Home / Update / Daun Kucai dan Daun Bawang Serupa Tapi Tak Sama !

Daun Kucai dan Daun Bawang Serupa Tapi Tak Sama !

oleh | Sep 30, 2022 | Artikel, Berita, Fakta, Update

Bentuknya boleh serupa, tapi rasa dan fungsinya ternyata sangat berbeda. Seperti itulah kira-kira yang bisa kita simpulkan saat membicarakan tentang daun kucai dan daun bawang. Secara penampakan, keduanya terlihat sangat mirip. Namun penggunaannya ternyata tidak bisa disamakan.

Bagi kalian yang suka masak tapi belum familiar dengan kedua bahan masakan ini, wajib dong tahu perbedaan daun kucai dan daun bawang. Karena kalau sampai salah pilih, bukan tidak mungkin masakan kalian malah jadi kacau rasanya. Makanya, baca terus artikel ini sampai selesai agar lebih kenal dengan kedua jenis tanaman ini.

Perbedaan Daun Kucai dan Daun Bawang

Daun kucai dan daun bawang masuk dalam genus allium, yaitu genus yang sama seperti bawang putih dan bawang merah. Jadi bisa dibilang bahwa kedua jenis daun ini masih bersaudara. Tapi layaknya adik dan kakak, atau bahkan saudara kembar sekalipun, baik daun kucai dan daun bawang punya beberapa perbedaan loh.

Secara umum, perbedaan dari daun kucai dan daun bawang yaitu daun kucai memiliki tekstur lebih halus dan beraroma ringan, sementara daun bawang lebih tebal dan rasanya lebih kuat. Buat lebih lengkapnya, ini beberapa perbedaan dari daun kucai dan daun bawang. 

Penampilan

Daun kucai dan daun bawang sama-sama memiliki bentuk memanjang dan meruncing ke atas. Namun, daun kucai berbentuk lebih pipih sehingga mirip seperti rumput. Dari segi warna, keduanya memang memiliki warna hijau yang mirip. Tapi daun bawang bisa dikenali dengan warna putih yang muncul dari pertengahan daun hingga ke akarnya. Sementara daun kucai didominasi warna hijau dengan bagian putih yang hanya muncul di daerah pangkalnya saja..

Beda Cara Memanen

Daun bawang dipanen dengan cara dicabut hingga ke akar-akarnya. Makanya kamu bisa dengan mudah mengenali daun bawang saat menemukannya di pasaran, terutama pasar tradisional di mana daun bawang memang dijual beserta dengan akarnya.

Ini berbeda dengan kucai, yang dipanen dengan dipotong. Daun kucai yang biasa kalian temui umumnya dipotong beberapa sentimeter dari pangkalnya, sehingga tumbuhan kucai yang akarnya masih tertancap di tanah bisa menghasilkan daun baru.

BACA JUGA Apa Sih Gyudon Itu, dan Gimana Cara Membuatnya?

Rasa yang Dihasilkan

Daun kucai dan daun bawang pun memiliki perbedaan yang cukup signifikan dari segi rasa. Daun bawang memiliki rasa serta bau yang menyengat dan pedas seperti bawang merah atau bawang bombay. Sementara itu, daun kucai rasanya cenderung lebih hambar dan aromanya lebih menyerupai bawang putih.

Perbedaan Fungsi Untuk Masakan

Daun bawang banyak digunakan untuk makanan khas Nusantara, mulai untuk campuran telur dadar hingga untuk taburan beberapa masakan. Rasanya yang tajam memang cocok untuk melengkapi hidangan Indonesia yang umumnya wangi, berempah, dan kaya rasa.

Nah kalau daun kucai malah lebih banyak digunakan sebagai campuran masakan seperti tumisan atau isian pangsit khas negara Asia Timur seperti China dan Jepang.

BACA JUGA 3 Inspirasi Resep Creamy Mie, yang Mana Favoritmu?

Bisa Saling Menggantikan?

Jawabannya tergantung. Kalau fungsinya hanya sebagai garnish atau penambah warna pada masakan, maka kedua daun ini bisa saling menggantikan. Tapi kalau resep kalian memerlukan salah satu daun untuk menambah rasa atau aroma, maka gunakan daun yang sudah ditentukan saja.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, kucai memiliki rasa dan aroma yang tidak terlalu kuat. Kebalikannya, rasa dan aroma daun bawang cukup intens sehingga sangat mempengaruhi hasil akhir dari masakan yang kalian buat. Kalau sampai salah menggunakan daun, tentu rasa masakan kalian tidak akan jadi seperti yang diharapkan.

Masakan Apa yang Pernah Kalian Buat dengan?

