Home / Update / Cara Menjaga Fokus Saat Bermain Tenis, Biar Nggak Buyar di Tengah Match

Cara Menjaga Fokus Saat Bermain Tenis, Biar Nggak Buyar di Tengah Match

oleh | Sep 18, 2026 | Artikel, Update

Game pertama masih aman. Rally cukup panjang, serve masuk, dan rasanya semua sesuai rencana. Lalu satu forehand keluar. Poin berikutnya double fault. Belum sempat move on, kepala sudah mulai ramai: 

“Kenapa tadi dipukul ke sana, ya?” 

“Jangan sampai error lagi.” 

“Kalau game ini lepas gimana?” 

Akhirnya bola berikutnya datang, tapi pikiran masih tertinggal di dua poin sebelumnya. Relate? Dalam tenis, kemampuan teknis memang penting. Tapi saat masuk situasi match, fokus juga punya peran besar. Apalagi ketika skor mulai ketat, lawan mengubah strategi, atau kita baru saja melakukan beberapa error berturut-turut. 

Makanya, menjaga fokus saat bermain tenis bisa membantu permainan terasa lebih tenang dan terarah sampai poin terakhir. Bukan berarti harus selalu tampil tanpa rasa gugup. Yang penting, kamu tahu bagaimana mengembalikan perhatian ke permainan ketika pikiran mulai ke mana-mana. 

Kenapa Fokus Penting Saat Bermain Tenis? 

Tenis bergerak cepat. Begitu satu poin selesai, beberapa saat kemudian kamu sudah harus siap menghadapi bola berikutnya. Kalau masih sibuk memikirkan kesalahan sebelumnya, persiapan untuk poin baru bisa ikut terganggu. 

Footwork jadi telat. Keputusan terburu-buru. Bola yang sebenarnya bisa dimainkan malah dipaksakan jadi winner. Belum lagi kalau sedang unggul. Kadang justru mulai berpikir: 

“Sedikit lagi menang.” 

Lalu fokus pindah dari bola yang sedang dimainkan ke hasil pertandingan yang bahkan belum selesai. Di sinilah menjaga fokus jadi penting. Bukan cuma saat tertinggal, tapi juga ketika sedang unggul. 

Cara Menjaga Fokus Saat Bermain Tenis 

Fokus bukan sesuatu yang hanya dimiliki pemain berpengalaman. Kebiasaan kecil berikut bisa mulai dilatih bahkan sejak masih beginner. Agar lebih jelas, berikut beberapa cara menjaga fokus saat bermain tenis yang bisa kamu coba saat bermain tenis.

1. Mainkan Satu Poin Dulu

Skor baru 15–15, tapi pikiran sudah menghitung: 

“Kalau menang game ini, terus break game berikutnya…” 

Stop dulu. Dalam tenis, terlalu jauh memikirkan hasil bisa membuat perhatian lepas dari poin yang sedang dimainkan.  Coba biasakan fokus pada satu target sederhana: Mainkan poin ini dulu. Selesai satu poin, baru pikirkan poin berikutnya. Apalagi saat skor mulai ketat. Daripada sibuk menghitung berapa poin lagi menuju kemenangan, lebih baik pikirkan hal yang bisa dilakukan sekarang. 

Serve ke target. Siap dengan split step. Lihat bola. Pukul. Sederhana, tapi justru itu yang dibutuhkan.

2. Punya Rutinitas Kecil di Antara Poin

Salah satu cara menjaga fokus saat bermain tenis adalah membuat rutinitas sederhana setelah setiap poin. Misalnya, Selesai poin. Berjalan sebentar ke posisi. Atur napas. Rapikan grip. Tentukan target serve atau return. Lalu siap lagi. 

Rutinitas seperti ini membantu pikiran punya “jembatan” dari poin sebelumnya ke poin berikutnya. Nggak perlu dibuat ribet sampai punya ritual lima menit. Yang penting konsisten. Karena kalau setiap error langsung diikuti dengan ekspresi kesal panjang, biasanya energi mental juga ikut terkuras.

3. Jangan Bawa Error ke Poin Berikutnya

Forehand tadi keluar jauh. Kesal? Boleh. Tapi jangan dibawa sampai tiga game berikutnya. Setiap pemain pasti melakukan error. Bahkan pukulan yang biasanya paling dipercaya pun kadang bisa meleset. Yang perlu dilatih adalah bagaimana meresponsnya. Coba evaluasi singkat. Terlambat? Terlalu terburu-buru? Kurang maju ke bola? Sudah tahu penyebabnya, selesai. 

Poin berikutnya nggak perlu ikut menanggung kesalahan poin sebelumnya. Kalau terus mengulang kejadian tadi di kepala, lawan sudah siap serve sementara kamu masih sibuk debat sama forehand sendiri.

