Kalau melihat tampilannya sekilas, banyak orang mengira cwie mie dan mie ayam adalah makanan yang sama. Keduanya sama-sama menggunakan mie sebagai bahan utama dan biasanya disajikan dengan topping ayam. Tidak heran kalau masih banyak yang bingung membedakan keduanya.
Padahal, ada beberapa perbedaan cwie mie dan mie ayam yang cukup mencolok, mulai dari jenis mie, cara penyajian, hingga cita rasa yang dihasilkan. Mengetahui perbedaannya bisa membantu kamu memilih hidangan yang paling sesuai dengan selera.
Yuk, kenali lebih jauh apa saja yang membedakan kedua hidangan mie populer ini!
Apa Itu Cwie Mie?
Cwie mie adalah hidangan khas Malang yang mendapat pengaruh dari kuliner Tionghoa. Nama “cwie mie” sendiri berasal dari dialek Hokkian yang merujuk pada sajian mie dengan topping ayam cincang halus.
Salah satu ciri khas cwie mie adalah penggunaan ayam yang disuwir atau dicincang sangat halus hingga menyerupai abon. Hidangan ini biasanya disajikan bersama selada segar, pangsit goreng, dan kuah bening yang dipisah.
Rasanya cenderung ringan, gurih, dan tidak terlalu kuat bumbunya sehingga cocok dinikmati oleh berbagai kalangan.
Apa Itu Mie Ayam?
Mie ayam merupakan salah satu makanan populer yang bisa ditemukan hampir di seluruh daerah di Indonesia. Hidangan ini terdiri dari mie yang dicampur minyak ayam dan kecap, lalu diberi topping potongan ayam berbumbu.
Berbeda dengan cwie mie yang identik dengan rasa ringan, mie ayam umumnya memiliki cita rasa yang lebih kuat karena menggunakan lebih banyak bumbu dan rempah.
Setiap daerah bahkan memiliki variasi mie ayamnya sendiri. Ada yang menggunakan kuah kaldu pekat, tambahan bakso, pangsit, jamur, hingga topping ayam manis khas Jawa.
Perbedaan Cwie Mie dan Mie Ayam
Supaya nggak tertukar lagi, berikut beberapa perbedaan cwie mie dan mie ayam yang paling mudah dikenali.
1. Bentuk dan Tekstur Topping Ayam
Perbedaan paling mencolok ada pada topping ayamnya.
Pada cwie mie, ayam biasanya dicincang atau disuwir sangat halus hingga teksturnya mirip abon. Topping ini kemudian ditaburkan merata di atas mie.
Sementara itu, mie ayam menggunakan potongan daging ayam berbentuk dadu atau irisan kecil yang dimasak dengan bumbu khusus. Teksturnya lebih terasa saat dikunyah karena ukuran potongannya lebih besar.
2. Karakter Rasa
Cwie mie memiliki rasa yang cenderung lebih ringan dan sederhana. Fokus utamanya ada pada gurihnya ayam, tekstur mie, dan kesegaran pelengkap seperti selada.
Sebaliknya, mie ayam dikenal memiliki rasa yang lebih kuat karena penggunaan kecap, minyak ayam, dan berbagai bumbu lainnya. Aroma gurihnya biasanya juga lebih tajam.
Kalau kamu menyukai hidangan yang tidak terlalu berbumbu, cwie mie bisa menjadi pilihan yang menarik. Namun jika lebih suka rasa yang kaya dan medok, mie ayam mungkin lebih cocok.
3. Jenis Mie yang Digunakan
Meskipun sama-sama menggunakan mie telur, tekstur yang digunakan pada kedua hidangan ini biasanya berbeda.
Cwie mie umumnya memakai mie yang lebih tipis dan lembut sehingga mudah menyatu dengan topping ayam halusnya.
Sedangkan mie ayam sering menggunakan mie yang sedikit lebih tebal dan kenyal agar mampu menahan bumbu serta minyak ayam yang digunakan.
4. Pelengkap yang Disajikan
Pelengkap juga menjadi salah satu perbedaan cwie mie dan mie ayam yang cukup mudah dikenali.
Cwie mie biasanya disajikan bersama selada segar, pangsit goreng, kuah bening terpisah, dan kadang ditambahkan acar cabai.
Sementara mie ayam lebih sering disajikan dengan sawi hijau rebus, pangsit rebus atau goreng, bakso, kuah kaldu ayam, dan sambal dan saus.
Karena itu, tampilan kedua hidangan ini juga terlihat cukup berbeda meskipun sama-sama berbahan dasar mie.
5. Asal Daerah
Cwie mie identik dengan Kota Malang dan menjadi salah satu kuliner khas yang banyak dicari wisatawan saat berkunjung ke sana.
Sedangkan mie ayam sudah berkembang di berbagai daerah Indonesia dengan banyak variasi rasa dan penyajian.
Tidak heran kalau menemukan penjual mie ayam jauh lebih mudah dibandingkan cwie mie.
Mana yang Lebih Enak?
Sebenarnya tidak ada jawaban pasti untuk pertanyaan ini karena semuanya kembali pada selera masing-masing.
Kalau kamu menyukai rasa yang ringan, gurih, dan tidak terlalu banyak bumbu, cwie mie bisa menjadi pilihan yang pas.
Namun jika ingin menikmati mie dengan rasa yang lebih kuat, topping ayam berbumbu melimpah, dan aroma gurih yang khas, mie ayam tentu lebih memuaskan.
Banyak orang bahkan menikmati keduanya karena masing-masing memiliki karakter yang berbeda dan unik.
Baca juga: Pecinta Mie Wajib Tahu Perbedaan Bakmi dan Mie Ayam Ini
Bikin Kreasi Mie Creamy Lebih Praktis dengan FiberCreme
Sekarang kamu sudah tahu perbedaan cwie mie dan mie ayam. Meski sama-sama menggunakan mie dan topping ayam, keduanya memiliki karakter rasa, tekstur, dan cara penyajian yang berbeda.
Kalau kamu suka bereksperimen di dapur, tidak ada salahnya mencoba membuat kreasi cwie mie atau mie ayam sendiri di rumah. Tertarik juga untuk coba bikin kreasi mie lainnya? Minchef punya banyak ide nih yang bisa kamu coba. Cek di Instagram @FiberCreme_TV dan channel YouTube Ellenka yuk!
Selain unik, kreasi mie ala Minchef juga selalu punya sentuhan creamy dari FiberCreme nih. Dengan kandungan serat yang tinggi, gula yang rendah, dan 0mg kolesterol, FiberCreme bantu kamu menikmati sajian mie yang lebih lezat tapi lebih bebas rasa bersalah.
Berapa banyak sih FiberCreme yang pas buat satu sajian mie? Minchef kenalin kemasan 20 gram yang praktis dan pas takarannya. Tinggal tuang, mie creamy-mu bakal makin nendang!





0 Komentar