Home / Update / Ciri-Ciri Tahu Basi yang Perlu Kamu Kenali Sebelum Diolah

Ciri-Ciri Tahu Basi yang Perlu Kamu Kenali Sebelum Diolah

oleh | Jan 13, 2026 | Artikel, Update

Tahu sering jadi andalan di dapur karena harganya terjangkau, mudah diolah, dan cocok dipadukan dengan berbagai menu. Digoreng, ditumis, dimasak berkuah, sampai dijadikan camilan, tahu hampir selalu bisa diandalkan. Tapi di balik kesederhanaannya, tahu termasuk bahan makanan yang cepat rusak kalau tidak disimpan dengan benar.

Masalahnya, tahu yang mulai basi sering kali tidak langsung terlihat jelas. Sekilas masih tampak normal, tapi kalau tetap diolah dan dikonsumsi, bisa berdampak buruk untuk kesehatan. Karena itu, penting banget buat tahu ciri-ciri tahu basi supaya kamu bisa lebih waspada sebelum memasaknya.

Kenapa Tahu Mudah Basi?

Tahu terbuat dari kedelai yang diolah dengan kadar air cukup tinggi. Kandungan air inilah yang membuat tahu jadi lembut, tapi sekaligus membuatnya mudah terkontaminasi bakteri. Apalagi kalau tahu disimpan di suhu ruang terlalu lama atau air rendamannya jarang diganti.

Tanpa disadari, tahu bisa mulai rusak hanya dalam hitungan satu sampai dua hari, terutama tahu segar tanpa pengawet. Maka dari itu, mengenali tanda-tanda tahu basi jadi langkah penting sebelum tahu diolah jadi menu favorit keluarga.

Ciri-Ciri Tahu Basi yang Wajib Diperhatikan

Supaya nggak salah pilih dan salah olah, yuk kenali beberapa ciri-ciri tahu basi berikut ini.

1. Aroma Asam atau Menyengat

Ciri paling mudah dikenali dari tahu basi adalah baunya. Tahu segar biasanya punya aroma netral atau sedikit kedelai. Kalau saat dicium tercium bau asam, menyengat, atau tidak sedap, sebaiknya tahu langsung dibuang. Aroma ini menandakan proses fermentasi alami yang sudah tidak terkendali.

2. Tekstur Terlalu Lembek dan Mudah Hancur

Tahu memang identik dengan tekstur lembut, tapi tahu basi biasanya terasa jauh lebih lembek dan rapuh. Saat dipegang, tahu bisa langsung hancur atau terasa licin berlebihan. Ini menandakan struktur tahu sudah rusak akibat pertumbuhan mikroorganisme.

3. Permukaan Berlendir

Kalau permukaan tahu terasa licin dan berlendir, itu tanda kuat bahwa tahu sudah mulai basi. Lendir ini biasanya muncul meski tahu masih berwarna putih. Banyak orang tertipu karena tampilannya masih terlihat “aman”, padahal teksturnya sudah berubah.

4. Rasa Asam atau Pahit

Kalau kamu ragu, jangan ragu untuk mencicipi sedikit di ujung lidah (tanpa ditelan). Tahu basi biasanya terasa asam, pahit, atau getir. Tahu segar seharusnya punya rasa gurih ringan dan bersih.

5. Warna Berubah Kusam atau Kekuningan

Tahu segar berwarna putih cerah. Jika warnanya mulai kusam, keabu-abuan, atau agak kekuningan tidak merata, itu bisa jadi tanda tahu sudah tidak segar. Perubahan warna sering muncul bersamaan dengan perubahan aroma dan tekstur.

6. Air Rendaman Keruh dan Berbau

Kalau kamu menyimpan tahu dalam air, perhatikan air rendamannya. Air yang keruh, berbuih, atau berbau asam menandakan tahu sudah mulai rusak meskipun bentuk tahunya masih terlihat utuh.

7. Cepat Hancur Saat Dimasak

Tahu basi sering kali langsung hancur saat digoreng atau dimasak, bahkan sebelum matang. Ini karena struktur proteinnya sudah rusak, sehingga tidak bisa mempertahankan bentuk saat terkena panas.

Dampak Mengonsumsi Tahu Basi

Mengonsumsi tahu yang sudah basi bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti mual, muntah, diare, hingga sakit perut. Pada kondisi tertentu, terutama untuk anak-anak dan lansia, dampaknya bisa lebih serius. Karena itu, lebih baik membuang tahu yang diragukan daripada mengambil risiko.

Tips Menyimpan Tahu Agar Lebih Awet

Agar tahu tidak cepat basi, simpan tahu di dalam wadah tertutup berisi air bersih dan letakkan di kulkas. Ganti air rendaman setiap hari untuk menjaga kesegarannya. Hindari menyimpan tahu di suhu ruang terlalu lama, terutama di cuaca panas.

