Home / Update / Artikel / Asyiknya Menikmati Perbedaan Indonesia di Chinatown and Little India

Asyiknya Menikmati Perbedaan Indonesia di Chinatown and Little India

oleh | Nov 1, 2019 | Artikel

Apa yang pertama kali terlintas di otak kamu ketika mendengar Chinatown dan Little India? Bagi yang udah pernah main ke negeri tetangga, mungkin bakal langsung menyebut Singapura atau Malaysia. Tapi pernah gak sih berpikir kalau kawasan Chinatown dan Little India juga ada di negeri kita tercinta ini?

Kali ini yuk gabung dengan Kevin Hendrawan dalam #EkspedisiSEGARIS untuk berkunjung ke dua daerah yang bakal membuktikan bahwa kemulti-etnisan di Indonesia itu nyata banget. Pertama, kamu bakal diajak mampir ke Singkawang, dimana kawasan pecinan bisa ditemui di seluruh sudut kota. Kemudian kamu akan dibawa untuk menikmati secuil kecil keindahan India di Medan.

Kunjungi Hongkong mini di Singkawang

Terletak di Kalimantan Barat, Singkawang berada sekitar empat jam perjalanan darat dari ibukota provinsi Pontianak. Daerah ini mendapatkan namanya puluhan tahun lalu, ketika penambang asal China datang untuk bekerja di Monterado, sebuah kawasan pertambangan satu jam dari Singkawang.

Para pekerja China menyebut kota ini San Kew Jong, yang berarti kawasan dengan mata air mengalir dari gunung hingga laut. Karena kondisi geografis yang baik itu, banyak dari penambang tersebut kemudian menetap di Singkawang untuk bertani dan berdagang.

Penambang China yang beralih profesi itu kemudian menikahi penduduk asli, dan melahirkan generasi baru hingga Kota Singkawang menjadi seperti sekarang. Kota ini dihuni oleh mayoritas penduduk keturunan Tionghoa, Dayak dan Melayu, dengan agama mayoritas Budha dan Khonghucu.

Karena banyaknya penduduk yang menganut kedua agama tersebut, Singkawang memiliki banyak bangunan vihara atau klenteng. Berkat itu juga, kota ini sekarang memiliki julukan “Kota Seribu Klenteng” dan “Hongkong-nya Indonesia”.

Di Singkawang, kamu bisa menemui ornamen-ornamen khas pecinan hampir di semua sudut kota. Bahkan ketika Imlek atau tahun baru China, kamu bisa menyaksikan sendiri perayaan yang disebut-sebut paling meriah di seluruh Asia Tenggara.

Nuansa “China” di Singkawang bukan hanya dirasakan ketika kamu berkunjung ke vihara dan bagunan khas pecinan lainnya. Kalau sudah mampir ke singkawang, pastikan juga kamu mencoba cemilan khasnya yang juara: choi pan. Choi pan mirip seperti pangsit, dengan isian sayur-mayur berupa bengkuang, kucai dan rebung. Makanan ini disajikan bersama saus khas yang membuat rasanya lebih nikmat.

Masyarakat Tionghoa tentu saja gak bisa dipisahkan dari menu mie. Jadi ketika ke Singkawang, kamu harus coba macam-macam mie-nya. Agar kamu bisa menikmati mie khas Singkawang dengan maksimal, kamu bisa lho menambahkan FiberCreme ke dalamnya. Krimer serbaguna pengganti santan dan susu yang praktis dan mudah dibawa kemana-mana ini bisa banget kamu campurkan ke mie kamu agar rasanya makin creamy, dan lebih tinggi serat.

Sekeping India di Medan

Selain kawasan pecinan di seluruh penjuru Singkawang, kamu bisa menemukan bukti harmonisnya hidup dalam perbedaan di kawasam Little India di Medan. Daerah bernama Kampung Madras atau Kampung Keling ini dihuni oleh penduduk keturunan India beretnis Tamil, Cheyttar and Punjab yang nenek moyangnya datang ke Medan pada abad ke-19 untuk bekerja sebagai buruh di perkebunan tembakau milik orang Deli.

Dari menjadi buruh, orang-orang India pada jaman itu kemudian ada yang beralih profesi jadi pedagang dan pekerja konstruksi. Mereka menetap di sana, dan muncullah Kampung India ini.

Berkunjung ke sini, kamu bukan hanya akan disambut orang-orang keturunan India yang memakai kain sari dan mengenakan bindi di dahinya. Kamu juga akan serasa dibawa ke Bollywood, karena bangunan-bangunan yang ada di sini juga sangat mencerminkan budaya India.

