Jamur itu unik banget, bisa jadi lauk, campuran sayur, atau bahan utama yang bikin masakan terasa gurih alami tanpa tambahan penyedap. Tapi, meskipun di alam banyak jamur tumbuh liar, nggak semuanya bisa dimakan, lho. Beberapa bahkan bisa beracun kalau salah pilih.
Makanya penting banget tahu jenis jamur yang bisa dimakan supaya aman dan tetap enak saat diolah. Apalagi jamur ini kaya manfaat, mulai dari tinggi protein nabati, rendah kalori, sampai mengandung serat yang baik buat pencernaan. Yuk, kenalan satu per satu dengan jamur yang aman dan enak dimasak di rumah!
Jenis Jamur yang Bisa Dimakan
Berikut ini beberapa jenis jamur yang bisa dimakan yang perlu kamu tahu.
1. Jamur Tiram
Ini dia jamur yang paling sering kamu temui di pasar. Warnanya putih bersih, bentuknya seperti kipas kecil, dan teksturnya lembut. Jamur tiram enak banget dibuat tumis pedas, krispi goreng tepung, atau pepes jamur. Selain enak, jamur tiram juga tinggi serat dan rendah lemak, cocok buat kamu yang lagi jaga pola makan tapi tetap pengin makan gurih.
2. Jamur Kancing
Jamur kancing atau button mushroom sering muncul di pizza, pasta, dan sup krim. Bentuknya bulat kecil seperti kancing baju dan punya rasa lembut dengan sedikit aroma manis. Kalau ditumis bareng bawang putih dan mentega, wangi jamur kancing ini bisa bikin kamu auto lapar.
3. Jamur Enoki
Pasti kamu pernah lihat jamur panjang-panjang, tipis, dan putih bersih di supermarket itu jamur enoki. Biasanya dimasak dalam sup, shabu-shabu, atau dibungkus daging terus dipanggang. Teksturnya kenyal lembut dan agak renyah, bikin setiap suapan terasa menyenangkan.
4. Jamur Kuping
Dari warnanya saja sudah kelihatan beda, cokelat tua kehitaman, tipis, dan agak kenyal. Jamur kuping biasanya dijual kering, jadi harus direndam dulu sebelum dimasak. Jamur ini sering ada di capcay atau tumisan oriental. Selain enak, jamur kuping juga dipercaya baik untuk jantung dan melancarkan pencernaan.
5. Jamur Merang
Kalau kamu sering masak sayur lodeh atau sop tradisional, pasti kenal jamur merang. Bentuknya bulat kecil, warnanya abu-abu muda, dan punya rasa gurih khas yang bikin masakan terasa lebih “berisi”. Jamur merang juga gampang ditemukan di pasar tradisional dengan harga yang cukup terjangkau.
6. Jamur Shimeji
Jamur kecil bertangkai ramping ini berasal dari Jepang, tapi sekarang sudah banyak dijual di Indonesia. Ada dua jenis, white shimeji dan brown shimeji. Biasanya dipakai untuk sup, ramen, atau tumisan saus tiram. Rasanya agak manis dan teksturnya renyah, jadi cocok buat kamu yang suka masakan gurih berkuah.
7. Jamur Portobello
Nah, kalau kamu vegetarian atau sedang kurangi daging, jamur ini wajib dicoba. Bentuknya besar, dagingnya tebal, dan rasanya gurih mirip daging sapi. Biasanya dijadikan patty untuk burger atau dipanggang dengan sedikit minyak zaitun. Teksturnya padat banget, bikin kenyang tanpa rasa bersalah.
Baca juga: Ciri-Ciri Jamur Enoki Basi yang Harus Kamu Periksa Sebelum Dimasak
Tips Aman Saat Masak Jamur
Nggak semua jamur aman dimakan, jadi jangan asal ambil jamur liar di kebun atau hutan ya. Pastikan kamu beli di tempat terpercaya, cuci bersih sebelum dimasak, dan jangan simpan terlalu lama di suhu ruang. Kalau mau lebih awet, simpan jamur di kulkas dalam wadah tertutup tapi tetap ada sirkulasi udara.
Bikin Masakan Jamur Lebih Creamy dan Sehat dengan FiberCreme!
Sekarang kamu udah tahu berbagai jenis jamur yang bisa dimakan, kan? Nah, biar masakan jamurmu makin lezat, coba tambahkan FiberCreme sebagai pengganti santan atau susu. FiberCreme bisa bikin tumisan atau sup jamur jadi lebih creamy tanpa rasa enek, dan pastinya lebih sehat karena tinggi serat, rendah gula, serta 0 mg kolesterol. Misalnya kamu mau bikin sup jamur creamy, tumis jamur saus putih, atau bahkan pasta jamur ala kafe, semuanya bisa jadi lebih lezat dan guilt-free dengan FiberCreme.
Yuk, eksplor kreasi masakan jamur yang creamy dan sehat bareng FiberCreme! Temukan inspirasi resepnya di Instagram @FiberCreme_TV dan YouTube channel Ellenka.





0 Komentar