8 Bahan Makanan Ini Lebih Baik Tak Disimpan di Kulkas

Mar 15, 2019 | Artikel

Kebanyakan ibu-ibu rumah tangga menjadikan lemari es sebagai salah satu senjata utama untuk membuat makanan lebih awet dan segar lebih lama. Tapi nyatanya tidak semua jenis bahan makanan cocok untuk disimpan di kulkas. Alih-alih jadi awet, makanan tersebut malah bisa jadi busuk lebih cepat, serta berubah bentuk dan rasanya ketika disimpan dalam lemari es. Contohnya ya 8 makanan dibawah ini:

Kentang

Ketika disimpan dalam suhu rendah, zat tepung pada kentang dapat berubah menjadi zat gula, yang akan mempengaruhi tekstur dan rasanya ketika dimasak. Ditambah lagi, zat gula ini ketika dimasak akan bereaksi dengan asam amino asparagina pada kentang, dan mengakibatkan terbentuknya akrilamida yang berpotensi menyebabkan kanker. Untuk menyimpannya, cukup letakkan kentang yang belum dicuci di kantong kertas yang kering.

Tomat

Udara dingin bisa menghambat proses pematangan tomat, dan akhirnya merusak rasanya. Karena tomat lebih suka udara panas, Anda bisa letakkan tomat begitu saja pada suhu kamar atau letakkan di tempat yang terkena sinar matahari langsung agar bisa matang dengan sempurna.

Alpukat

Kemungkinan besar alpukat yang Anda beli dari pedagang atau pasar swalayan kondisinya masih mentah dan keras, atau belum matang sempurna. Selagi menunggu matang, jangan pernah simpan alpukat didalam kulkas. Cukup letakkan di suhu ruang sampai buahnya matang sempurna dan siap dimakan.

Lain halnya kalau Anda punya buah alpukat yang sudah matang sempurna tapi belum sempat diolah. Dalam kasus ini, Anda bisa menyimpan buahnya di kulkas asal tidak sampai terlalu matang dan rusak teksturnya.

Madu

Sebenarnya tidak ada alasan untuk menyimpan madu dalam lemari es. Madu adalah satu-satunya bahan makanan yang tidak bisa rusak atau busuk, karena secara alami mengandung pH rendah yang tidak disukai bakteri pembusuk makanan. Malahan udara dingin akan membuat madu mengkristal dan susah untuk dituang. Jadi, lebih baik simpan madu dalam wadah yang tertutup rapat dan letakkan pada tempat kering dengan suhu ruangan.

Show More

Bawang bombay

Kulit bawang bombay yang kecoklatan dan bertekstur kering seperti kertas itu tidak terbentuk sejak bawang masih berada di dalam tanah. Kulit tersebut terbentuk setelah bawang dipanen dan disimpan di tempat kering. Agar kondisi bawang bombay tetap baik, Anda cukup menyimpannya di tempat dengan sirkulasi udara yang bagus. Dan jangan simpan bawang bombay bersamaan dengan kentang, karena gas yang dikeluarkan kentang bisa membusukkan bawang.

Tapi jika Anda membeli bawang bombay dalam kondisi sudah terkupas atau dipotong-potong, maka Anda bisa menyimpannya di wadah tertutup dalam kulkas. Kondisinya akan tetap baik hingga 7 hari penyimpanan.

Bawang putih

Bawang putih akan membusuk lebih cepat ketika disimpan di kulkas atau dalam kantong plastik. Jadi, cukup simpan bawang putih pada suhu kamar di tempat yang kering dan gelap agar tidak tumbuh akar.

Basil

Basil dan daun-daun beraroma lainnya menyukai suhu panas, dan akan lebih cepat layu dan kehilangan aroma khasnya ketika disimpan dalam lemari es. Daun-daunan seperti ini lebih baik akarnya diletakkan di wadah berisi air, ditaruh di suhu ruang, dan baru dipotong dari batangnya ketika akan digunakan.

Kopi

Apapun bentuknya, biji atau bubuk, kopi tidak boleh disimpan dalam kulkas. Karena sifatnya yang menyerap bau-bauan, maka kopi akan dengan mudah menyerap segala macam aroma makanan yang tersimpan di lemari es dan rasanya akan rusak. Maka cukup letakkan kopi dalam wadah kedap udara dan simpan di tempat kering dan gelap agar rasanya tidak berubah.

Adakah bahan-bahan yang sudah terlanjur masuk kulkas Anda? Yuk ikuti aturan penyimpanan yang benar, agar bahan makanan Anda tetap fresh dan bisa diolah jadi masakan-masakan enak untuk keluarga tercinta dengan resep-resep kratif dari FiberCreme_TV. Dan jadikan semua jenis masakan Anda lebih creamy, tinggi serat dan rendah kalori dengan krimer serbaguna FiberCreme .

(*)

Show Less

 

X