4. Fokus pada Hal yang Bisa Dikontrol

Lawan dapat net cord lalu bolanya jatuh tepat di sisi kamu. Menyebalkan? Lumayan. Tapi itu bukan hal yang bisa dikontrol. Angin berubah. Pantulan bola agak aneh. Lawan tiba-tiba main jauh lebih bagus. Semua itu bisa terjadi. 

Daripada menghabiskan fokus untuk hal di luar kontrol, pindahkan perhatian ke sesuatu yang bisa kamu atur. Footwork. Placement. Pilihan pukulan. Posisi di court. Komunikasi dengan partner. Semakin jelas hal yang ingin dilakukan, semakin sedikit ruang buat pikiran sibuk dengan hal-hal lain.

5. Jangan Terlalu Memikirkan Skor

Skor tentu penting. Tapi terlalu sadar skor juga bisa bikin permainan berubah. Saat tertinggal 0–40, pemain bisa mulai panik dan memaksakan pukulan. Saat unggul 40–0, malah merasa terlalu santai. Padahal setiap poin tetap perlu dimainkan. 

Coba perlakukan skor sebagai informasi, bukan tekanan. Skor memberi tahu posisi pertandingan. Tapi skor nggak harus menentukan kualitas pukulan berikutnya. Masih ada bola yang harus dimainkan. Fokus ke situ dulu.

6. Gunakan Napas untuk Membantu Reset

Saat pertandingan mulai tegang, tubuh kadang ikut kaku tanpa sadar. Bahu naik. Grip raket makin kuat. Gerakan jadi nggak seluwes biasanya. Di antara poin, coba gunakan beberapa detik untuk mengatur napas dan merilekskan tubuh. Nggak perlu dibuat dramatis. Tarik napas dengan nyaman, keluarkan perlahan, lalu kembali ke posisi. 

Tujuannya bukan menghilangkan gugup sepenuhnya, tapi memberi sedikit ruang untuk reset. Karena bermain sambil tegang terus biasanya bikin pukulan terasa makin dipaksakan.

7. Tentukan Target Sebelum Serve atau Return

Daripada berdiri di baseline sambil berpikir: 

“Pokoknya masuk.” 

Coba buat target yang lebih jelas. Serve ke body. Serve ke backhand. Return cross-court. Kembalikan bola pertama dengan aman. Target sederhana membantu pikiran fokus pada eksekusi. Untuk pemain beginner pun nggak harus langsung menargetkan sudut garis. Area yang lebih besar juga cukup. 

Yang penting, kamu masuk ke setiap poin dengan rencana. Walaupun rencananya sesederhana: 

“Bola pertama masuk dulu.”

8. Kalau Main Doubles, Tetap Komunikasi dengan Partner

Dalam doubles, fokus nggak hanya datang dari diri sendiri. Partner juga punya peran besar. Kalau setelah error dua-duanya diam dan tegang, suasana bisa cepat berubah. Coba tetap berkomunikasi di antara poin. 

“Next kita main cross dulu.” 

“Aku cover middle.” 

“Stay aja di net.” 

Atau sekadar: 

“Next point.” 

Komunikasi sederhana bisa membantu kalian kembali ke strategi, bukan terus memikirkan kesalahan. Dan kalau partner yang melakukan error, hindari membuat situasi makin berat. Satu bola sudah keluar. Nggak perlu ditambah satu partner ikut keluar mood.

9. Latihan Fokus Saat Practice Match

Fokus juga perlu dilatih. Kalau selama latihan selalu rally santai tanpa skor, situasinya tentu berbeda ketika masuk pertandingan. Sesekali coba practice match dengan skor. Mainkan deuce. Mulai game dari 30–30. Atau buat simulasi sedang tertinggal. 

Situasi seperti ini bisa membantu kamu mengenali reaksi sendiri saat ada sedikit tekanan. Apakah jadi buru-buru? Apakah tiba-tiba takut memukul? Apakah terlalu agresif? Dari situ, kamu bisa mulai menemukan cara reset yang paling cocok. 

Fokus Sudah Lebih Terjaga? Coba Rasakan Atmosfer Turnamen 

Menjaga fokus saat latihan tentu berbeda dengan melakukannya saat pertandingan sungguhan. Ada skor, lawan yang belum familiar, suasana venue, sampai rasa gugup yang mungkin muncul sejak sebelum masuk court. Kalau latihan sudah semakin rutin dan kamu ingin menguji bagaimana permainanmu dalam situasi seperti itu, ada FiberCreme Tennis Cup 2026 yang berlangsung pada 19–20 September 2026 di Ancol TennisWarehouse (ATW), Jakarta. 

FiberCreme Tennis Cup 2026 menghadirkan Women’s Doubles Team untuk level Upper Beginner, Low Intermediate, dan Intermediate, serta Women’s Doubles Individual untuk level Low Beginner. Jadi pemain perempuan dengan level permainan yang berbeda bisa memilih kategori yang sesuai dengan kemampuan masing-masing. 

FiberCreme Tennis Cup 2026 juga menjadi bagian dari perayaan 9 tahun FiberCreme dengan semangat PLAY. FUEL. FEEL GOOD., yang membawa olahraga, komunitas, dan gaya hidup aktif dalam satu pengalaman. 

