Home / Update / Artikel / Kata Chef Angie: Mudah Lemas dan Lapar? Ini Cara Kenyang Lebih Lama dan Tetap Produktif Saat Puasa

Kata Chef Angie: Mudah Lemas dan Lapar? Ini Cara Kenyang Lebih Lama dan Tetap Produktif Saat Puasa

oleh | Mar 18, 2024 | Artikel, Artikel Healthy, Berita, Fakta, Update

Memasuki bulan puasa, ada yang sudah mulai lemas karena lapar? 

Saat puasa, tubuh harus beradaptasi terhadap beberapa kebiasaan baru. Misalnya, kita jadi tidur lebih malam atau bangun di tengah malam untuk beribadah. Kita juga harus bangun lebih pagi untuk memasak dan makan sahur. Lalu di siang hari kita juga tidak mendapat sumber energi dari makanan dan minuman. 

Jadi wajar untuk kita merasa lemas dan terus-terusan mengantuk. Tapi, ini bukan berarti kita boleh rebahan sepanjang hari ya.  

Kita bisa lho tetap bertenaga dan beraktivitas dengan mengonsumsi jenis makanan yang benar! Temukan tipsnya dari Chef Angie yuk dengan terus baca artikel ini! 

3 Kesalahan yang Membuat Kita Mudah Lemas dan Mengantuk Saat Puasa 

Pertama-tama, kenali dulu yuk beberapa kesalahan yang membuat kita justru lebih mudah lapar dan lemas saat berpuasa!  

  • Kurang Tidur 

Waktu tidur yang berkurang selama bulan puasa memang tidak bisa dihindari. Tapi kita tetap harus mendapatkan istirahat yang cukup ya! Usahakan tidur lebih awal agar bisa sahur tepat waktu. Tidur siang sebentar juga cukup manjur lho untuk membuat tubuh lebih bertenaga. 

  • Tidak Sahur 

Bangun di pagi buta untuk sahur memang berat. Tapi jangan sampai kantuk membuat kita melewatkan momen ini.  

Makan sahur sangat penting, karena inilah saatnya kita mendapatkan asupan energi. Selain makanan, perhatikan juga kebutuhan cairan. Rata-rata orang dewasa normalnya membutuhkan 2 liter air per hari agar terhindar dari dehidrasi. 

BACA JUGA Kata Chef Angie: 3 Bahan Makanan Alternatif Ini Baik Lho Untuk Penderita Jantung dan Diabetes!

  • Makan Terlalu Banyak Saat Sahur 

Banyak orang makan dalam jumlah berlebih saat sahur, alasannya agar kenyang lebih lama. Padahal makan lebih banyak tidak selalu berarti akan kenyang lebih lama. 

Terutama jika kita mengonsumsi banyak karbohidrat sederhana seperti nasi dan makanan atau minuman manis, kita justru akan merasa lebih cepat lapar. Karbohidrat sederhana ini akan lebih cepat dicerna tubuh menjadi energi. Tapi, energi yang dihasilkan juga lebih cepat habis dan kita jadi cepat lapar lagi. 

Konsumsi 3 Jenis Makanan Ini agar Kenyang Lebih Lama dan Tetap Produktif Saat Puasa 

Lalu jenis makanan apa yang baik dikonsumsi? 

Chef dan Food Scientiest Angie Wiranata membocorkan apa saja jenis makanan yang membantu kita kenyang lebih lama sehingga bisa tetap bertenaga dan produktif saat puasa. 

  • Sumber Protein 

Pertama, makanan yang mengandung tinggi protein. Proteinnya bisa berupa hewani seperti ikan, telur, dan ayam, atau protein nabari seperti kacang polong, tahu, tempe, dan quinoa.  

“Bahan-bahan ini tuh nge-release [melepaskan] satiety hormones atau hormon kenyang yang bernama Peptin dan PYY,” Chef Angie menjelaskan. “Hormon-hormon ini ngasih sinyak ke otak kamu, ‘kamu tuh udah kenyang! Kamu udah makan cukup!’ ” 

BACA JUGA Hari Diabetes Dunia: FiberCreme dan Parahita Ajak Hidup Sehat dan Rutin Cek Darah 

  • Makanan Tinggi Lemak Tak Jenuh 

Chef jebolan MasterChef Indonesia ini juga menjelaskan bahwa makanan tinggi lemak tak jenuh lebih lambat dicerna oleh tubuh. Maka dari itu kita akan merasa kenyang lebih lama. Contoh makanan tinggi lemak tak jenuh yang direkomendasikan adalah alpukat, kacang-kacangan, lemak ikan, minyak zaitun, dan dark chocolate. 

Meskipun sehat, tetap ingat untuk membatasi konsumsinya ya! 

  • Makanan Tinggi Serat 

Serat banyak terkandung pada makanan seperti oats, sayur-sayuran, dan kacang-kacangan. Ada dua jenis serat yang harus kita tahu. Yang pertama adalah serat tak larut atau insoluble fiber. “Di tubuh kita, dia itu bantuin pergerakan pencernaan kita,” kata Chef Angie. 

