Home / Update / Artikel / Ikan Dori Sebenarnya Ikan Patin? Kenali Bedanya Agar Tidak Salah Beli!

Ikan Dori Sebenarnya Ikan Patin? Kenali Bedanya Agar Tidak Salah Beli!

oleh | Nov 9, 2020 | Artikel

Pernah merasakan makan ikan dori? Ikan ini kebanyakan dijual dalam bentuk filet dan sudah dibekukan dalam kemasan. Cita rasanya memang lezat dan gurih, sehingga penjualannya bisa dibilang laris baik di pasar tradisional maupun modern. Tapi tahukah kamu bahwa Ikan Dori sebenarnya adalah ikan patin lho!

Ikan Dori dan Patin

Ikan dori dan patin

Tapi ada beberapa kesalah pahaman nih yang sudah telanjur tersebar di masyarakat tentang ikan dori. Pertama, banyak dari kita yang pasti mengira bahwa ikan dori adalah daging dari ikan jenis blue tang yang muncul di film “Finding Nemo”. Padahal, “dori” bukanlah jenis ikan sebenarnya adalah merk dagang produsen ikan yang berbasis di Vietnam.

Kedua, jenis ikan yang selama ini kita kenal dan dipasarkan secara lokal sebagai ikan dori sebenarnya adalah patin. Meski ikan patin memiliki nilai gizi yang tidak kalah tinggi, tetap saja ikan bukan jenis dori. Lagipula ikan patin umumnya dijual dengan harga yang murah, sehingga ini bisa merugikan Anda yang sering membeli “ikan dori” dengan harga tinggi.

Ikan dori sebenarnya

Tapi tidak semua ikan yang dipasarkan dengan nama “ikan dori” adalah patin, karena ikan dori memang benar-benar ada. Ikan dori yang dikonsumsi tentu bukan jenis blue tang seperti yang sudah disebutkan di atas, melainkan jenis john dory. Sesuai dengan rasa dan tingkat kesulitan mendapatkannya, ikan dori ini memang layak dihargai lebih tinggi.

Nah sekarang kenali yuk perbedaan antara ikan patin yang dipasarkan sebagai “dori” dengan ikan dori yang asli!

Kenali aroma dan rasanya

Ikan dori dan patin

Ikan patin adalah ikan air tawar seperti di tambak atau kolam berlumpur. Jadi ikan patin akan memiliki sedikit aroma dan rasa lumpur, terutama apabila tidak diolah dengan benar. Selain itu, rasa ikan patin juga lebih mirip seperti ikan lele yang juga termasuk ikan air tawar.

Sementara itu, ikan dori adalah ikan air asin yang hanya ditemukan di laut. Makanya, baunya lebih segar serta rasanya lebih manis dan gurih.

Bedakan serat dan tekstur dagingnya

Kalau ikan dori memiliki serat kecil-kecil yang halus, ikan patin seratnya tidak sekecil dan sehalus ikan dori. Dari segi tekstur pun, daging ikan dori yang mentah terlihat lebih tebal, padat, dan kenyal ketika ditekan. Tekstur ini juga masih terasa ketika sudah dimasak dan Anda konsumsi. Sedangkan ikan patin teksturnya lebih tipis dan terasa lebih mudah lembek atau hancur.

Ketersediaan

Ikan dori jarang bisa ditemui dengan mudah di pasaran, terutama pasar tradisional. Oleh karena itu, ikan dori biasanya dihargai cukup mahal. Beda dengan patin yang bisa ditemui di hampir semua penjual ikan di pasar dengan harga relatif murah. Jadi jangan mudah percaya dengan “ikan dori” yang ketersediaannya melimpah dan harganya murah ya!

Nilai gizi

Walaupun punya rasa dan karakteristik yang cukup jauh berbeda, baik ikan patin maupun dori sama-sama memiliki nilai gizi yang tinggi. Keduanya sama-sama memiliki protein yang tinggi dan kandungan lain yang dibutuhkan tubuh. Tapi kalau Anda sedang berdiet, dori adalah pilihan yang lebih baik karena kandungan lemak dan kalorinya lebih rendah daripada patin.

Jadi baik dengan patin ataupun dori, Anda tetap bisa membuat makanan yang sama lezat dan bergizinya. Tinggal bagaimana mengolah dan memasaknya saja. Agar sajian ikan Anda jadi lebih bervariasi dan lebih lezat, intip resep-resep ala FiberCreme yuk melalui YouTube atau Instagram @FiberCreme_TV.

Punya ide masakan ikan patin atau dori yang tidak kalah menarik? Bagi resepnya di aplikasi Enakpedia yuk, yang bisa Anda download di Google Play Store atau melalui link ini.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Apa Itu Shirataki? Kenali Mi Rendah Kalori yang Semakin Populer

Belakangan ini, shirataki semakin sering dibicarakan, terutama di kalangan orang yang sedang menjalani program diet atau berusaha menerapkan pola makan yang lebih sehat. Tidak sedikit menu sehat di restoran maupun media sosial yang menggunakan shirataki sebagai...

Resep Terbaru

Resep Spaghetti Rendang Carbonara
Resep Spaghetti Rendang Carbonara

Resep Spaghetti Rendang Carbonara Bahan Rendang140 gram FiberCreme250 gram daging sapi suwir140 gram bumbu rendang50 ml air (pertama untuk mencampurkan daging dan bumbu)1000 ml air (kedua waktu FiberCreme masuk)Bahan Pasta60 gram FiberCreme120 ml air panas2 butir...

Resep Melt in Your Mouth Cheesecake
Resep Melt in Your Mouth Cheesecake

Resep Melt in Your Mouth Cheesecake Bahan Tart100 gram mentega1 ml vanila70 gram gula halus40 gram telur235 gram terigu protein sedang*per toples 110-115 grBahan Cheesecake300 gram cream cheese110 gram FiberCreme1 butir telur8 gram maizena200 ml whip cream cair...

Resep Ayam Pop Pasta
Resep Ayam Pop Pasta

Resep Ayam Pop Pasta Bahan Ayam Pop50 gram FiberCreme500 gram ayam600 ml air kelapa muda3 gram garam50 gram jahe50 gram serai30 gram bawang putihPasta Ayam Pop50 gram FiberCreme130 gram pasta350 ml kuah ayam pop2 gram lada bubuk2 gram garamdaging ayam50 ml larutan...

Resep Creamy Cake Anniversary
Resep Creamy Cake Anniversary

Resep Creamy Cake Anniversary Bahan Bechamel Sauce100 gram FiberCreme50 gram mentega45 gram tepung terigu450 ml air1 gram pala bubuk2 gram garam1 gram lada bubuk75 gram mozzarellaBahan Bolognese20 ml minyak sayur50 gram bawang bombay15 gram bawang putih350 gram daging...

Resep Creamy Cheesy Tomato
Resep Creamy Cheesy Tomato

Resep Creamy Cheesy Tomato 70 gram FiberCreme140 gram pasta fusili200 gram daging ayam25 gram mentega50 gram bawang bombay20 gram bawang putih100 gram tomat50 gram tomato paste4 gram italian herbs200 gram keju cheddar quick melt50 gram mozarella3 gram lada hitam5 gram...