Home / Update / Bingung Bedain? Yuk, Cari Tahu Perbedaan Dodol dan Jenang yang Sering Disangka Sama!

Bingung Bedain? Yuk, Cari Tahu Perbedaan Dodol dan Jenang yang Sering Disangka Sama!

oleh | Jul 21, 2025 | Artikel, Update

Buat kamu yang suka jajanan tradisional, pasti nggak asing dengan dodol dan jenang. Keduanya sama-sama manis, bertekstur kenyal, dan sering disajikan di berbagai acara  atau jadi oleh-oleh khas daerah. Tapi, kamu tahu nggak kalau sebenarnya dodol dan jenang itu berbeda? Nggak cuma dari namanya, tapi juga dari sejarah dan cara pembuatannya. Nah, biar nggak salah sebut lagi, yuk cari tahu perbedaan dodol dan jenang lewat artikel ini. Kita bahas dari asal usul sampai ke cita rasanya yang khas! 

Perbedaan Dodol dan Jenang 

Berikut adalah beberapa perbedaan dodol dan jenang, dari sejarah hingga cita rasa khasnya. 

1. Asal Usul dan Sejarah 

Meskipun sama-sama merupakan bagian dari kuliner tradisional, dodol dan jenang berasal dari daerah yang berbeda. Dodol dikenal luas berasal dari daerah Garut, Jawa Barat, yang kemudian populer dengan sebutan dodol Garut. Sementara itu, jenang lebih identik dengan daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, seperti jenang Kudus yang cukup terkenal. 

Dari sisi sejarah, dodol disebut-sebut sebagai bagian dari budaya Melayu yang telah berkembang sejak zaman dahulu dan banyak ditemukan juga di wilayah Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia dan Filipina. Sedangkan jenang berkembang kuat dalam budaya Jawa dan sering kali disajikan dalam acara adat seperti selamatan dan pernikahan. 

2. Bahan Baku Utama 

Perbedaan dodol dan jenang juga terlihat dari bahan utamanya. Dodol umumnya terbuat dari campuran tepung ketan, santan, dan gula merah, terkadang juga diberi tambahan durian, cokelat, atau rasa lainnya. 

Sementara jenang juga berbahan dasar tepung ketan dan santan, namun tak jarang ditambahkan tepung beras dan pati, tergantung jenis jenangnya. Jenang juga biasanya lebih kental dan padat, serta menggunakan pewarna alami seperti daun pandan untuk mempercantik tampilan. 

3. Proses Pembuatan 

Dari segi proses pembuatan, keduanya sama-sama membutuhkan waktu dan tenaga ekstra karena harus terus diaduk dalam waktu lama agar tidak gosong dan menghasilkan tekstur yang kental. 

Namun, proses pembuatan dodol biasanya lebih panjang dan membutuhkan suhu panas lebih tinggi untuk mencapai tingkat kekenyalan yang pas. Dodol dimasak dalam wajan besar dengan api sedang hingga mengental dan bisa dibentuk. Di sisi lain, jenang cenderung lebih mudah dibentuk dan tidak terlalu lengket setelah matang, meskipun tetap memerlukan proses pengadukan yang konsisten. 

4. Tekstur dan Rasa 

Jika dilihat sekilas, dodol dan jenang memang terlihat mirip. Namun dari tekstur dan rasa, ada perbedaan yang cukup mencolok. Dodol memiliki tekstur yang kenyal dan padat saat digigit. Rasanya juga cenderung manis legit dengan sedikit lengket. 

Sebaliknya, jenang memiliki tekstur yang lebih lembut dan sedikit lebih lembek, meskipun tetap padat. Rasa manisnya lebih ringan dan biasanya disesuaikan dengan bahan tambahan seperti kacang hijau atau wijen, tergantung jenis jenangnya. 

Baca Juga: 7 Ide Isian Risoles Kekinian yang Bikin Nagih, Wajib Coba!

Bikin Dodol dan Jenang Lebih Sehat? Bisa Pakai FiberCreme! 

Walau tampak mirip, perbedaan dodol dan jenang cukup terlihat kalau kamu sudah tahu asal usul, bahan, hingga cita rasanya. Keduanya sama-sama mencerminkan kekayaan kuliner Indonesia yang patut dibanggakan. 