Yang kedua adalah soluble fiber atau serat larut yang lebih berperan untuk membantu kenyang lebih lama. Salah satu sumber serat larut adalah isomalto oligosaccharides atau IMO, yang memiliki fungsi prebiotik atau berfungsi sebagai makanan bagi probiotik  atau bakteri baik di sistem pencernaan. 

“IMO itu nggak dicerna di dalam lambung maupun usus kecil, tapi di usus besar, di mana prebiotic fiber ini bantuin berkembang biaknya bakteri baik,” lanjutnya. “Proses inilah yang meregulasi nafsu makan dan bikin kamu kenyang lebih lama.” 

BACA JUGA Banyak yang Belum Tahu, Olahan Kacang Merah Ini Ternyata Bisa Buat Kolesterol Kapok! 

Chef Angie Rekomendasikan FiberCreme agar Puasa Tetap Lancar 

Salah satu bahan makanan yang mengandung IMO adalah FiberCreme, bubuk sehat dan serbaguna yang dapat digunakan dalam masakan sebagai pengganti santan, susu, dan krimer. Terbuat dari umbi-umbian, FiberCreme memiliki rasa creamy sehingga cocok ditambahkan ke berbagai makanan dan minuman. Mulai dari opor, kare, cendol, hingga kopi dan teh. 

“Jadi hanya dengan satu ingredient, FiberCreme, kamu sudah bisa dapetin fiber dan prebiotic intake yang tinggi. Benefitnya, kamu bisa kenyang lebih lama dan of course, bikin hidangan lebih enak, creamy, dan lebih lembut mouthfeel-nya,” tutup Chef Angie.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Lauk Pendamping Lontong Sayur yang Bikin Makan Makin Lengkap

Lontong sayur itu tipe makanan yang kelihatannya sederhana, tapi rasanya susah dilupakan. Kuah santannya gurih, sayurnya lembut, lontongnya padat dan mengenyangkan. Disajikan buat sarapan, sahur, atau menu spesial di rumah, lontong sayur hampir selalu jadi favorit...

Sayur Pendamping Opor Ayam yang Bikin Hidangan Makin Seimbang

Opor ayam hampir selalu hadir di momen spesial, terutama saat Lebaran atau kumpul keluarga. Kuahnya yang gurih, aromanya yang khas, dan teksturnya yang creamy memang bikin susah nolak. Disajikan dengan ketupat atau lontong, opor ayam terasa lengkap dan mengenyangkan....

Perbedaan Opor Ayam dan Ayam Lodho yang Sering Disangka Sama

Kalau bicara soal masakan ayam berkuah santan, opor ayam dan ayam lodho sering dianggap serupa. Warnanya sama-sama pucat kekuningan, kuahnya creamy, dan biasanya disajikan di momen spesial. Nggak heran kalau banyak orang mengira dua hidangan ini hanya beda nama....

Resep Terbaru

Resep Creamie Special
Resep Creamie Special

  Resep Creamie Special 30 gram FiberCreme4 bungkus indomie goreng3 butir telur1200 ml air1 ikat sawi hijau1 butir bunga lawang2 butir kapulagaBumbu Halus6 buah cabai merah kering, rendam air panas8 butir bawang merah5 siung bawang putih3 butir kemiri1 sdt ebi1...

Resep Bihun Kari Creamy
Resep Bihun Kari Creamy

Resep Bihun Kari Creamy 60 gram bihun500 ml air panas20 gram bawang putih cincang20 ml minyak sayur200 gram daging ayam suwir600 ml air12 gram bubuk kari3 gram garam1 gram lada bubuk100 gram FiberCremeBahan TambahanCabai rawit potongDaun preTahu pong Rendam bihun...

Resep Hacks Creamy Rose Ramyeon
Resep Hacks Creamy Rose Ramyeon

Resep Hacks Creamy Rose Ramyeon 1 pack rose ramyeon30 gram FiberCreme50 ml air panasBahan Tambahan1 butir kuning telurNoriWijenTTeokbokki Rebus mie ramyeon sampai matang, angkat dan sisihkan. Tuang dalam wadah bumbu mie instan, FiberCreme dan air panas. Aduk merata....

Resep Creamy Tomyum
Resep Creamy Tomyum

Resep Creamy Tomyum 1 pack mie tomyum30 gram FiberCreme15 gram serai35 gram tomat70 gram udang450 ml airJeruk nipis Panaskan air dan masukkan mie, bumbu, udang, dan serai. Masak sampai mie setengah matang. Tambahkan FiberCreme, aduk merata. Creamy tomyum ready to...

Resep Creamy Caksu
Resep Creamy Caksu

Resep Creamy Caksu 1 pack mie instan goreng1 butir telur400 ml air20 gram FiberCreme25 gram saus tomat25 gram kecapBahan Tambahan1 butir telur rebus30 gram sawi Masak mie sampai setengah matang, angkat dan tiriskan. Rebus air, tambahkan FiberCreme dan telur. Aduk...