Wajib Tahu, Apa Itu Indeks Glikemiks Bagi Penderita Diabetes?

Mar 7, 2018 | Artikel | 0 Komentar

 

Foodiest, sudah pada tahu belum apa maksud dari Indeks Glikemik itu? Mungkin diantara kamu semua pasti pernah mendengar kata itu pada suatu kemasan makanan.  Sebenarnya, kata ini penting untuk kamu cari tahu apa artinya. Terlebih, bagi Foodiest yang punya masalah dengan gula darah yang tinggi atau diabetes.

 

Kaitannya dengan Diabetes

Bagi penderita diabetes, tentunya harus selektif dalam memilih makanan. Makanan yang disarankan untuk penderita diabetes adalah dengan memilih makanan dengan indeks glikemiks yang rendah. Dari sini tentunya sudah tahu bukan apa itu Indeks Glikemiks? Benar sekali, Indeks Glikemiks adalah suatu ukuran yang menunjukkan seberapa cepat suatu makanan dapat meningkatkan gula darah dalam tubuh.

 

Bilamana Dikatakan Indeks Glikemiks Rendah – Tinggi?

Artinya, jika Indeks Glikemiks suatu makanan dikatakan tinggi, maka makanan tersebut mampu dengan mudah membuat gula darah kamu meningkat dalam waktu sekejap. Dikatakan memiliki Indeks Glikemiks tinggi jika suatu makanan tersebut memiliki nilai 70.

Sebaliknya, jika suatu makanan dikatakan Indeks Glikemiks nya rendah, artinya makanan tersebut memiliki indeks dibawah 55, sehingga aman dan gula darah kamu tidak akan meningkat dengan cepat (relatif stabil).

 

Rekomendasi Makanan Berindeks Glikemiks Rendah

Nah, sekarang sudah tahu ‘kan arti dari Indeks Glikemiks ini? Jadi, bagi Foodiest yang punya diabetes tentunya tak lagi sembarangan dalam mengonsumsi makanan.  Untuk membantu kamu menemukan makanan dengan Indeks Glikemiks yang rendah, kami punya rekomendasinya nih, yuk simak!

 

Makanan Pokok

Hal yang sangat dihindari ketika diabetes adalah, mengurangi atau menghilangkan sama sekali mengonsumsi nasi putih. Karena, nasi putih memiliki Indeks Glikemiks yang tinggi, yakni 70. Sebagai pengganti nasi putih untuk makanan pokok, kamu bisa beralih ke biji-bijian utuh, misalnya seperti havermut ataupun nasi merah. Keduanya jauh lebih memiliki nilai indeks glikemiks yang rendah.

 

Sayuran

Inilah mengapa orang yang menderita diabetes selalu direkomendasikan untuk banyak mengonsumsi sayur mayur. Itu dikarenakan, hampir semua sayur aman untuk dikonsumsi. Hal ini dikarenakan, jenis sayur-sayuran memiliki indeks glikemiks yang rendah, misalnya seperti bayam, kol, brokoli, wortel, dan masih banyak lagi lainnya.

 

Buah-buahan

Memang benar jika hampir semua buah memiliki rasa manis. Namun jangan salah, hampir semua buah aman dikonsumsi untuk penderita diabetes. Meskipun ada beberapa jenis buah yang memang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Oleh sebab itu, pilih buah-buah dengan Indeks Glikemiks rendah seperti apel, jeruk, alpukat, pisang, stroberi, dan masih banyak lagi lainnya.

Nah, selain ketiga jenis makanan di atas, ada satu lagi yang memiliki Indeks Glikemiks yang rendah. Misalnya seperti FiberCreme ini, yang hanya memiliki nilai indeks glikemiks yang rendah, yakni 50. Bahkan, FiberCreme juga rendah gula sehingga dipastikan cocok bagi kamu yang lagi diet ataupun penderita diabetes.  Jadi, kamu pun tak perlu menghindari makanan favoritmu, karena makanan dan minuman apapun akan lebih sehat bila menggunakan FiberCreme. Jika sudah tahu begini, tak khawatir lagi ‘kan jika gula darah akan melonjak naik?

 

0 Komentar

Kirim Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dimasak VS Mentah, Mana Sayur Yang Lebih Baik?

Proses pemanasan banyak dibilang sebagai proses yang merusak gizi pada makanan. Sehingga banyak orang berpendapat sayuran yang disajikan mentah sudah pasti lebih baik daripada yang harus melalui proses perebusan.

SALAH KAPRAH: Buah Memang Sehat, Tapi…

Buah-buahan udah lama dikenal sebagai salah satu bahan makanan yang sehat. Tapi ada juga fakta lain dari buah…

Ngantuk Karena Kangkung Mitos atau Fakta?

Banyak yang bilang mendapat efek ngantuk setelah mengonsumsi kangkung. Padahal gak ada bukti ilmiah lho!

Gak Makan Cokelat Karena Takut Jerawat? Rugi Dong!

Makan cokelat bikin jerawat? Memang ada beberapa yang jadi jerawatan setelah makan cokelat. Tapi kemungkinan sih itu cuma kebetulan.

Katanya Sering Ngemil Gak Baik untuk Tubuh. Padahal…

Cemilan jadi salah satu jenis makanan yang paling dihindari kala kamu sedang diet. Padahal, gak semua cemilan menimbulkan efek yang gak baik untuk tubuh.

Libur Olahraga, Siap-Siap Otot Kamu Jadi Lemak

Otot yang sudah susah-susah kamu bentuk emang bisa berubah jika kamu berhenti berolahraga. Tapi bukan berubah jadi lemak seperti kata mitos ya!

Rendah Lemak Belum Tentu Baik Karena…

Makanan yang dilabeli “rendah lemak” ternyata belum tentu lebih sehat! Ini lho penjelasannya.

Cuka Apel Bantu Bakar Lemak? Pikir Lagi!

Cuka apel jadi salah satu bahan yang belakangan ini banyak dipilih orang, untuk program diet. Mitos ini setengah salah dan setengah benar lho!

Telur Memang Mengandung Kolesterol, Tapi…

Bahan makanan yang satu ini memang mengandung kolesterol, tapi tidak ada bukti cukup yang menyebut kolesterol dari telur bisa mempengaruhi kolesterol dalam darah.

Makan Malam Hari Gak Bikin Gemuk Kok

Kita mungkin sering diberitahu bahwa makan malam bisa menyebabkan kegemukan. Tapi ternyata pendapat ini salah lho.

Jadwal Kegiatan

august

No Events

Download Kumpulan Resep

Online Store

X