Home / Update / Kenali Perbedaan Donat Kentang dan Donat Biasa Sebelum Membuatnya!

Kenali Perbedaan Donat Kentang dan Donat Biasa Sebelum Membuatnya!

oleh | Jun 19, 2025 | Artikel, Update

Donat adalah camilan manis yang populer di berbagai belahan dunia. Bentuknya yang khas dan variasi topping yang menarik membuatnya cocok dinikmati di berbagai suasana. Di antara berbagai jenis donat, ada dua yang sering jadi pilihan: donat kentang dan donat biasa. Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan dari kedua jenis donat ini, mulai dari bahan, tekstur, rasa, hingga proses pembuatannya. Tertarik mau bikin donat atau tertarik untuk tahu aja? Simak baik-baik ya! 

Apa Itu Donat Kentang? 

Donat kentang adalah variasi donat yang unik karena menggunakan kentang yang dihaluskan sebagai salah satu bahan utamanya. Penambahan kentang ini memberikan karakteristik khusus pada donat, baik dari segi tekstur maupun rasa. Proses pembuatan donat ini umumnya melibatkan pencampuran kentang yang telah dihaluskan dengan tepung terigu, gula, ragi, dan bahan-bahan lainnya. Adonan kemudian difermentasi, dibentuk, digoreng, dan dihias sesuai selera. Tekstur donat kentang cenderung lebih lembut, empuk, dan sedikit lebih padat dibandingkan donat biasa. Rasanya pun sedikit berbeda, dengan sentuhan rasa kentang yang ringan namun memberikan dimensi rasa yang lebih kaya. 

Bagaimana dengan Donat Biasa? 

Donat biasa atau sering disebut juga donat klasik adalah jenis donat yang paling umum dan mudah ditemukan. Bahan-bahan utamanya adalah tepung terigu, gula, ragi, telur, susu, dan mentega. Proses pembuatannya relatif sederhana, dimulai dengan mencampur semua bahan hingga menjadi adonan yang kalis. Adonan kemudian difermentasi hingga mengembang, dibentuk menjadi cincin atau bentuk lainnya, digoreng hingga matang, dan diberi topping sesuai selera, seperti gula halus, cokelat, atau meses. Tekstur donat biasa umumnya lebih ringan dan mengembang dibandingkan donat kentang. Rasanya pun cenderung lebih sederhana dan manis. 

Perbedaan Donat Kentang dan Donat Biasa 

Berikut adalah beberapa perbedaan utama antara donat kentang dan donat biasa yang perlu kamu tahu: 

Bahan Baku 

Perbedaan paling mendasar terletak pada bahan bakunya. Donat kentang menggunakan kentang yang dihaluskan sebagai salah satu bahan utama, sementara donat biasa tidak. Kentang memberikan kelembaban alami pada adonan, yang menghasilkan tekstur yang lebih lembut dan empuk. 

Tekstur 

Karena perbedaan bahan baku, tekstur kedua jenis donat ini pun berbeda. Donat kentang memiliki tekstur yang lebih lembut, empuk, dan sedikit lebih padat. Sementara itu, donat biasa memiliki tekstur yang lebih ringan dan mengembang. 

Rasa 

Penambahan kentang pada donat kentang memberikan sentuhan rasa yang unik dan subtle. Rasa kentang ini tidak terlalu dominan, tetapi memberikan dimensi rasa yang lebih kaya dan kompleks dibandingkan donat biasa yang rasanya cenderung lebih sederhana dan manis. 

Proses Pembuatan 

Proses pembuatan donat kentang sedikit lebih rumit dibandingkan donat biasa. Kentang harus direbus, dihaluskan, dan didinginkan sebelum dicampurkan ke dalam adonan. Proses ini membutuhkan perhatian khusus agar adonan donat ini memiliki tekstur yang sempurna. 

Kandungan Gizi 

Donat kentang memiliki kandungan karbohidrat yang lebih kompleks karena berasal dari kentang. Sementara itu, donat biasa memiliki kandungan karbohidrat yang lebih sederhana karena berasal dari tepung terigu. Namun, perlu diingat bahwa baik donat kentang maupun donat biasa tetap merupakan camilan yang tinggi gula dan lemak, sehingga sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang. 

Baca Juga: Penyebab Donat Alot Setelah Dingin yang Sering Terjadi

Kelebihan dan Kekurangan Donat Kentang dan Donat Biasa 

Kelebihan dari donat kentang adalah memiliki tekstur yang lebih lembut, rasa yang lebih gurih dan nikmat, serta lebih tahan lama (tidak cepat kering). Namun, donat ini juga memiliki beberapa kekurangan, yaitu lebih sulit dibuat dan lebih mahal karena menggunakan bahan baku kentang. 

Sedangkan donat biasa memiliki beberapa kelebihan, yaitu lebih mudah dibuat, bahannya lebih sederhana, dan mudah didapatkan. Kekurangannya adalah teksturnya tidak selembut donat kentang, rasanya kurang gurih dan kurang mantap, serta cenderung lebih cepat kering. 

