Buat kamu yang suka masak atau sering menikmati hidangan seperti sup, soto, atau bakso, pasti sudah nggak asing lagi dengan soun dan bihun. Sekilas memang terlihat mirip, sama-sama tipis, berwarna pucat, dan sering jadi pelengkap berbagai masakan. Tapi jangan salah, ternyata ada beberapa perbedaan dari kedua jenis mie ini yang cukup penting, lho!
Supaya nggak keliru saat memasak atau memilih bahan, yuk kenali perbedaan soun dan bihun di bawah ini!
1. Bahan Dasar yang Digunakan
Perbedaan soun dan bihun yang paling mendasar terletak pada bahan pembuatnya. Soun umumnya dibuat dari pati kacang hijau, meskipun ada juga yang menggunakan pati singkong atau kentang. Karena itu, soun sering disebut sebagai glass noodles atau mi transparan.
Sementara itu, bihun dibuat dari tepung beras, yang membuat tampilannya lebih putih dan tidak transparan seperti soun.
2. Tekstur Setelah Dimasak
Dari segi tekstur, kedua jenis mie ini punya karakter yang berbeda. Soun cenderung lebih kenyal, licin, dan elastis, sehingga jika dimasak dengan benar tidak mudah putus.
Sementara itu, bihun memiliki tekstur yang lebih lembut dan sedikit rapuh. Jika dimasak terlalu lama, bihun bisa menjadi terlalu lembek dan mudah hancur.
3. Tampilan dan Warna
Kalau dilihat dari tampilannya, perbedaan keduanya cukup jelas. Soun akan berubah menjadi bening atau transparan setelah dimasak, sementara bihun tetap berwarna putih meskipun sudah direbus. Karena tampilannya yang bening, soun sering dipilih untuk hidangan yang ingin terlihat lebih menarik secara visual.
4. Cara Pengolahan
Cara memasak keduanya juga tidak sepenuhnya sama. Soun biasanya cukup direndam dalam air panas hingga lunak, lalu siap diolah.
Sementara itu, bihun bisa direbus sebentar atau diseduh dengan air panas, tetapi perlu diperhatikan waktunya agar tidak terlalu lembek.
5. Penggunaan dalam Masakan
Keduanya sering digunakan dalam berbagai jenis masakan, tetapi biasanya memiliki fungsi yang sedikit berbeda. Soun lebih sering digunakan untuk hidangan seperti sup, soto, bakso, serta isian lumpia atau pastel. Sementara itu, bihun lebih umum digunakan untuk bihun goreng, pelengkap nasi goreng, atau berbagai jenis tumisan.
Walaupun keduanya bisa saling menggantikan dalam beberapa menu, hasil akhir masakan tetap akan berbeda, terutama dari segi tekstur dan tampilan.
6. Kandungan Nutrisi
Baik soun maupun bihun sama-sama menjadi sumber karbohidrat. Namun, karena bahan dasarnya berbeda, kandungan nutrisinya juga bisa sedikit berbeda.
Soun dari kacang hijau bisa mengandung sedikit protein tambahan, sedangkan bihun dari beras lebih dikenal sebagai sumber energi. Meski begitu, keduanya tetap perlu dikombinasikan dengan bahan lain agar nutrisinya lebih seimbang.
Tips Memilih Soun dan Bihun Berkualitas
Agar hasil masakanmu lebih maksimal, perhatikan beberapa tips berikut:
- Pilih yang tidak mudah patah atau hancur
- Hindari produk yang berbau apek
- Untuk soun, pilih yang warnanya tidak kusam
- Untuk bihun, pilih yang putih alami dan tidak terlalu mencolok
Baca juga: Resep Bihun Kari Medan
Kreasikan Soun dan Bihun Jadi Lebih Creamy dan Sehat dengan FiberCreme!
Sekarang kamu sudah tahu perbedaan kedua jenis mie ini, mulai dari bahan dasar, tekstur, hingga cara pengolahannya. Dengan memahami hal ini, kamu bisa lebih mudah menentukan mana yang paling cocok untuk masakanmu.
Biar makin spesial, kamu juga bisa mengolah soun atau bihun jadi hidangan berkuah creamy seperti soun kuah santan, bihun kari, atau sup creamy yang gurih. Tapi kalau ingin versi yang lebih sehat, kamu bisa mengganti santan dengan FiberCreme!
FiberCreme adalah krimer serbaguna tinggi serat, rendah gula, dan 0 mg kolesterol yang bisa jadi alternatif santan atau susu. Rasanya tetap creamy dan lezat, tapi lebih ringan, jadi cocok buat kamu yang ingin tetap menikmati makanan enak tanpa rasa khawatir.
Yuk, eksplor berbagai kreasi soun dan bihun yang lebih sehat dan lezat bareng FiberCreme! Temukan inspirasi resep lainnya di Instagram @FiberCreme_TV dan YouTube channel Ellenka!





0 Komentar