
Baru mulai tertarik main tenis setelah sering lihat teman upload dari court? Atau raketnya sudah punya, tapi setiap diajak main masih bingung harus berdiri di mana dan bolanya dipukul seperti apa?
Tenang, hampir semua orang yang baru belajar tenis pernah ada di fase ini. Dari luar, tennis mungkin terlihat sederhana, tinggal pukul bola melewati net dan jangan sampai keluar lapangan. Begitu benar-benar pegang raket, ternyata ada banyak hal kecil yang perlu dipahami.
Mulai dari cara memegang raket, posisi badan, teknik pukulan, sampai aturan menghitung skor, semuanya ikut menentukan jalannya permainan.
Nah, kalau kamu sedang mencari cara bermain tenis lapangan untuk pemula, nggak perlu langsung memikirkan teknik yang rumit. Mulai saja dari dasar-dasarnya dulu. Yuk, kenalan satu per satu!
Apa Itu Tenis Lapangan?

Tenis lapangan adalah olahraga raket yang dimainkan dengan memukul bola melewati net ke area permainan lawan.
Permainannya bisa dilakukan satu lawan satu atau singles, serta dua lawan dua yang biasa disebut doubles.
Tujuan sederhananya adalah membuat bola masuk ke area permainan lawan dan membuat lawan gagal mengembalikannya dengan benar. Bola boleh memantul satu kali sebelum dikembalikan, meskipun pemain juga bisa melakukan volley atau memukul bola sebelum menyentuh permukaan lapangan.
Kedengarannya simpel, ya? Tapi supaya rally nggak berhenti setelah satu atau dua pukulan, ada beberapa dasar permainan yang perlu kamu kuasai.
Cara Bermain Tenis Lapangan untuk Pemula
Kalau baru mulai, nggak perlu buru-buru mengejar pukulan sekeras pemain profesional. Kontrol dan konsistensi justru jauh lebih penting. Berikut beberapa dasar cara bermain tenis lapangan yang bisa mulai kamu pelajari.
1. Kenali Cara Memegang Raket
Hal pertama yang perlu dibiasakan adalah grip atau cara memegang raket.
Ada beberapa jenis grip dalam tenis yang digunakan untuk pukulan berbeda. Tapi untuk pemula, yang paling penting adalah memegang raket dengan nyaman dan tidak terlalu kencang.
Kalau genggaman terlalu kuat, tangan bisa cepat tegang dan pergerakan raket jadi kurang leluasa. Sebaliknya, kalau terlalu longgar, kontrol terhadap bola juga jadi lebih sulit.
Saat baru belajar, fokus dulu menemukan posisi pegangan yang nyaman untuk melakukan pukulan dasar.
2. Biasakan Posisi Siap Sebelum Bola Datang
Jangan menunggu bola datang sambil berdiri tegak dan raket berada di bawah.
Dalam tenis ada yang disebut ready position, yaitu posisi ketika badan siap bergerak ke berbagai arah.
Tekuk lutut sedikit, posisikan kaki kira-kira selebar bahu, dan pegang raket di depan tubuh.
Kelihatannya sederhana, tetapi kebiasaan ini membantu kamu bereaksi lebih cepat ketika bola datang ke kanan, kiri, atau bahkan tepat ke arah badan.
3. Pelajari Forehand dan Backhand
Dua pukulan dasar yang hampir pasti sering digunakan saat rally adalah forehand dan backhand.
Forehand umumnya dilakukan dari sisi tangan dominan. Kalau kamu menggunakan tangan kanan, forehand biasanya dilakukan ketika bola datang ke sisi kanan tubuh.
Sementara backhand digunakan saat bola datang ke sisi sebaliknya.
Pemula sering terlalu fokus memukul bola sekencang mungkin. Padahal, lebih baik belajar mengarahkan bola masuk ke area permainan secara konsisten dulu.
Kalau sepuluh pukulan pelan bisa masuk berturut-turut, itu justru fondasi yang lebih bagus daripada satu pukulan keras yang langsung keluar lapangan.
4. Jangan Lupakan Footwork
Main tenis ternyata bukan cuma soal tangan.
Kaki justru punya peran besar karena kamu harus terus menyesuaikan posisi dengan arah datangnya bola.
Daripada menunggu bola sambil diam, biasakan melakukan langkah-langkah kecil untuk mencari posisi terbaik sebelum memukul.
Usahakan badan nggak terlalu dekat atau terlalu jauh dari bola. Dengan jarak yang pas, ayunan raket biasanya juga terasa jauh lebih nyaman.
Makanya, kalau habis latihan tenis kaki terasa lebih capek daripada tangan, itu normal banget.
5. Mulai Belajar Servis
Setiap poin dalam tenis dimulai dengan servis.
Pemain melakukan servis dari belakang baseline dan mengarahkan bola secara diagonal ke service box lawan.
Teknik servis memang bisa cukup menantang untuk pemula. Ada gerakan melempar bola, mengatur posisi badan, sampai menentukan timing pukulan yang perlu dilakukan dalam satu rangkaian.
Nggak perlu langsung mengejar servis kencang. Untuk awal, yang paling penting adalah membuat bola masuk ke area servis dengan stabil.
Percuma kencang kalau bolanya selalu nyangkut di net, kan?
