
Pernah nonton pertandingan tenis yang skornya sudah 6-6, lalu tiba-tiba hitungan poinnya berubah jadi 1, 2, 3, dan seterusnya? Nah, itu tandanya pertandingan sedang masuk ke tie break. Buat yang baru mulai main tenis, bagian ini memang bisa sedikit membingungkan. Biasanya sudah mulai terbiasa dengan skor 15, 30, 40, lalu tiba-tiba sistem hitungnya berubah. Belum lagi giliran servisnya juga nggak sama seperti game biasa.
Padahal, kalau sudah memahami dasarnya, tie break sebenarnya cukup gampang diikuti. Bahkan, bagian ini sering jadi salah satu momen paling seru karena setiap poin terasa makin penting. Jadi, apa itu tie break dalam tenis, kapan dimainkan, dan bagaimana cara menghitung skornya? Yuk, kita bahas satu per satu!
Apa Itu Tie Break dalam Tenis?
Tie break dalam tenis adalah game khusus yang digunakan untuk menentukan pemenang set ketika skor game berada dalam kondisi imbang, biasanya 6-6 pada set yang menggunakan format tie-break. Berbeda dari game tenis biasa yang menggunakan skor 15, 30, dan 40, poin dalam tie break dihitung dengan angka biasa:
0, 1, 2, 3, 4, dan seterusnya.
Dalam tie break standar, pemain atau pasangan yang lebih dulu mencapai 7 poin akan memenangkan tie break sekaligus set, asalkan unggul minimal dua poin dari lawan.
Jadi, kalau skornya 7-5, tie break selesai. Tapi kalau skornya 6-6, pertandingan belum selesai karena belum ada selisih dua poin. Permainan harus dilanjutkan sampai salah satu pihak unggul dua angka, misalnya 8-6, 9-7, atau bahkan lebih. Makanya, jangan heran kalau melihat tie break dengan skor yang lewat dari angka 7.
Kapan Tie Break Dimainkan?
Dalam format set standar yang menggunakan tie break, satu set umumnya dimenangkan oleh pemain atau pasangan yang lebih dulu mendapatkan enam game dengan selisih minimal dua game.
Misalnya skor 6-4, berarti set sudah selesai. Kalau skor menjadi 5-5, permainan berlanjut. Salah satu pemain bisa memenangkan dua game berikutnya dan menutup set dengan skor 7-5. Tapi kalau kedua pihak sama-sama memenangkan satu game dan skor menjadi 6-6, barulah tie break dimainkan untuk menentukan siapa yang memenangkan set tersebut.
Pemenang tie break kemudian tercatat memenangkan set dengan skor 7-6. Meski begitu, format pertandingan bisa berbeda tergantung turnamen. Jadi kalau kamu mau ikut kompetisi, tetap penting untuk membaca ketentuan pertandingan terlebih dahulu.
Bagaimana Cara Menghitung Skor Tie Break?
Nah, ini bagian yang paling penting. Berbeda dengan game biasa, skor tie break nggak menggunakan 15, 30, dan 40. Hitungannya langsung menggunakan angka biasa. Supaya lebih gampang kebayang, berikut aturan dasarnya.
1. Pemain Pertama yang Mencapai 7 Poin Belum Tentu Langsung Menang
Target tie break standar memang 7 poin, tapi ada syarat lainnya yaitu harus unggul minimal dua poin.
Misalnya:
7-3 → selesai
7-5 → selesai
7-6 → belum selesai
Kalau skor sudah 6-6, permainan akan terus dilanjutkan sampai muncul selisih dua poin. Misalnya satu pemain menang dua poin berikutnya, skor menjadi 8-6 dan tie break selesai.
Kalau setelah 6-6 kedua pemain terus bergantian mendapatkan poin, tie break bisa saja berakhir 10-8, 12-10, atau bahkan lebih panjang. Di sinilah mental mulai ikut diuji. Satu kesalahan kecil yang biasanya terasa biasa saja bisa jadi jauh lebih bikin kepikiran saat skor sudah ketat.
2. Sistem Servisnya Berbeda dari Game Biasa
Kalau dalam game biasa satu pemain melakukan servis sepanjang game, sistem servis saat tie break sedikit berbeda. Pemain yang memang mendapat giliran servis akan melakukan servis untuk poin pertama.
Setelah itu, lawan mendapatkan giliran servis untuk dua poin berikutnya. Kemudian giliran servis terus bergantian setiap dua poin sampai tie break selesai. Jadi polanya kurang lebih seperti ini:
Pemain A: 1 poin
Pemain B: 2 poin
Pemain A: 2 poin
Pemain B: 2 poin
dan seterusnya.
Awalnya mungkin terasa agak ribet. Tapi setelah beberapa kali main tie break, urutan ini biasanya mulai terasa otomatis.
3. Posisi Servis Tetap Bergantian Kanan dan Kiri
Meski giliran pemain yang melakukan servis berubah, aturan posisi servis tetap berlaku. Servis dilakukan secara bergantian dari sisi kanan dan kiri sesuai jumlah poin yang sudah dimainkan.
Jadi jangan hanya fokus pada siapa yang servis. Perhatikan juga posisi servisnya supaya nggak salah berdiri. Apalagi kalau lagi tegang dan skor sudah tipis. Salah posisi gara-gara terlalu fokus menghitung poin bisa terjadi juga, lho.
