Home / Update / Perbedaan Ramen dan Udon, Dua Mi Khas Jepang yang Sering Disangka Sama

Perbedaan Ramen dan Udon, Dua Mi Khas Jepang yang Sering Disangka Sama

oleh | Des 10, 2025 | Artikel, Update

Kalau bicara soal mi khas Jepang, ramen dan udon pasti jadi dua nama yang paling sering disebut. Keduanya sama-sama lezat, bisa disajikan dalam kuah panas maupun versi dingin, dan sering muncul di restoran Jepang. Tapi, meski sekilas terlihat mirip, sebenarnya ada cukup banyak perbedaan antara ramen dan udon, baik dari bahan dasar, tekstur, hingga cara penyajiannya. 

Buat kamu yang suka makanan Jepang atau baru ingin mencoba, yuk kenali lebih dalam perbedaan dua jenis mi ini biar nggak salah sebut lagi! 

Perbedaan Ramen dan Udon 

Berikut ini adalah beberapa perbedaan ramen dan udon yang perlu kamu tahu.

1. Bahan Dasar yang Digunakan

Perbedaan pertama antara ramen dan udon bisa langsung dilihat dari bahan pembuatannya. Ramen dibuat dari campuran tepung terigu, air, garam, dan tambahan bahan bernama kansui  yaitu air alkali yang memberi warna kekuningan serta aroma khas pada mi. Kandungan kansui inilah yang membuat mi ramen terasa lebih kenyal dan punya tekstur agak padat saat dikunyah. 

Sementara itu, udon dibuat hanya dari tepung terigu, air, dan garam tanpa tambahan kansui. Karena itu, tekstur udon jadi lebih lembut, kenyal, dan tebal. Saat dimakan, udon terasa “chewy” dan empuk di mulut, sangat berbeda dari sensasi mi ramen yang lebih kenyal dan tipis.

2. Ketebalan dan Tekstur Mi

Kalau dilihat dari bentuknya, udon punya ukuran mi yang jauh lebih tebal dan besar dibandingkan ramen. Udon biasanya berbentuk silinder dengan diameter cukup besar, sedangkan ramen cenderung tipis dan lentur. 

Hal ini berpengaruh pada sensasi makan. Saat menyantap ramen, kamu akan merasakan mi yang lembut dan mudah diseruput bersama kuah. Tapi kalau makan udon, teksturnya yang tebal membuat tiap gigitan terasa lebih “mengenyangkan” dan lembut.

3. Jenis Kuah dan Cara Penyajian

Ramen identik dengan kuah yang gurih dan berlemak. Ada beberapa varian ramen populer seperti shoyu (kecap asin), miso (pasta kedelai), shio (garam), dan tonkotsu (tulang babi). Umumnya, ramen disajikan panas dengan topping seperti telur rebus setengah matang, potongan daging (chashu), daun bawang, nori, dan jagung manis. 

Sementara udon lebih fleksibel, bisa disajikan panas ataupun dingin. Kuah udon biasanya terbuat dari campuran dashi (kaldu ikan kering), shoyu, dan mirin, sehingga rasanya lebih ringan tapi tetap gurih. Udon panas cocok dimakan saat cuaca dingin, sedangkan zaru udon (udon dingin yang disajikan dengan saus celup) jadi favorit saat musim panas.

4. Asal Usul dan Cita Rasa

Ramen sebenarnya bukan murni berasal dari Jepang. Mi ini diyakini merupakan adaptasi dari mi China yang dibawa ke Jepang pada abad ke-19. Karena itu, beberapa elemen seperti penggunaan kansui mirip dengan mi China. 

Sedangkan udon sudah dikenal lebih lama di Jepang, sekitar abad ke-8, dan sering dianggap sebagai salah satu warisan kuliner tradisional Jepang. Rasa udon cenderung lebih lembut dan sederhana, cocok untuk kamu yang suka hidangan ringan dan tidak terlalu kuat bumbunya.

5. Variasi Menu

Keduanya sama-sama punya banyak variasi menarik. Untuk ramen, kamu mungkin familiar dengan varian seperti tonkotsu ramen, shoyu ramen, hingga miso ramen yang punya kuah kental dan kuat rasa kaldunya. 

Sedangkan udon punya beragam kreasi seperti kitsune udon (dengan topping tahu goreng manis), tempura udon (dengan tempura udang atau sayur), atau nabeyaki udon (disajikan dalam panci tanah liat panas dengan telur dan sayur). 

Baca juga: Nggak Cuma Miso dan Shoyu! Ini 8 Jenis Ramen Khas Jepang yang Paling Favorit

Coba Buat Ramen atau Udon Versi Sehat dan Creamy dengan FiberCreme! 