Salah satu yang paling ikonik dan harus kamu datangi adalah Kuil Shri Mariamman, yang berdiri megah dengan dindingnya dihiasi patung para dewa dan pintu gerbangnya dihiasi menara bertingkat khas kuil Hindu di India Selatan. Selain jadi objek wisata untuk turis, kuil ini adalah tempat diadakannya acara besar dan kegiatan keagamaan lainnya bagi masyarakat sekitar yang mayoritas menganut agama Hindu.

Berbagai Perayaan bak di Bollywood

Ingin berkunjung kemari dan melihat sendiri budaya India yang masih kental? Kalau gitu, kamu bisa jadwalkan kunjungan kamu saat perayaan Deepawali yang merupakan salah satu hari raya terbesar umat Hindu. Perayaan ini diadakan sekitar bulan Oktober-November setiap tahunnya.

Lalu ada juga Festival Holi atau Festival of Colors yang diadakan tiap Maret untuk menyambut musim semi. Acara ini jadi makin ramai dan seru karena kamu bisa ikutan saling melempar tepung warna-warni dan menari ala artis Bollywood. Kamu bukan warga asli atau keturunan India? Jangan khawatir, festival ini terbuka untuk siapa saja, dari etnis mana saja dan dengan agama apa saja.

Kamu datang di luar bulan-bulan tersebut? Kamu bisa jalan-jalan aja sambil foto-foto di sekitar Kampung Madras. Di sepanjang jalan di wilayah tersebut, kamu bisa mampir ke toko-toko yang menjual kain dan baju khas India. Kamu juga bisa berkeliling dan cobain kuliner kas India, yang tentunya kaya rempah dan rasanya mantap. Contohnya, ada martabak dengan kuah kari kental yang sudah terkenal di daerah Kampung Madras ini. Lalu ada nasi biryani, kari ayam, roti canai, dan lain-lain yang sayang kalau kamu lewatkan.

2 Komentar

  1. Newsteen

    wah di Medan ada Little India

    Balas
    • Fiber Creme

      hihi udah sempat mampir kak?

      Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Perbedaan Cwie Mie dan Mie Ayam, Sekilas Mirip tapi Ternyata Berbeda

Kalau melihat tampilannya sekilas, banyak orang mengira cwie mie dan mie ayam adalah makanan yang sama. Keduanya sama-sama menggunakan mie sebagai bahan utama dan biasanya disajikan dengan topping ayam. Tidak heran kalau masih banyak yang bingung membedakan keduanya....

Topping Mie Ramen yang Wajib Dicoba, Bikin Makin Enak dan Kekinian!

Ramen bukan cuma soal mie dan kuahnya saja. Justru yang bikin semangkuk ramen terasa spesial adalah topping-nya. Dari yang klasik sampai yang kekinian, topping mie ramen bisa banget menentukan rasa, tampilan, bahkan pengalaman makan secara keseluruhan. Di Indonesia...

Resep Terbaru

Resep Creamy Garlic Parmesan
Resep Creamy Garlic Parmesan

Resep Creamy Garlic Parmesan 60 gram FiberCreme200 gram air rebusan pasta150 gram farfalle pasta20 ml olive oil40 gram bawang bombay20 gram bawang putih1 gram lada2 gram garam75 gram parmesan cheese150 gram pan seared chickenBahan TambahanSeladaSosis Masak pasta...

Resep Mango Lassi
Resep Mango Lassi

  Resep Mango Lassi 30 gram FiberCreme300 gram Mangga Matang150 ml air120 gram yogurt40 gram madu2 gram kayu manis bubuk250 gram es batu...

Resep Matcha Ube Halaya
Resep Matcha Ube Halaya

Resep Matcha Ube Halaya Bahan Ube Halaya (5 Porsi)50 gram FiberCreme400 ml air200 gram ubi ungu1 gram garam3 tetes stevia5 ml perisa ubi ungu20 gram FiberCreme80 ml air hangat3 gram bubuk matcha35 ml air hangat Siapkan ubi ungu, haluskan menggunakan blender dengan...

Resep Creamy Truffle Pasta
Resep Creamy Truffle Pasta

Resep Creamy Truffle Pasta 40 gram FiberCreme120 gram spaghetti20 gram mentega15 gram bawang putih180 ml air rebusan pasta35 gram truffle sauce1 gram lada1 gram garam20 gram parmesan150 gram grilled chicken20 ml olive oil (untuk grill ayam) Masak pasta sampai al...

Resep Salted Egg Pasta
Resep Salted Egg Pasta

  Resep Salted Egg Pasta 30 gram FiberCreme70 gram spaghetti15 gram olive oil10 gram bawang putih15 gram cabai merah besar1 gram daun kari80 gram ayam250 gram air40 gram kuning telur asin1 gram lada2 gram garam Masak pasta sampai al dente. Tumis bawang putih dan...