Home / Update / Artikel / Minimalisir Bahaya Santan Dengan Cara Ini Yuk!

Minimalisir Bahaya Santan Dengan Cara Ini Yuk!

oleh | Mei 20, 2020 | Artikel

Di beberapa daerah di Indonesia, perayaan Idul Fitri identik dengan banyak hidangan bersantan. Bukan hanya lauk-pauk seperti opor dan rendang, santan yang diperoleh dari kelapa juga sering digunakan untuk bahan kue dan minuman agar rasanya lebih gurih dan lezat. Padahal, penggunaan santan yang berlebihan dan cara masak yang salah bisa berbahaya untuk kesehatan lho.

Santan sendiri sebenarnya merupakan sumber lemak baik yang muudah dibakar oleh tubuh. Tapi kadang kita mengolah santan dengan cara yang salah sehingga lemak baik ini berubah jadi lemak jenuh yang bisa menaikkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan risiko penyakit berbahaya.

Nah agar lebaran kali ini bisa tenang menyantap hidangan bersantan, yuk lihat dulu bagaimana cara mengolah santan yang benar agar bahayanya bisa diminimalisir!

bahaya santan

Jangan campur santan dengan bahan tinggi kolesterol

Makanan bersantan disebut bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Tapi sebenarnya yang meningkatkan kolesterol adalah bahan-bahan lain yang Anda gunakan untuk memasak seperti daging dan jeroan. Sehingga Anda lebih baik mengurangi bahan-bahan ini agar makanan bersantan Anda lebih aman dikonsumsi.

Hal yang sama juga berlaku untuk anggapan bahwa santan menyebabkan kenaikan berat badan. Ketika memasak hidangan bersantan, Anda mungkin berlebihan menambahkan gula atau bahan-bahan lain yang memiliki nilai kalori tinggi. Padahal konsumsi kalori yang berlebihan bisa menyebabkan kenaikan berat badan.

Jangan masak santan terlalu lama

Dilansir Kompas.com, Ahli Gizi Rista Yulianti Mataputun, S.Gz menyebutkan jika proses pemasakan santan sebaiknya tidak lebih dari 3 menit. Karena jika terpapar suhu tinggi terlalu lama, lemak baik yang ada pada santan bisa berubah jadi lemah jenuh yang jahat. Jadi ketika membuat makanan bersantan, lebih baik masukkan santan di urutan terakhir.

Tidak dipanaskan berulang kali

Lemak jahat dari santan bukan hanya terbentuk ketika santan dipanaskan terlalu lama, tapi juga ketika santan dipanaskan berulang kali. Jadi ketika menggunakan santan, masaklah seperlunya dan usahakan tidak ada sisa untuk disimpan dan disajikan lagi.

Gunakan alternatif pengganti santan

Terutama di momen lebaran seperti ini, masak dalam jumlah besar tentu sudah jadi keharusan. Jadi rasanya hampir mustahil untuk tidak menyisakan makanan dan tidak memanaskan berkali-kali agar bisa disantap lagi. Apalagi ada juga jenis makanan yang memang lebih sedap setelah dipanaskan berkali-kali, seperti rendang.

Untuk itu, penggunaan bahan pengganti santan bisa jadi solusi. Salah satu bahan alternatif santan yang bisa Anda coba adalah FiberCreme, krimer serbaguna tinggi serat yang dapat menggantikan fungsi santan dan susu di berbagai masakan. Dibuat dari umbi-umbian dan minyak kelapa yang sehat, FiberCreme memiliki kandungan lemak, gula dan kalori yang sangat rendah.

FiberCreme juga lebih praktis dan tidak pecah saat proses pemasakan. Hasilnya adalah masakan yang lebih creamy, lezat, bernilai gizi lebih tinggi dan awet lebih lama, sehingga Anda bisa menyimpan, memanaskan dan menyajikannya lagi untuk keluarga tercinta.

4 Komentar

  1. Emma

    Bolehkah rendang dimasak dgn fibercreme dicampur dgn serundeng kelapa

    Terimakasih

    Balas
    • Rosa

      Hallo kak, terimakasih sudah menghubungi FiberCreme. FiberCreme bisa dimasak untuk rendang ya kak, untuk resep lebih lengkapnya kaka bisa cek melalui YouTube FiberCreme dengan keyword ‘Rendang FiberCreme’ ya. Semoga membantu 🙂

      Balas
  2. Mahmudah

    Apakah sayur yang dibuat dengan fibercreme boleh dan aman bila dihangatkan kembali untuk keesokan harinya…

    Balas
    • Vivi Pristian

      Hai kak, FiberCreme memang pengganti santan. Dan untuk ketahanannya lebih lama dari santan. Namun bagaimanapun juga, memanaskan makanan berulang kali juga tidak baik yaa.

      Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Topping Mie Ramen yang Wajib Dicoba, Bikin Makin Enak dan Kekinian!

Ramen bukan cuma soal mie dan kuahnya saja. Justru yang bikin semangkuk ramen terasa spesial adalah topping-nya. Dari yang klasik sampai yang kekinian, topping mie ramen bisa banget menentukan rasa, tampilan, bahkan pengalaman makan secara keseluruhan. Di Indonesia...

Resep Terbaru

Resep Creamie Pad Thai
Resep Creamie Pad Thai

Resep Creamie Pad Thai 2 pack mie instan goreng10 gram bawang putih15 gram bawang merah20 gram minyak sayur1 butir telur140 gram udang10 gram daun pre40 gram tauge80 gram tahu10 gram kacang cacahBahan Saus15 gram tamarind paste15 ml kecap asin15 ml saus tiram20 ml...

Resep Dubai Pistachio Pasta
Resep Dubai Pistachio Pasta

Resep Dubai Pistachio Pasta 130 gram spaghetti200 gram grilled chicken60 gram bayam20 gram pistachio20 gram parmesan8 gram bawang putih5 ml air lemon40 ml olive oil2 gram salt40 gram FiberCreme300 ml air rebusan pasta Rebus pasta sampai al dente.Blender bayam,...

Resep Creamie Seblak Bakar
Resep Creamie Seblak Bakar

Resep Creamie Seblak Bakar 1 pack mie kuah ayam bawang 40 gram sosis40 gram bakso sapi20 gram kerupuk bawang5 gram daun bawang1 butir telur500 ml air40 gram FiberCreme30 gram pakcoy2 gram lada3 gram garamBumbu Halus20 gram bawang merah20 gram bawang putih20 gram cabai...

Resep Creamie Mamak Malaysia
Resep Creamie Mamak Malaysia

Resep Creamie Mamak Malaysia 2 pack mie goreng15 gram daun bawang80 gram kubis100 gram udang70 gram bakso ikan1 butir telur300 ml air60 gram FiberCreme3 gram garam1 gram ladaBumbu Halus25 gram bawang merah20 gram bawang putih65 gram cabai keriting5 gram terasi15 gram...

Resep Creamie Jjampong
Resep Creamie Jjampong

Resep Creamie Jjampong 1 pack mie jjampong50 gram FiberCreme70 gram kerang50 gram king oyster mushroom80 gram udang50 gram cumi-cumi15 ml minyak sayur10 gram bawang putih15 gram daun bawang25 gram wortel20 gram bawang bombay10 gram cabai hijau besar700 ml air4 gram...