang Tetap Mengenyangkan

Bangun sahur itu kadang rasanya lebih berat daripada puasanya sendiri. Alarm bunyi, mata masih berat, dan waktu mepet bikin kita pengin masak yang cepat-cepat aja. Nggak heran kalau banyak orang akhirnya asal makan, bahkan cuma minum air lalu lanjut tidur. Padahal,...

Resep Terbaru

Resep Kolak Pisang
Resep Kolak Pisang

  Resep Kolak Pisang 35 gram FiberCreme3 buah pisang tanduk, potong serong300 gram labu, potong-potong100 gram gula merah30 gram gula pasir700 ml air1 sdt garam1 lembar daun pandan Rebus air, gula merah, gula pasir, garam, dan daun pandan hingga gula larut dan...

Resep Sweet Potato Pudding
Resep Sweet Potato Pudding

  Resep Sweet Potato Pudding 75 gram FiberCreme75 ml air hangat125 gram cream cheese3 butir telur225 ml air180 gram ubi jalar orange2 gram wijen hitam3 tetes stevia Potong dadu ubi jalar orange.Larutkan FiberCreme dengan air hangat. Tuang telur, air, larutan...

Resep Donat Ubi Ungu
Resep Donat Ubi Ungu

Resep Donat Ubi Ungu 400 gram ubi ungu80 gram FiberCreme50 ml air0,5 gram garam80 gram keju mozarella4 lembar puff pastry2 gram wijen hitam Rebus ubi ungu sampai empuk. Lalu haluskan.Tambahkan air, garam, dan FiberCreme selagi ubi ungu hangat. Aduk sampai tercampur...

Resep Dadar Ubi Ungu
Resep Dadar Ubi Ungu

  Resep Dadar Ubi Ungu Bahan Kulit40 gram FiberCreme150 gram ubi ungu100 ml air130 gram tepung terigu protein sedang1 gram garam1 gram vanila2 butir telur600 ml air20 gram mentega lelehBahan Vla Jagung100 gram FiberCreme100 gram jagung + 200 ml air150 gram jagung...

Resep Bola-Bola Kentang
Resep Bola-Bola Kentang

Resep Bola-Bola Kentang 400 gram kentang20 gram FiberCreme30 gram tepung maizena3 gram garam2 gram lada3 gram daun seledriBahan Creamy Cheese80 gram keju oles40 gram FiberCremeBahan Tambahan100 gram tepung panir1 butir telur Rebus kentang sampai matang, lalu...