6. Pahami Cara Menghitung Skor Tenis
Sistem skor tenis memang agak berbeda dibanding banyak olahraga lainnya.
Urutan poin dalam satu game adalah:
0 → 15 → 30 → 40 → game
Kalau kedua pemain atau pasangan sama-sama berada di 40, kondisi ini dikenal sebagai deuce.
Dari sini, pemain perlu mendapatkan keunggulan sebelum memenangkan game. Format pertandingan bisa berbeda-beda tergantung turnamen atau kesepakatan saat bermain, jadi ada baiknya selalu cek format sebelum mulai match.
Begitu sudah terbiasa, sistem skornya sebenarnya nggak serumit yang dibayangkan.
Singles atau Doubles, Mana yang Cocok untuk Pemula?
Nggak ada pilihan yang benar atau salah karena keduanya punya keseruan berbeda.
Dalam singles, kamu bertanggung jawab atas seluruh area permainan sendiri. Kamu jadi lebih banyak bergerak sekaligus belajar mengatur strategi secara mandiri.
Sementara doubles punya dinamika yang berbeda karena kamu bermain bersama partner.
Buat sebagian pemula, doubles terasa lebih seru karena ada teman untuk berbagi area sekaligus komunikasi selama pertandingan. Tapi justru di situlah tantangannya.
Kamu dan partner harus tahu siapa yang mengambil bola, kapan harus maju ke net, dan bagaimana menjaga posisi supaya nggak membuka terlalu banyak ruang untuk lawan.
Jadi jangan heran kalau partner yang sama-sama jago belum tentu langsung menjadi pasangan doubles yang kompak. Chemistry tetap perlu dibangun lewat latihan.
Kapan Pemula Bisa Mulai Ikut Turnamen Tenis?
Harus jago dulu baru boleh ikut turnamen? Nggak juga. Kalau kamu sudah memahami teknik dasar, bisa melakukan rally, mulai mengerti aturan pertandingan, dan merasa nyaman bermain dengan orang lain, nggak ada salahnya mulai mencari turnamen yang sesuai level.
Saat ini banyak pertandingan yang membagi peserta berdasarkan level seperti beginner hingga intermediate. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan pengalaman bertanding melawan pemain dengan kemampuan yang relatif seimbang.
Turnamen juga bisa jadi cara untuk mengetahui perkembangan permainanmu. Saat latihan, mungkin kamu sudah terbiasa menghadapi pukulan teman yang itu-itu saja. Begitu masuk pertandingan, kamu bakal bertemu lawan dengan servis, spin, tempo, dan kebiasaan bermain yang berbeda. Di situ justru serunya.
Sudah Mulai Pede Main? Coba Rasakan Atmosfer FiberCreme Tennis Cup 2026
Kalau dasar cara bermain tenis lapangan sudah mulai dikuasai dan kamu makin nyaman bermain doubles, pengalaman berikutnya bisa jadi mencoba atmosfer turnamen.
Salah satu event yang bisa masuk radar adalah FiberCreme Tennis Cup 2026, yang akan digelar pada 19–20 September 2026 di Ancol Tennis Warehouse (ATW), Jakarta.
Turnamen ini menghadirkan kategori Women’s Doubles dengan beberapa level permainan. Untuk Women’s Doubles Team tersedia kategori Upper Beginner, Low Intermediate, dan Intermediate, sementara Women’s Doubles Individual tersedia untuk level Low Beginner.
Jadi, ada ruang juga buat pemain yang masih membangun pengalaman bertanding.
FiberCreme Tennis Cup 2026 bukan cuma soal mengejar skor di court. Sebagai bagian dari perayaan 9 tahun FiberCreme, event ini membawa semangat PLAY. FUEL. FEEL GOOD. dengan menggabungkan olahraga, kuliner, komunitas, dan awareness terhadap kesehatan dalam satu pengalaman.
Baca juga: Cari Turnamen Tenis di Jakarta September 2026? Yuk, Kenalan dengan FiberCreme Tennis Cup 2026
Siap Bawa Hasil Latihan ke Court?
Belajar tenis memang nggak selesai dalam satu atau dua sesi. Forehand kadang masih keluar, servis sesekali nyangkut di net, dan salah komunikasi dengan partner doubles pun masih mungkin terjadi.
Nggak masalah. Justru proses memperbaiki permainan sedikit demi sedikit yang bikin tenis susah ditinggalkan.
Kalau kamu sudah mulai nyaman dengan permainan dasar dan ingin mencoba tantangan berikutnya, yuk, ajak partner dan daftar FiberCreme Tennis Cup 2026!
Untuk informasi dan registrasi, kamu bisa menghubungi:
Dorthy: 0877-8433-9701
Albert: 0816-1110-656
Jangan lupa follow @fibercreme, @ancoltenniswrhouse, dan @infinitetournament di Instagram untuk mendapatkan informasi terbaru seputar event.
Sekarang tinggal siapkan raket, cari partner yang paling klik, dan terus latihan. Siapa tahu September nanti waktunya kamu membawa hasil latihan itu ke pertandingan sesungguhnya. Let’s PLAY, FUEL, and FEEL GOOD di FiberCreme Tennis Cup 2026!





0 Komentar