Home / Update / Artikel / Mau Liburan? Yuk Ikut Ekspedisi Segaris Sambangi Dua Kampung Luar Biasa Indah Ini!

Mau Liburan? Yuk Ikut Ekspedisi Segaris Sambangi Dua Kampung Luar Biasa Indah Ini!

oleh | Jul 19, 2019 | Artikel, Berita

Penatnya hidup di ibukota kadang membuat kamu merasa bosan ‘kan? Bayangin saja, rutinitas pekerjaan, macetnya ibukota, hingga peliknya masalah pribadimu membuat kamu berulang kali berpikir, “Apa iya, aku harus melepas semua dan pulang kampung saja?”

Apakah saat ini kamu juga lagi berpikiran hal yang sama seperti itu? Tenang saja, pikiran seperti itu wajar saja kok sesekali menghampiri. Jika itu yang sedang kamu pikirkan saat ini, segera ambil cuti dan rencanakan liburanmu!

Daripada pulang kampung beneran, Yuk Ikut Kevin Hendrawan dalam Ekspedisi Segarisnya menjelajahi kampung dengan keindahan yang menakjubkan. Adalah kampung Lempe Lolai di Toraja dan juga Kampung To’tombi di Maluku yang telah menyihir banyak orang untuk melewatkan beberapa hari untuk sekedar menikmati pesona keindahan alamnya disana.

 

Kampung Lolai, Serasa Terbang di Atas Awan

Begitu mendengar kata Toraja, maka apa yang terbesit di benak kalian? Kopinya? Atau Rumah Tongkonan yang menjadi rumah adat dan ikon bagi Tana Toraja? Ya, itu mungkin saja. Namun, bukan itu yang ingin kita bahas saat ini, melainkan sebuah kampung kecil yang ada di Kabupaten Toraja Utara bernama Lolai.

Terletak di ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut, Kampung Lolai ini begitu istimewa sehingga dijuluki sebagai “Kampung di Atas Awan” Bayangkan saja, ketika kamu bangun pagi-pagi dan keluar dari penginapan, kamu akan disuguhi hamparan luas awan yang sejajar dengan tempat kamu berdiri saat itu. Serasa terbang, itulah sensasi yang saat itu akan kamu rasakan.

Belum lagi keseruan saat menunggu sunset. Itu adalah momen dimana saat semburat sinar matahari jingga mulai muncul dibalik awan, yang kemudian bersinar memecah pekatnya gelap. Sungguh, pengalaman inilah yang sangat langka ditemukan di kota atau kampung manapun.

Ya, awalnya Kampung Lolai ini adalah perkampungan biasa yang belum disadari akan potensi wisatanya. Namun karena banyaknya fotografer yang mengabadikan keindahan kampung ini dalam bingkai foto, akhirnya membuat kampung ini populer di media sosial dan mulai banyak yang mengunjunginya.

Waktu terbaik untuk menikmati keindahan Kampung Lolai ini ada pada saat matahari terbit atau tenggelam. Terlebih, jika kamu dapat mendirikan tenda di tempat yang telah disediakan dan menunggu datangnya sunsrise atau sunset ditemani secangkir kopi Toraja, yang bisa jadi makin enak dengan tambahan FiberCreme. Sungguh, ini akan jadi momen yang tak terlupakan. Selain dapat mendirikan tenda, kamu pun dapat menginap di rumah-rumah Tongkonan di sekitar lokasi Kampung Lolai yang memang sengaja disewakan untuk tourist.

Jika kalian ingin mengunjungi kampung ini, sebelumnya kalian harus berjuang dulu untuk sampai di Kampung Atas Awan ini. Pasalnya, jarak tempuh dari Kota Makassar ke lokasi ini menghabiskan waktu sekitar 12 jam. Meski menempuh waktu yang cukup melelahkan, tapi semua terbayarkan ketika kamu sedang berdiri dan melihat sunset dengan sensasi terbang di atas awan. Sensasi itu pula lah yang digambarkan oleh Kevin dalam video Ekspedisi Segaris Episode 5 Kampung Lolai.

Menikmati Sejuknya Pegunungan di Negeri Sawai

Ada Lolai yang terkenal karena berada diatas awan, ada juga kampung yang terkenal karena berada tepat diatas laut. Namanya Kampung Sawai, yang bikin kita merasakan sensasi terapung di lautan. Uniknya, disini kita juga masih bisa merasakan sejuknya nuansa pegunungan, karena kampung Sawai berada di Teluk Sawai yang dikelilingi perbukitan dan sekaligus gunung tertinggi di Maluku, yaitu Gunung Binaiya yang tingginya mencapai 3.055 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Jadi, ini adalah kampung dengan paket yang sangat lengkap. Bayangkan saja, jika ingin menikmati laut, maka kamu bisa saja langsung melompat dari penginapan dan menikmati keindahan terumbu karangnya. Jika kamu hobi mendaki, ada Gunung Binaiya yang menjulang di depan mata dan bisa kamu jadikan pelampias hasratmu untuk berpetualang.

Uniknya, di Kampung Sawai ini masyarakat sekitar menyebut perkampungannya sebagai negeri. Sepaket dengan Kepala Desa Sawai oleh masyarakatnya juga disebut dengan sebutan Raja. Kebayang ‘kan kayanya Indonesia dengan segala adat dan budayanya?

Rumah yang berada di Negeri Sawai ini terbagi menjadi dua, ada yang dibangun di darat dan ada pula yang dibangun terapung di atas air. Nah, untuk kampung yang dibangun di atas air, kayu yang digunakan adalah kayu-kayu jenis keras. Bahkan, beberapa diantaranya ada yang memakai bahan bangunan semen lho! Dan hebatnya, rumah masih bisa terapung di atas air. Menakjubkan bukan?

