Home / Update / Artikel / Bisa Makan Bersantan Tanpa Menaikkan Kolesterol? Ikuti 5 Cara Ini

Bisa Makan Bersantan Tanpa Menaikkan Kolesterol? Ikuti 5 Cara Ini

oleh | Feb 19, 2021 | Artikel

makanan bersantan

Siapa yang tidak kenal santan, salah satu bahan yang umum ditemui pada berbagai masakan sehari-hari, masakan bersantan banyak ditemui di Indonesia khususnya pada masakan tradisional. Dihasilkan dari parutan daging buah kelapa, santan secara turun-temurun sudah digunakan pada berbagai jenis makanan untuk membuat rasanya lebih gurih dan enak.

Tapi ternyata banyak juga orang yang tidak bisa menikmati lezatnya santan. Dengan kandungan lemak dan kalori yang terbilang tinggi, santan seringkali dikaitkan dengan kenaikan kolesterol dan obesitas. Apabila tidak dikendalikan, dua hal ini bisa mengakibatkan berbagai penyakit kronis yang mengancam nyawa. Kalau sudah telanjur memiliki riwayat kolesterol tinggi, maka hal yang paling umum kita lakukan adalah menghindari santan dan masakan apapun yang dibuat dengan santan.

Padahal kita tidak perlu sampai menghindari santan sama sekali demi mengontrol kadar kolesterol. Kita masih bisa menikmati makanan-makanan bersantan kok, asal melakukan beberapa penyesuaian seperti 5 cara di bawah ini.

Batasi konsumsinya

Sebagai bahan masakan yang secara tradisional banyak digunakan di keseharian, santan pasti sangat sulit ditolak. Tidak masalah kalau sesekali mengonsumsinya. Menurut ahli, pembatasan seminggu sekali cukup kok untuk memuaskan keinginan makan santan sekaligus menjaga kadar kolesterol tetap stabil.

Hindari bahan pemicu kolesterol lain

Santan pada makanan bukan satu-satunya pemicu kolesterol naik. Bahan-bahan makanan lain seperti daging berlemak, jeroan, serta minyak berlebih yang dimasak bersama santan bisa sama berpengaruhnya. Ditambah lagi kebiasaan kita adalah mengonsumsi makanan bersantan bersama nasi yang tinggi karbohidrat dan gula.

Jadi kalau ingin menikmati makanan bersantan dengan lebih nyaman, kurangi juga penggunaan bahan-bahan masakan pemicu kolesterol seperti disebut di atas.

Masak dengan benar

Secara alami, santan yang diperoleh dari tumbuhan tidak mengandung kolesterol. Bahkan santan sebenarnya mengandung antioksidan dan berbagai vitamin yang baik. Tapi, proses pemasakan bisa menghancurkan nilai gizinya dan mengubah asam lemak yang dikandungnya menjadi lemak jenuh. Nah, jenis lemak ini yang berpotensi meningkatkan kolesterol jahat dalam darah.

Jika ingin memasak santan, kita perlu sangat hati-hati. Hindari memasaknya hingga mendidih agar tubuh terhindari dari risiko kolesterol tinggi dan penyakit berbahaya yang mengikutinya.

Jangan dipanaskan lagi berkali-kali

Selain memasaknya berlebihan, kita juga sebaiknya tidak memanaskan santan – apalagi hingga berulang-kali. Ketika membuat masakan bersantan, lebih baik buat porsi seperlunya dan langsung dihabiskan.

Ganti dengan bahan alternatif

Namun jika kita tidak mau mengambil risiko dan ingin mempertahankan diet tanpa santan, kita bisa menggunakan alternatif santan. Ada beberapa bahan yang bisa ditambahkan untuk mendapatkan tekstur dan rasa mirip santan. Salah satunya adalah FiberCreme, krimer serbaguna yang tinggi serat, rendah lemak, rendah kalori, rendah gula dan mengandung 0mg kolesterol per takaran sajinya.

 

FiberCreme dibuat dari sumber serat pangan oligosakarida yang diolah dengan minyak kelapa sehat untuk menghasilkan rasa creamy dan gurih khas santan. Selain lebih stabil menjaga kadar kolesterol, FiberCreme yang berbentuk bubuk juga lebih pratis karena bisa digunakan kapanpun. Ditambah lagi krimer ini aman saat dimasak dalam suhu tinggi dan dipanaskan hingga berulang kali.

 

Ingin tahu lebih banyak tentang cara pakai FiberCreme? Ikuti @FiberCreme di Instagram yuk. Temukan juga resep-resep yang dibuat menggunakan produk ini di @FiberCreme_TV atau channel FiberCreme di YouTube.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Perbedaan Cwie Mie dan Mie Ayam, Sekilas Mirip tapi Ternyata Berbeda

Kalau melihat tampilannya sekilas, banyak orang mengira cwie mie dan mie ayam adalah makanan yang sama. Keduanya sama-sama menggunakan mie sebagai bahan utama dan biasanya disajikan dengan topping ayam. Tidak heran kalau masih banyak yang bingung membedakan keduanya....

Topping Mie Ramen yang Wajib Dicoba, Bikin Makin Enak dan Kekinian!

Ramen bukan cuma soal mie dan kuahnya saja. Justru yang bikin semangkuk ramen terasa spesial adalah topping-nya. Dari yang klasik sampai yang kekinian, topping mie ramen bisa banget menentukan rasa, tampilan, bahkan pengalaman makan secara keseluruhan. Di Indonesia...

Resep Terbaru

Resep Laksa Pasta
Resep Laksa Pasta

  Resep Laksa Pasta 60 gram FiberCreme120 gram spaghetti15 gram bawang putih250 gram udang120 gram bakso ikan200 ml air rebusan pasta70 gram laksa paste Rebus pasta sampai al dente.Cincang halus bawang putih, tumis sampai harum. Masukkan udang dan bakso ikan,...

Resep Creamy Garlic Parmesan
Resep Creamy Garlic Parmesan

Resep Creamy Garlic Parmesan 60 gram FiberCreme200 gram air rebusan pasta150 gram farfalle pasta20 ml olive oil40 gram bawang bombay20 gram bawang putih1 gram lada2 gram garam75 gram parmesan cheese150 gram pan seared chickenBahan TambahanSeladaSosis Masak pasta...

Resep Mango Lassi
Resep Mango Lassi

  Resep Mango Lassi 30 gram FiberCreme300 gram Mangga Matang150 ml air120 gram yogurt40 gram madu2 gram kayu manis bubuk250 gram es batu...

Resep Matcha Ube Halaya
Resep Matcha Ube Halaya

Resep Matcha Ube Halaya Bahan Ube Halaya (5 Porsi)50 gram FiberCreme400 ml air200 gram ubi ungu1 gram garam3 tetes stevia5 ml perisa ubi ungu20 gram FiberCreme80 ml air hangat3 gram bubuk matcha35 ml air hangat Siapkan ubi ungu, haluskan menggunakan blender dengan...

Resep Creamy Truffle Pasta
Resep Creamy Truffle Pasta

Resep Creamy Truffle Pasta 40 gram FiberCreme120 gram spaghetti20 gram mentega15 gram bawang putih180 ml air rebusan pasta35 gram truffle sauce1 gram lada1 gram garam20 gram parmesan150 gram grilled chicken20 ml olive oil (untuk grill ayam) Masak pasta sampai al...