4. Pemain Bertukar Sisi Lapangan Setiap Enam Poin
Selama tie break, pemain atau pasangan juga perlu bertukar sisi lapangan setelah setiap enam poin dimainkan. Misalnya ketika jumlah skor kedua pemain mencapai 4-2, berarti total sudah enam poin dan waktunya bertukar sisi.
Begitu juga saat total poin berikutnya mencapai 12, 18, dan seterusnya kalau tie break berlangsung panjang. Pergantian sisi ini penting terutama saat bermain outdoor karena kondisi masing-masing sisi court bisa terasa berbeda. Ada sisi yang kena matahari langsung, ada yang lebih berangin, atau mungkin ada satu sisi yang bikin toss servis kamu terasa sedikit lebih tricky.
Bagaimana Tie Break dalam Tennis Doubles?

Secara prinsip, tie break dalam doubles menggunakan sistem skor yang sama. Pemain atau pasangan perlu mencapai 7 poin dengan keunggulan minimal dua angka untuk memenangkan tie break standar. Bedanya, karena ada dua pemain dalam satu tim, urutan servis tetap mengikuti rotasi servis yang sudah digunakan selama set tersebut.
Di sinilah komunikasi dengan partner jadi makin penting. Skor 2-2 mungkin masih terasa santai. Tapi begitu masuk 5-5 atau 6-6, satu miskomunikasi soal bola tengah bisa terasa jauh lebih mahal. Makanya saat tie break doubles, nggak cuma teknik yang diuji.
Kamu dan partner juga harus bisa menjaga fokus, menentukan target servis, membaca posisi lawan, sampai saling menjaga mood setelah kehilangan poin. Kadang satu kalimat simpel seperti “next point” saja sudah cukup buat membantu partner kembali fokus.
Tie Break dan Match Tie Break, Apa Bedanya?
Nah, dua istilah ini juga sering tertukar. Tie break biasanya dimainkan untuk menentukan pemenang sebuah set. Format standarnya dimainkan sampai 7 poin dengan selisih minimal dua angka. Sementara match tie break bisa digunakan sebagai pengganti set penentuan pada format pertandingan tertentu.
Salah satu format yang sering digunakan adalah 10-point match tie break. Pemain atau pasangan perlu mencapai 10 poin dengan keunggulan minimal dua angka untuk memenangkan pertandingan. Jadi kalau kamu ikut turnamen dan melihat tulisan “match tie break to 10”, jangan langsung mengira pertandingan tetap menggunakan format tie break 7 poin.
Cek technical regulation atau tournament rules sebelum mulai main supaya nggak baru bingung ketika sudah masuk court.
Sudah Paham Tie Break? Saatnya Coba Suasana Pertandingan
Sekarang sudah tahu apa itu tie break dalam tenis dan bagaimana sistem skornya bekerja? Kalau kamu sudah semakin nyaman bermain doubles, mulai memahami sistem skor, dan penasaran bagaimana rasanya mengambil keputusan saat pertandingan mulai ketat, turnamen bisa jadi pengalaman berikutnya yang menarik. Salah satu event yang bisa masuk radar adalah FiberCreme Tennis Cup 2026, yang akan digelar pada 19–20 September 2026 di Ancol Tennis Warehouse (ATW), Jakarta.
FiberCreme Tennis Cup 2026 menghadirkan kategori Women’s Doubles Team untuk level Upper Beginner, Low Intermediate, dan Intermediate, serta Women’s Doubles Individual untuk level Low Beginner. Jadi, kamu bisa memilih kategori sesuai level permainan dan pengalaman bertanding. Untuk format pertandingan dan aturan teknis seperti penggunaan tie break atau match tie break, pastikan cek kembali technical regulation dari tournament organizer sebelum pertandingan dimulai.
Baca juga: Cari Turnamen Tenis di Jakarta September 2026? Yuk, Kenalan dengan FiberCreme Tennis Cup 2026
Siap Uji Kekompakan di FiberCreme Tennis Cup 2026?
Tie break memang cuma salah satu bagian dari pertandingan tenis. Tapi justru dari situ sering kelihatan seberapa tenang pemain mengambil keputusan ketika skor mulai ketat. Nggak harus selalu cari winner. Kadang yang dibutuhkan cuma satu servis yang masuk, satu return yang aman, dan komunikasi yang tetap jalan dengan partner.
Kalau latihan sudah rutin, chemistry doubles makin terasa, dan kamu ingin membawa permainan ke suasana yang lebih kompetitif, yuk, daftar FiberCreme Tennis Cup 2026! Untuk informasi mengenai registrasi dan ketentuan pertandingan, kamu bisa menghubungi:
Dorthy: 0877-8433-9701
Albert: 0816-1110-656
Jangan lupa follow @fibercreme, @ancoltenniswrhouse, dan @infinitetournament di Instagram untuk mendapatkan update terbaru seputar event. Sekarang tinggal ajak partner, latihan menghadapi poin-poin penting, dan jangan lupa sesekali coba main tie break saat sparring. Biar nanti kalau skor mulai ketat, kamu sudah tahu harus ngapain.
Let’s PLAY, FUEL, and FEEL GOOD di FiberCreme Tennis Cup 2026!





0 Komentar