Sekarang kamu sudah tahu perbedaan ramen dan udon, kan? Dari bahan, tekstur, hingga cara penyajiannya, keduanya punya ciri khas tersendiri yang membuatnya sama-sama menarik untuk dicoba. Pengen bikin ramen atau udon versi rumahan yang beda, dengan cita rasa lebih creamy tapi tetap sehat? Minchef tantangin kamu buat coba tambahinFiberCreme ke dalam kuahnya! 

FiberCreme bisa digunakan sebagai pengganti santan atau susu untuk memberikan rasa gurih dan creamy. Krimer serbaguna ini juga tinggi serat, rendah gula, bebas laktosa, dan mengandung 0mg kolesterol. Jadi cocok buat kamu yang ingin menikmati makanan lezat tapi tetap menjaga pola makan. 

Mau coba bikin ramen kuah creamy atau udon kuah gurih di rumah? Yuk, eksplor berbagai resep sehat dan lezat lainnya dengan FiberCreme di Instagram @FiberCreme_TV dan YouTube channel Ellenka! 

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Cara Menyimpan Cincau Hitam agar Tahan Lama dan Tetap Segar

Cincau hitam termasuk salah satu isian minuman yang hampir selalu berhasil bikin es terasa lebih segar. Teksturnya yang kenyal, rasanya yang khas, dan sensasi dinginnya cocok dipadukan dengan gula aren, susu, sampai minuman creamy kekinian. Karena sering dipakai untuk...

Ini 9 Olahan Ikan Mujair yang Lezat dan Bikin Nambah Nasi

Siapa sangka, ikan mujair yang sering kita temui sebagai lauk rumahan sederhana ternyata bisa diolah jadi berbagai hidangan lezat dengan cita rasa yang beragam? Nggak cuma digoreng, ikan air tawar satu ini bisa dimasak jadi menu berkuah, pedas, sampai creamy yang...

Buah yang Cocok untuk Es Buah, Segar dan Bikin Nagih!

Es buah selalu jadi pilihan andalan di siang hari yang panas. Perpaduan buah segar, es batu, dan kuah manis yang creamy memang nggak pernah gagal bikin tenggorokan adem dan suasana hati langsung ceria. Tapi tahu nggak sih, salah satu kunci kelezatan es buah justru ada...

Lauk Pendamping Lontong Sayur yang Bikin Makan Makin Lengkap

Lontong sayur itu tipe makanan yang kelihatannya sederhana, tapi rasanya susah dilupakan. Kuah santannya gurih, sayurnya lembut, lontongnya padat dan mengenyangkan. Disajikan buat sarapan, sahur, atau menu spesial di rumah, lontong sayur hampir selalu jadi favorit...

Resep Terbaru

Resep Creamie Special
Resep Creamie Special

  Resep Creamie Special 30 gram FiberCreme4 bungkus indomie goreng3 butir telur1200 ml air1 ikat sawi hijau1 butir bunga lawang2 butir kapulagaBumbu Halus6 buah cabai merah kering, rendam air panas8 butir bawang merah5 siung bawang putih3 butir kemiri1 sdt ebi1...

Resep Bihun Kari Creamy
Resep Bihun Kari Creamy

Resep Bihun Kari Creamy 60 gram bihun500 ml air panas20 gram bawang putih cincang20 ml minyak sayur200 gram daging ayam suwir600 ml air12 gram bubuk kari3 gram garam1 gram lada bubuk100 gram FiberCremeBahan TambahanCabai rawit potongDaun preTahu pong Rendam bihun...

Resep Hacks Creamy Rose Ramyeon
Resep Hacks Creamy Rose Ramyeon

Resep Hacks Creamy Rose Ramyeon 1 pack rose ramyeon30 gram FiberCreme50 ml air panasBahan Tambahan1 butir kuning telurNoriWijenTTeokbokki Rebus mie ramyeon sampai matang, angkat dan sisihkan. Tuang dalam wadah bumbu mie instan, FiberCreme dan air panas. Aduk merata....

Resep Creamy Tomyum
Resep Creamy Tomyum

Resep Creamy Tomyum 1 pack mie tomyum30 gram FiberCreme15 gram serai35 gram tomat70 gram udang450 ml airJeruk nipis Panaskan air dan masukkan mie, bumbu, udang, dan serai. Masak sampai mie setengah matang. Tambahkan FiberCreme, aduk merata. Creamy tomyum ready to...

Resep Creamy Caksu
Resep Creamy Caksu

Resep Creamy Caksu 1 pack mie instan goreng1 butir telur400 ml air20 gram FiberCreme25 gram saus tomat25 gram kecapBahan Tambahan1 butir telur rebus30 gram sawi Masak mie sampai setengah matang, angkat dan tiriskan. Rebus air, tambahkan FiberCreme dan telur. Aduk...