Punya salah satu atau kedua daun ini, tapi masih bingung mau dibuat apa? Yuk cari inspirasi resep enak dan sehat dengan kunjungi @FiberCreme_TV di Instagram atau channel Ellenka di YouTube. Follow dan subscribe juga akunnya, serta nyalakan bel notifikasi di YouTube, agar kalian tidak kelewatan update resep terbaru.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Mie Instan Lebih Creamy dan Nikmat Tanpa Banyak Bahan

Namun, menyajikan mie dengan cara yang sama terus-menerus kadang terasa membosankan. Salah satu cara agar membuat mie instan lebih berbeda adalah dengan membuatnya lebih creamy. Kalau begini, kita biasanya langsung memikirkan untuk menambah susu, mayones, atau keju....

Mie Instan Pakai Sayur Tetap Enak dengan Cara Ini

Saat ingin makan mie instan, banyak orang langsung mengambil telur dan sayuran dari kulkas. Rasanya lebih tenang karena semangkuk mi tidak hanya berisi mi dan bumbu. Ada sayur yang menambah vitamin, mineral, dan serat, lalu telur sebagai sumber protein yang...

Sekalinya Makan Mie Instan, Tambahkan 5 Bahan Ini!

Mie instan sering menjadi jawaban saat ingin makan enak tanpa menunggu lama. Namun, setelah menikmatinya hari ini, biasanya muncul pertanyaan yang sama: sebenarnya, kapan lagi nih kita boleh menikmati mie instan? Sampai saat ini, tidak ada rekomendasi resmie tentang...

Cara Menjaga Fokus Saat Bermain Tenis, Biar Nggak Buyar di Tengah Match

Game pertama masih aman. Rally cukup panjang, serve masuk, dan rasanya semua sesuai rencana. Lalu satu forehand keluar. Poin berikutnya double fault. Belum sempat move on, kepala sudah mulai ramai:  “Kenapa tadi dipukul ke sana, ya?”  “Jangan sampai error lagi.” ...

Latihan Tenis untuk Pemula, Mulai dari Basic Biar Makin Pede di Court

Baru mulai tenis biasanya ada satu keinginan yang sama,  Pengen cepat bisa rally. Baru dua kali latihan, sudah membayangkan forehand cross-court yang rapi, serve masuk terus, sampai volley cantik di depan net. Begitu benar-benar pegang raket? Bolanya kadang kena...

Resep Terbaru

Resep Mie Godhog Jawa ala William Wongso
Resep Mie Godhog Jawa ala William Wongso

Resep Mie Godhog Jawa ala William Wongso 50 gram FiberCreme250 gram mie telur (hokian) rebus50 gram kol50 gram sawi hijau120 gram ayam rebus1 butir telur1 gram lada3 gram garam600 ml airBumbu Halus15 gram bawang putih30 gram bawang merah10 gram kemiri3 gram ebi60 ml...

Resep Coffee Ube Halaya
Resep Coffee Ube Halaya

  Resep Coffee Ube Halaya 40 gram FiberCreme110 ml air hangat1 shot espresso50 gram ube halaya90 gram es batu Larutkan FiberCreme dengan air hangat. Tuang ube halaya ke dalam gelas, tambahkan larutan FiberCreme dan aduk merata. Masukkan es batu dan espresso....

Resep Mie Koclok Cirebon ala William Wongso
Resep Mie Koclok Cirebon ala William Wongso

  Resep Mie Koclok Cirebon ala William Wongso 60 gram FiberCreme25 gram tepung maizena70 ml air hangat500 gram dada ayam1500 ml air (untuk merebus ayam)2 lembar daun salam1 batang serai1 gram garam500 gram mie basah hokian3 butir telur rebus200 gram cumi rebus150...

Resep Creamy Gochujang
Resep Creamy Gochujang

  Resep Creamy Gochujang 35 gram FiberCreme1 pack korean instant noodle7 gram bawang merah7 gram bawang putih10 gram daun bawang20 ml olive oil80 gram daging sapi giling450 ml air15 gram peanut butter30 gram gochujang sauce15 gram saus tiramPakcoyTelur rebusGyoza...

Resep Creamy Tuna Corn Pasta
Resep Creamy Tuna Corn Pasta

Resep Creamy Tuna Corn Pasta 60 gram FiberCreme120 gram fettuccine25 ml olive oil70 gram bawang bombay100 gram jagung120 gram tuna400 ml air rebusan pasta2 gram lada hitam3 gram garam30 gram tomatParsleyParmesan Rebus pasta sampai al dente. Angkat dan tiriskan.Tumis...