Home / Update / Artikel / Buat Kue Anti Gagal? Kenali Dulu Jenis Tepung Terigu Yang Digunakan

Buat Kue Anti Gagal? Kenali Dulu Jenis Tepung Terigu Yang Digunakan

oleh | Nov 8, 2019 | Artikel

Salah satu aktifitas di dapur paling menyenangkan adalah membuat kue. Apalagi kalau kamu berhasil membuat kue yang diinginkan. Tapi beda kalau ternyata hasilnya tidak sesuai harapan. Pada banyak kasus, gagalnya kue adalah tekstur yang bantat dan tidak mengembang seperti seharusnya. Nah, kalau sudah begini siapa yang disalahkan?

Ovennya? Resepnya? Coba cek lagi deh ketentuan jenis tepung terigu yang dipakai. Karena walaupun namanya sama-sama terigu, tepung yang beredar di pasaran punya kandungan protein berbeda yang nantinya akan mempengaruhi hasil kue kamu.

Jenis-Jenis Tepung Terigu

Protein dalam tepung terigu juga sering diasosiasikan dengan kandungan gluten, yaitu zat tidak larut air yang kenyal, elastis, dan bertanggung jawab terhadap tekstur pada roti dan kue saat dipanggang. Semakin tinggi protein, maka semakin tinggi juga glutennya, dan semakin mengembang teksturnya.

Di pasaran, terdapat beberapa jenis tepung terigu yang dibedakan berdasarkan kandungan protein (gluten). Jadi sebelum bikin kue hari ini, coba kenalan dulu yuk dengan 3 jenis tepung terigu yang ada di toko agar kamu tidak sampai salah beli!

Protein Rendah

Jenis tepung terigu dengan protein rendah memiliki kandungan protein 7-9%. Dengan kandungan protein dan gluten yang rendah, jenis tepung ini tidak banyak menyerap air sehingga cocok untuk membuat adonan kue kering dan macam-macam biskuit yang teksturnya renyah. Tepung ini juga cocok digunakan untuk membuat adonan gorengan agar lebih krispi dan kering, serta membuat adonan kulit lumpia agar tidak mudah robek dan lebih garing saat digoreng.

Protein Sedang

Tepung dengan protein sedang memiliki kandungan protein antara 10-12%. Di pasaran, jenis ini juga dikenal sebagai tepung serbaguna karena memang bisa digunakan untuk hampir semua jenis masakan, terutama yang tidak mengutamakan volume dan kekenyalan.

Di dunia bakery, kamu bisa menggunakan tepung ini untuk kue-kue basah seperti cake, donat, wafel dan pancake. Kamu juga bisa memanfaatkan tepung protein sedang untuk membuat kue kering seperti nastar dan kastengel agar teksturnya lebih kokoh dan tidak mudah hancur.

Protein Tinggi

Tepung terigu dengan protein tinggi memiliki kandungan protein 13-14%. Tepung terigu jenis ini memiliki daya serap air yang tinggi. Tepung ini menghasilkan adonan yang elastis, kenyal, mengembang dan mudah diuleni, sehingga cocok untuk membuat makanan seperti donat, roti tawar, roti goreng dan mi.

Perbedaan Tepung Terigu Protein Tinggi, Sedang, dan Rendah

Perbedaan utama antara tepung terigu protein tinggi, sedang, dan rendah terletak pada kandungan protein (gluten) di dalamnya. Kandungan protein ini sangat memengaruhi elastisitas adonan, tekstur, serta hasil akhir dari makanan yang dibuat. Untuk lebih lengkapnya, dibawah ini beberapa perbedaan dari tepung terigu berprotein tinggi, sedang, dan rendah yang perlu kamu ketahui.

Elastisitas Adonan

Pada segi elasisitas adonan, ketiga jenis tepung terigu tersebut akan menghasilkan adonan yang berbeda. Semakin tinggi kandungan protein, semakin elastis dan kuat adonan yang dihasilkan.

Tekstur Hasil Akhir

Selain elastisitas adonan, tekstur hasil akhir dari kue yang dihasilkan juga berbeda. Tepung protein tinggi menghasilkan tekstur kenyal dan padat, sedangkan tepung protein rendah menghasilkan tekstur lembut dan ringan.

Kegunaan

Kegunaan dari tepung terigu berprotein tinggi, sedang, dan rendah juga memiliki kegunaan yang berbeda. Tepung protein tinggi lebih cocok untuk roti dan adonan yang perlu mengembang dengan baik, sementara tepung protein rendah lebih cocok untuk kue-kue lembut seperti cake atau pastry.