Baca juga: Cari Turnamen Tenis di Jakarta September 2026? Yuk, Kenalan dengan FiberCreme Tennis Cup 2026

Jangan Biarkan Satu Error Mengambil Satu Match 

Pada akhirnya, menjaga fokus saat bermain tenis bukan tentang membuat pikiran kosong sepanjang pertandingan. Justru yang penting adalah belajar mengembalikan perhatian setiap kali fokus mulai buyar. Mainkan satu poin dulu. Buat rutinitas antarpoin. Reset setelah error. Fokus pada hal yang bisa dikontrol. 

Dan kalau bermain doubles, tetap komunikasikan rencana dengan partner. Karena satu forehand keluar cuma kehilangan satu poin. Jangan sampai satu error malah ikut mengambil lima poin berikutnya. Kalau latihan makin konsisten, partner doubles sudah siap, dan kamu ingin mencoba fokus dalam suasana pertandingan yang sebenarnya, yuk, daftar FiberCreme Tennis Cup 2026! 

Untuk informasi dan registrasi: 

Dorthy: 0877-8433-9701
Albert: 0816-1110-656 

Jangan lupa follow @fibercreme, @ancoltenniswrhouse, dan @infinitetournament di Instagram untuk mendapatkan update terbaru seputar event. Satu poin selesai, reset. Lalu mainkan bola berikutnya. 

Let’s PLAY, FUEL, and FEEL GOOD di FiberCreme Tennis Cup 2026! 

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Latihan Tenis untuk Pemula, Mulai dari Basic Biar Makin Pede di Court

Baru mulai tenis biasanya ada satu keinginan yang sama,  Pengen cepat bisa rally. Baru dua kali latihan, sudah membayangkan forehand cross-court yang rapi, serve masuk terus, sampai volley cantik di depan net. Begitu benar-benar pegang raket? Bolanya kadang kena...

Tips Pertama Kali Ikut Turnamen Tenis, Biar Nggak Gugup di Match Day

Sudah rutin latihan, mulai sering fun match, lalu tiba-tiba partner bilang, “Eh, kita ikut turnamen, yuk?”  Awalnya semangat. Begitu benar-benar daftar, baru mulai kepikiran banyak hal. Nanti harus datang jam berapa? Bawa raket berapa? Kalau gugup gimana? Terus kalau...

Tingkatan Turnamen Tenis, Kenali Levelnya Sebelum Daftar

Baru mulai rutin main tenis, lalu diajak teman ikut turnamen? Awalnya semangat. Begitu buka informasi pendaftaran, mulai muncul istilah Low Beginner, Upper Beginner, Low Intermediate, Intermediate, sampai kategori lain yang bikin mikir “Aku sebenarnya masuk level...

Resep Terbaru

Resep Creamy Tuna Corn Pasta
Resep Creamy Tuna Corn Pasta

Resep Creamy Tuna Corn Pasta 60 gram FiberCreme120 gram fettuccine25 ml olive oil70 gram bawang bombay100 gram jagung120 gram tuna400 ml air rebusan pasta2 gram lada hitam3 gram garam30 gram tomatParsleyParmesan Rebus pasta sampai al dente. Angkat dan tiriskan.Tumis...

Resep Coconut Ube Cloud
Resep Coconut Ube Cloud

Resep Coconut Ube Cloud 45 gram FiberCreme20 ml air suhu ruang1 gram ube powder150 ml air kelapa100 gram es batu Tuang FiberCreme, air, dan ube powder ke dalam wadah, lalu mix menggunakan frother sampai tekstur kental dan foamy. Siapkan gelas, isi dengan es batu, air...

Resep Coconut Latte
Resep Coconut Latte

Resep Coconut Latte 30 gram FiberCreme90 ml air panas1 shot espresso20 ml coconut syrup Larutkan FiberCreme dengan air panas.Siapkan gelas, isi dengan es batu, tuang coconut syrup, larutan FiberCreme, dan espresso. Coconut latte ready to serve....

Resep Kimpul Churros Lumer
Resep Kimpul Churros Lumer

Resep Kimpul Churros Lumer Bahan Sauce50 gram FiberCreme120 gram keju oles80 gram mayonaise4 gram bawang putih bubuk1 gram lada bubuk40 ml air hangatBahan Churros Kimpul400 gram kimpul matang3 butir putih telur6 gram bawang putih bubuk3 gram lada bubuk3 gram garam5 ml...

Resep Creamy Vongole Pasta
Resep Creamy Vongole Pasta

Resep Creamy Vongole Pasta 50 gram FiberCreme130 gram pasta spaghetti15 gram bawang putih40 gram bawang bombay10 gram cabai merah besar30 ml olive oil350 gram kerang tahu1 gram merica bubuk2 gram garam200 ml air (pertama)250 ml air (kedua) Rebus spaghetti sampai al...