Karena Sawai berada di Teluk, maka tidak ada riak atau gelombang air yang mencemaskan. Laut di Teluk Sawai Cenderung tenang dan airnya pun juga jernih. Bahkan, begitu jernihnya hingga dasar permukaan laut dan ikan-ikan kecil nya pun ikut terlihat. Sungguh, ini merupakan negeri yang sangat tenang dan cocok untuk dijadikan tempat peraduan bagi yang merasa penat dengan rutinitas pelik di ibukota.

Mau jadikan negeri diatas laut ini tempat wisata kamu selanjutnya? Dari Jakarta kamu harus melakukan penerbangan selama tiga jam ke Bandara Pattimura, Ambon. Kemudian, dilanjutkan perjalanan ke pelabuhan Tulehu yang mengabiskan waktu sekitar satu jam yang ditempuh via jalur darat. Sesampainya di pelabuhan, kamu masih harus menyeberang laut selama dua jam ke Pelabuhan Amahai di Masohi, Pulau Seram. Dan terakhir, kamu harus melakukan perjalanan via laut kembali selama 3-4 jam menggunakan kapal menuju Sawai.

Meski melalui perjalanan panjang dan melelahkan, namun sepanjang perjalanan mata kamu akan dimanjakan oleh pemandangan Hutan Cagar Alam Taman Nasional Manusela. Belum lagi jernihnya air membuat biota dasar laut nampak jelas terlihat. Sungguh, apapun namanya, baik kampung ataupun negeri, yang jelas pemandangan seperti ini tak dapat kamu jumpai di kampungmu, apalagi di ibukota!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Mie Instan Lebih Creamy dan Nikmat Tanpa Banyak Bahan

Namun, menyajikan mie dengan cara yang sama terus-menerus kadang terasa membosankan. Salah satu cara agar membuat mie instan lebih berbeda adalah dengan membuatnya lebih creamy. Kalau begini, kita biasanya langsung memikirkan untuk menambah susu, mayones, atau keju....

Mie Instan Pakai Sayur Tetap Enak dengan Cara Ini

Saat ingin makan mie instan, banyak orang langsung mengambil telur dan sayuran dari kulkas. Rasanya lebih tenang karena semangkuk mi tidak hanya berisi mi dan bumbu. Ada sayur yang menambah vitamin, mineral, dan serat, lalu telur sebagai sumber protein yang...

Sekalinya Makan Mie Instan, Tambahkan 5 Bahan Ini!

Mie instan sering menjadi jawaban saat ingin makan enak tanpa menunggu lama. Namun, setelah menikmatinya hari ini, biasanya muncul pertanyaan yang sama: sebenarnya, kapan lagi nih kita boleh menikmati mie instan? Sampai saat ini, tidak ada rekomendasi resmie tentang...

Cara Menjaga Fokus Saat Bermain Tenis, Biar Nggak Buyar di Tengah Match

Game pertama masih aman. Rally cukup panjang, serve masuk, dan rasanya semua sesuai rencana. Lalu satu forehand keluar. Poin berikutnya double fault. Belum sempat move on, kepala sudah mulai ramai:  “Kenapa tadi dipukul ke sana, ya?”  “Jangan sampai error lagi.” ...

Latihan Tenis untuk Pemula, Mulai dari Basic Biar Makin Pede di Court

Baru mulai tenis biasanya ada satu keinginan yang sama,  Pengen cepat bisa rally. Baru dua kali latihan, sudah membayangkan forehand cross-court yang rapi, serve masuk terus, sampai volley cantik di depan net. Begitu benar-benar pegang raket? Bolanya kadang kena...

Resep Terbaru

Resep Mie Koclok Cirebon ala William Wongso
Resep Mie Koclok Cirebon ala William Wongso

  Resep Mie Koclok Cirebon ala William Wongso 60 gram FiberCreme25 gram tepung maizena70 ml air hangat500 gram dada ayam1500 ml air (untuk merebus ayam)2 lembar daun salam1 batang serai1 gram garam500 gram mie basah hokian3 butir telur rebus200 gram cumi rebus150...

Resep Creamy Gochujang
Resep Creamy Gochujang

  Resep Creamy Gochujang 35 gram FiberCreme1 pack korean instant noodle7 gram bawang merah7 gram bawang putih10 gram daun bawang20 ml olive oil80 gram daging sapi giling450 ml air15 gram peanut butter30 gram gochujang sauce15 gram saus tiramPakcoyTelur rebusGyoza...

Resep Creamy Tuna Corn Pasta
Resep Creamy Tuna Corn Pasta

Resep Creamy Tuna Corn Pasta 60 gram FiberCreme120 gram fettuccine25 ml olive oil70 gram bawang bombay100 gram jagung120 gram tuna400 ml air rebusan pasta2 gram lada hitam3 gram garam30 gram tomatParsleyParmesan Rebus pasta sampai al dente. Angkat dan tiriskan.Tumis...

Resep Coconut Ube Cloud
Resep Coconut Ube Cloud

Resep Coconut Ube Cloud 45 gram FiberCreme20 ml air suhu ruang1 gram ube powder150 ml air kelapa100 gram es batu Tuang FiberCreme, air, dan ube powder ke dalam wadah, lalu mix menggunakan frother sampai tekstur kental dan foamy. Siapkan gelas, isi dengan es batu, air...

Resep Coconut Latte
Resep Coconut Latte

Resep Coconut Latte 30 gram FiberCreme90 ml air panas1 shot espresso20 ml coconut syrup Larutkan FiberCreme dengan air panas.Siapkan gelas, isi dengan es batu, tuang coconut syrup, larutan FiberCreme, dan espresso. Coconut latte ready to serve....