Baca juga: Ciri-Ciri Tempe Basi: Kamu Harus Tahu Sebelum Mengolah

Olah Tahu Jadi Menu Creamy yang Lebih Aman dan Lezat dengan FiberCreme!

Setelah tahu ciri-ciri tahu basi, sekarang kamu bisa lebih tenang saat memilih dan mengolah tahu di dapur. Tahu segar bisa diolah jadi berbagai menu lezat, mulai dari tumisan sederhana sampai masakan berkuah creamy yang menggugah selera.

Kalau kamu ingin mengolah tahu jadi hidangan berkuah yang gurih dan nyaman dinikmati, coba gunakan FiberCreme sebagai alternatif santan. FiberCreme mudah larut, rasanya gurih creamy, serta tinggi serat, rendah gula, dan 0 mg kolesterol. Cocok untuk berbagai olahan tahu seperti lodeh, kari, atau sup tahu tanpa rasa khawatir.

Yuk, eksplor lebih banyak ide masakan tahu dan menu rumahan lainnya bersama FiberCreme! Temukan inspirasi resepnya di Instagram @FiberCreme_TV dan YouTube channel Ellenka.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Keunikan Es Pisang Ijo yang Bikin Tak Pernah Bosan

Kalau bicara soal dessert khas Indonesia yang selalu sukses bikin kangen, es pisang ijo pasti masuk daftar teratas. Dari tampilannya yang cantik berbalut warna hijau segar, hingga rasa manis, gurih, dan segarnya yang pas di lidah, semuanya seolah mewakili kelezatan...

Olahan Sayur Pelengkap Nasi Kuning yang Bikin Makan Makin Nikmat

Siapa sih yang bisa nolak sepiring nasi kuning hangat dengan aroma gurihnya yang khas? Nasi kuning memang selalu punya tempat spesial di setiap momen, entah buat sarapan, acara syukuran, atau sekadar makan enak di rumah. Tapi, rasanya nggak bakal lengkap kalau cuma...

Cara Mengupas Kacang Hijau dengan Mudah Tanpa Bikin Hancur

Kacang hijau dikenal sebagai bahan makanan serbaguna yang bisa diolah jadi banyak menu lezat, mulai dari bubur hangat, isi kue, sampai minuman creamy yang menenangkan. Tapi sebelum diolah, kadang kamu perlu mengupas kulit kacang hijau dulu supaya hasil akhirnya lebih...

Perbedaan Ikan Nila dan Mujair yang Sering Bikin Keliru

Kalau kamu sering beli ikan air tawar di pasar, pasti pernah bingung membedakan antara ikan nila dan ikan mujair. Sekilas dua ikan ini memang mirip, dari bentuknya lonjong pipih, warnanya keabu-abuan, dan sering dijual di tempat yang sama. Padahal, meski tampak...

Resep Terbaru

Resep Potato Beef Burger
Resep Potato Beef Burger

Resep Potato Beef Burger Bahan Patty350 gram daging sapi giling50 gram bawang bombay3 gram garam3 gram lada40 gram FiberCreme1 butir telur30 gram tepung panirBahan Potato Buns800 gram kentang2 gram lada2 gram garamBahan Tambahan70 gram romaine100 gram tomato150 gram...

Resep Cheesecake Ubi Ungu
Resep Cheesecake Ubi Ungu

Resep Cheesecake Ubi Ungu Bahan Kulit400 gram ubi ungu15 gram tepung tapioka15 gram mentega3 tetes stevia20 gram FiberCremeBahan Isi50 gram FiberCreme50 ml air hangat100 gram cream cheese2 butir telur150 ml air1 ml vanilla essence Kukus ubi ungu sampai empuk. Haluskan...

Resep Goguma Latte
Resep Goguma Latte

  Resep Goguma Latte Bahan Tela Unggu Goguma Latte50 gram @fibercreme250 ml air hangat, untuk merebus200 gram ubi ketela ungu150 gram air, untuk menghaluskan ubi70 gram gula1/4 sdt garam300 gram es batuBahan Larutan @fibercreme untuk Goguma Latte: 35 gram...

Resep Potato Muffin
Resep Potato Muffin

Resep Potato Muffin 700 gram kentang25 gram mentega2 butir telur4 gram daun bawang3 gram garam1 gram lada5 gram bawang putih bubuk90 gram daging giling40 gram FiberCremeBahan Tambahan50 gram keju quick melt40 gram daging giling3 gram daun bawang Rebus kentang sampai...

Resep Swedish Meatballs
Resep Swedish Meatballs

Resep Swedish Meatballs Bahan Larutan FiberCreme40 gram FiberCreme160 ml air hangatBahan Meatballs250 gram daging sapi giling250 gram daging ayam giling1/2 buah bawang bombay, cincang3 siung bawang putih, cincang1 butir telur ukuran kecil2 lembar roti, rendam dengan...