Jadi, sudah tahu tepung terigu jenis apa yang dibutuhkan untuk bikin kue favorit kamu? Langkah selanjutnya siapkan juga FiberCreme kesayangan keluarga ya, agar kue yang kamu buat terasa lebih creamy dan pastinya lebih tinggi serat. Oh iya, krimer serbaguna yang bebas laktosa ini juga bisa dipakai sebagai pengganti susu sapi lho, sehingga kue buatan kamu jadi lebih ramah untuk dinikmati mereka yang punya intoleransi laktosa. Tertarik bikin kue, tapi masih belum tahu mau bikin apa? Follow @FiberCreme_TV di Instagram ya untuk temukan resep-resep kue yang unik dan pastinya lezat

2 Komentar

  1. Siska

    Merk tepung protein rendah itu apa..?
    Merk tepung protein sedang apa..?
    Merk tepung protein tinggi apa..?
    Yg bagus dan anti gagal

    Balas
    • Fiber Creme

      Merk-merknya banyak ditemukan kak di minimarket-minimarket pun sudah ada.
      tepung protein rendah biasanya bertuliskan untuk kue kering, cake dan biscuit
      tepung protein sedang biasanya bertuliskan untuk aneka makanan
      tepung protein tinggi biasanya bertuliskan untuk roti dan kue

      semoga membantu kak 🙂

      Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Cara Membuat Mie Creamy Simpel, Cuma Tambah 1 Bahan!

Kalau kamu sering scroll media sosial, mungkin sudah familiar banget dengan berbagai hack mie instan. Ada yang menambahkan susu, keju, telur, mayones, chili oil, sampai sederet topping supaya semangkuk mie terasa lebih spesial. Kelihatannya enak, sih. Tapi begitu...

Mie Kuah Creamy Tanpa Susu? Pakai 4 Alternatif Ini Aja!

Lagi sering lihat hack mie kuah creamy yang kuahnya kental, gurih, dan kelihatan bikin ngiler? Begitu cek bahannya, biasanya ada satu yang hampir selalu muncul: susu. Masalahnya, tidak semua orang ingin menggunakan susu sapi untuk semangkuk mie. Ada yang sedang tidak...

Perbedaan Mie Ayam dan Mie Yamin, Jangan Sampai Ketukar!

Sama-sama pakai mie, topping ayam, sayuran, bahkan kadang pangsit. Tidak heran kalau melihat sekilas, kamu mungkin bertanya-tanya: memang apa perbedaan mie ayam dan mie yamin? Apalagi kalau keduanya ada di satu daftar menu. Salah pilih mungkin bukan masalah besar,...

Mie Instan Lebih Creamy dan Nikmat Tanpa Banyak Bahan

Namun, menyajikan mie dengan cara yang sama terus-menerus kadang terasa membosankan. Salah satu cara agar membuat mie instan lebih berbeda adalah dengan membuatnya lebih creamy. Kalau begini, kita biasanya langsung memikirkan untuk menambah susu, mayones, atau keju....

Resep Terbaru

Resep Mushroom Chicken Ramen
Resep Mushroom Chicken Ramen

Resep Mushroom Chicken Ramen 15 gram FiberCreme1 bungkus mie instan rasa ayam bawang2 butir telur rebus150 gram paha ayam fillet3 buah jamur shitake1 batang daun bawangBumbu3 sdm kecap asin50 ml air2 cm jahe1/2 sdm gula pasir1/4 sdt kaldu jamur Rebus kecap asin, air,...

Resep Mie Godhog Jawa ala William Wongso
Resep Mie Godhog Jawa ala William Wongso

Resep Mie Godhog Jawa ala William Wongso 50 gram FiberCreme250 gram mie telur (hokian) rebus50 gram kol50 gram sawi hijau120 gram ayam rebus1 butir telur1 gram lada3 gram garam600 ml airBumbu Halus15 gram bawang putih30 gram bawang merah10 gram kemiri3 gram ebi60 ml...

Resep Coffee Ube Halaya
Resep Coffee Ube Halaya

  Resep Coffee Ube Halaya 40 gram FiberCreme110 ml air hangat1 shot espresso50 gram ube halaya90 gram es batu Larutkan FiberCreme dengan air hangat. Tuang ube halaya ke dalam gelas, tambahkan larutan FiberCreme dan aduk merata. Masukkan es batu dan espresso....

Resep Mie Koclok Cirebon ala William Wongso
Resep Mie Koclok Cirebon ala William Wongso

  Resep Mie Koclok Cirebon ala William Wongso 60 gram FiberCreme25 gram tepung maizena70 ml air hangat500 gram dada ayam1500 ml air (untuk merebus ayam)2 lembar daun salam1 batang serai1 gram garam500 gram mie basah hokian3 butir telur rebus200 gram cumi rebus150...

Resep Creamy Gochujang
Resep Creamy Gochujang

  Resep Creamy Gochujang 35 gram FiberCreme1 pack korean instant noodle7 gram bawang merah7 gram bawang putih10 gram daun bawang20 ml olive oil80 gram daging sapi giling450 ml air15 gram peanut butter30 gram gochujang sauce15 gram saus tiramPakcoyTelur rebusGyoza...