Bikin Donat Naik Kelas dengan Resep ala FiberCreme! 

Setelah memahami perbedaan kedua jenis donat ini, sekarang waktunya bereksperimen bikin donat yang enak! Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menambahkan FiberCreme ke dalam adonan atau ke vla yang bisa dipakai sebagai isiannya. 

Sebagai bubuk creamy serbaguna, FiberCreme dapat digunakan sebagai pengganti susu, santan, atau krimer konvensional. Dengan kandungan serat yang tinggi, rendah gula, 0mg kolesterol, dan bebas laktosa, FiberCreme bisa jadi pilihan buat kamu yang pengen menikmati makanan bercita rasa creamy tanpa mengorbankan diet sehat. 

Pengen tau hasilnya donat “naik kelas” dengan FiberCreme? Cari resep-resepnya di Instagram @FiberCreme_TV atau channel YouTube Ellenka ya! 

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Cara Membuat Mie Creamy Simpel, Cuma Tambah 1 Bahan!

Kalau kamu sering scroll media sosial, mungkin sudah familiar banget dengan berbagai hack mie instan. Ada yang menambahkan susu, keju, telur, mayones, chili oil, sampai sederet topping supaya semangkuk mie terasa lebih spesial. Kelihatannya enak, sih. Tapi begitu...

Mie Kuah Creamy Tanpa Susu? Pakai 4 Alternatif Ini Aja!

Lagi sering lihat hack mie kuah creamy yang kuahnya kental, gurih, dan kelihatan bikin ngiler? Begitu cek bahannya, biasanya ada satu yang hampir selalu muncul: susu. Masalahnya, tidak semua orang ingin menggunakan susu sapi untuk semangkuk mie. Ada yang sedang tidak...

Perbedaan Mie Ayam dan Mie Yamin, Jangan Sampai Ketukar!

Sama-sama pakai mie, topping ayam, sayuran, bahkan kadang pangsit. Tidak heran kalau melihat sekilas, kamu mungkin bertanya-tanya: memang apa perbedaan mie ayam dan mie yamin? Apalagi kalau keduanya ada di satu daftar menu. Salah pilih mungkin bukan masalah besar,...

Mie Instan Lebih Creamy dan Nikmat Tanpa Banyak Bahan

Namun, menyajikan mie dengan cara yang sama terus-menerus kadang terasa membosankan. Salah satu cara agar membuat mie instan lebih berbeda adalah dengan membuatnya lebih creamy. Kalau begini, kita biasanya langsung memikirkan untuk menambah susu, mayones, atau keju....

Resep Terbaru

Resep Mushroom Chicken Ramen
Resep Mushroom Chicken Ramen

Resep Mushroom Chicken Ramen 15 gram FiberCreme1 bungkus mie instan rasa ayam bawang2 butir telur rebus150 gram paha ayam fillet3 buah jamur shitake1 batang daun bawangBumbu3 sdm kecap asin50 ml air2 cm jahe1/2 sdm gula pasir1/4 sdt kaldu jamur Rebus kecap asin, air,...

Resep Mie Godhog Jawa ala William Wongso
Resep Mie Godhog Jawa ala William Wongso

Resep Mie Godhog Jawa ala William Wongso 50 gram FiberCreme250 gram mie telur (hokian) rebus50 gram kol50 gram sawi hijau120 gram ayam rebus1 butir telur1 gram lada3 gram garam600 ml airBumbu Halus15 gram bawang putih30 gram bawang merah10 gram kemiri3 gram ebi60 ml...

Resep Coffee Ube Halaya
Resep Coffee Ube Halaya

  Resep Coffee Ube Halaya 40 gram FiberCreme110 ml air hangat1 shot espresso50 gram ube halaya90 gram es batu Larutkan FiberCreme dengan air hangat. Tuang ube halaya ke dalam gelas, tambahkan larutan FiberCreme dan aduk merata. Masukkan es batu dan espresso....

Resep Mie Koclok Cirebon ala William Wongso
Resep Mie Koclok Cirebon ala William Wongso

  Resep Mie Koclok Cirebon ala William Wongso 60 gram FiberCreme25 gram tepung maizena70 ml air hangat500 gram dada ayam1500 ml air (untuk merebus ayam)2 lembar daun salam1 batang serai1 gram garam500 gram mie basah hokian3 butir telur rebus200 gram cumi rebus150...

Resep Creamy Gochujang
Resep Creamy Gochujang

  Resep Creamy Gochujang 35 gram FiberCreme1 pack korean instant noodle7 gram bawang merah7 gram bawang putih10 gram daun bawang20 ml olive oil80 gram daging sapi giling450 ml air15 gram peanut butter30 gram gochujang sauce15 gram saus tiramPakcoyTelur rebusGyoza...