Nah, kalau kamu tertarik mencoba membuat sendiri di rumah, kamu bisa lho bikin versi yang lebih sehat tanpa mengorbankan rasa. Salah satunya dengan mengganti santan pakai FiberCreme. Bubuk serbaguna ini bisa jadi alternatif santan dan susu yang lebih tinggi serat, tapi tetap creamy dan gurih, cocok banget buat adonan dodol atau jenang! 

Yuk, mulai eksplor resep-resep tradisional yang lebih sehat bareng FiberCreme! Temukan ide kreasi lainnya di Instagram @FiberCreme_TV dan YouTube channel Ellenka. Siapa tahu, dodol atau jenang buatanmu jadi favorit baru di rumah! 

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Lauk Pendamping Lontong Sayur yang Bikin Makan Makin Lengkap

Lontong sayur itu tipe makanan yang kelihatannya sederhana, tapi rasanya susah dilupakan. Kuah santannya gurih, sayurnya lembut, lontongnya padat dan mengenyangkan. Disajikan buat sarapan, sahur, atau menu spesial di rumah, lontong sayur hampir selalu jadi favorit...

Sayur Pendamping Opor Ayam yang Bikin Hidangan Makin Seimbang

Opor ayam hampir selalu hadir di momen spesial, terutama saat Lebaran atau kumpul keluarga. Kuahnya yang gurih, aromanya yang khas, dan teksturnya yang creamy memang bikin susah nolak. Disajikan dengan ketupat atau lontong, opor ayam terasa lengkap dan mengenyangkan....

Perbedaan Opor Ayam dan Ayam Lodho yang Sering Disangka Sama

Kalau bicara soal masakan ayam berkuah santan, opor ayam dan ayam lodho sering dianggap serupa. Warnanya sama-sama pucat kekuningan, kuahnya creamy, dan biasanya disajikan di momen spesial. Nggak heran kalau banyak orang mengira dua hidangan ini hanya beda nama....

Resep Terbaru

Resep Xiao Long Bao
Resep Xiao Long Bao

Resep Xiao Long Bao 500 gram paha ayam70 gram wortel30 gram bawang putih30 ml saos tiram15 ml kecap asin10 ml minyak wijen30 gram daun bawang100 ml air30 gram FiberCreme3 gram garam2 gram lada7 lembar kulit dimsum Chopper paha ayam sampai halus. Tuang semua bahan ke...

Resep Sago Avocado Creamy
Resep Sago Avocado Creamy

  Resep Sago Avocado Creamy 400 gram alpukat potong250 gram nata de coco150 gram sagu mutiara15 gram selasih400 gram es batu100 gram FiberCreme400 ml air panas5 tetes stevia80 ml sirup vanilaBahan Jus Alpukat400 gram alpukat60 gram FiberCreme250 ml air Larutkan...

Resep Pudding Matcha Oreo
Resep Pudding Matcha Oreo

Resep Pudding Matcha Oreo Bahan Pudding Matcha7 gram bubuk agar-agar850 ml air3 gram bubuk matcha50 gram oreo crumb80 gram FiberCreme4 tetes steviaBahan Pudding Milky7 gram bubuk agar-agar850 ml air4 tetes stevia50 gram oreo crumb80 gram FiberCremeBahan TambahanBubuk...

Resep Es Creamy Kurma
Resep Es Creamy Kurma

Resep Es Creamy Kurma 20 gram FiberCreme120 ml air hangat8 buah kurma, buang bijinya1/2 sdt madu100 gram es batu20 gram kopi jeli untuk isian Masukan kurma tanpa biji ke dalam air hangat, simpan selama kurang lebih 5 jam dalam kulkas. Blender kurma, air, FiberCreme,...

Resep Nastar
Resep Nastar

Resep Nastar 50 gram FiberCreme180 gram mentega70 gram margarin50 gram gula halus1 butir kuning telur230 gram tepung terigu protein sedang50 gram tepung maizenaBahan Isi250 gram selai nastarBahan Olesan: Kocok Rata2 butir kuning telur1 sdt madu Kulit : kocok mentega,...