Diabetes bukan penyakit yang bisa dianggap enteng. Penyakit ini disebut sebagai salah satu penyebab kematian terbesar lho. Namun sayangnya, angka penderita diabetes di seluruh dunia hingga saat ini masih sangat tinggi.

Di Indonesia sendiri, diabetes menjadi penyakit paling mematikan nomor 3 setelah stroke dan jantung koroner. Dengan angka penderita yang cukup tinggi, yaitu sebanyak 10,3 juta jiwa berdasarkan riset tahun 2018, Indonesia menduduki peringkat 6 sebagai negara dengan jumlah penderita diabetes terbanyak sedunia. Dan jumlah ini diperkitakan Badan Kesehatan Dunia WHO akan naik menjadi 21,3 juta jiwa di tahun 2040 apabila tidak ditangani dengan baik.

Jadi daripada mengobati, yuk mulai cegah diabetes dari sekarang. Mulai ubah kebiasaan hidup Anda jadi lebih sehat dengan memperbanyak olahraga, menjaga pola makan dan, yang sudah pasti, mengurangi konsumsi gula. Untuk yang terakhir ini, Anda tidak perlu khawatir tidak bisa lagi menikmati manisnya manakan atau minuman kesukaan. Baca terus ya untuk lihat bahan alternatif yang tidak kalah manis tapi lebih ramah untuk diet sehat Anda dan keluarga.

Madu

Madu sudah terkenal sebagai bahan pemanis pengganti gula yang lebih sehat. Selain memiliki beberapa kandungan vitamin yang tidak ada pada gula tebu, madu juga terbukti bisa menurunkan kolesterol jahat dan trigliserida pada pasien diabetes.

Daun stevia

Daun stevia termasuk jenis pemanis alternatif yang sedang naik daun di Indonesia. Dengan rasa yang cukup manis, ekstrak daun stevia ternyata mengandung nol kalori sehingga tidak menyebabkan kenaikan berat badan. Bukan hanya itu, daun yang berasl dari Amerika ini memiliki kandungan stevioside yang bisa menurunkan tekanan darah dan mengurangi resiko terkena diabetes.

Gula kelapa

Gula kelapa juga termasuk salah satu jenis pemanis yang sedang populer. Berasal dari getah pohon kelapa, gula ini memiliki indeks glikemik 35 yang tergolong sangat rendah. Jadi gula kelapa bisa dibilang sangat baik untuk digunakan Anda yang sedang sangat menjaga gula darah.

Tapi perlu dingat ya, bahwa gula kelapa itu berbeda dengan gula aren. Gula aren berasal dari getah pohon aren (kolang-kaling) dan punya indeks glikemik cukup tinggi. Jadi jangan sampai salah memilih gula untuk manisnya hidup lebih sehat.

Sirup maple

Didapat dengan mengekstrak getah pohon maple, sirup ini umumnya digunakan sebagai pelengkap menu sarapan pancake. Meski rasanya manis, sirup maple punya kandungan sukrosa yang lebih rendah daripada gula biasa, dan bahkan madu. Selain itu, sirup maple mengandung zinc, magnesium dan zat besi yang baik untuk tubuh.

Sirup agave

Sirup ini didapat dari tumbuhan agave yang banyak tumbuh di Meksiko dan dimanfaatkan sebagai bahan baku minuman beralkohol tequila. Sirup agave didapat dengan mengesktrak getah tanaman agave, yang selain punya rasa manis juga mengandung tinggi serat fruktan yang memperlancar metaboisme dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Namun perlu dicatat bahwa sirup agave yang sudah melalui pengolahan cenderung kehilangan banyak manfaat ini. Ketika dipanaskan, fruktan akan berubah menjadi fruktosa yang tidak menaikkan kadar gula dan level insulin secara cepat seperti glukosa pada gula. Namun, perlu diingat bahwa kelebihan fruktosa juga tidak baik, karena bisa menaikkan kadar trigliserida serta berkontribusi terhadap penyakit berbahaya seperti jantung dan diabetes tipe 2.

 

Mana jenis pengganti gula yang sudah Anda gunakan, atau mana yang paling cocok dengan diet rendah gula Anda? Karena sudah banyak alternatif agar hidup sehat tetap manis, sekarang jangan takut untuk #NikmatiHidup dengan wisata kuliner.

Coba cek resep-resep terbaru yang lezat dan kekinian dari FiberCreme yuk! Ikuti @FiberCreme_TV untuk inspirasi masak setiap hari. Dan pakai terus krimer serbaguna pengganti santan dan susu ini agar masakan buatan Anda jadi semakin lezat, tinggi serat dan lebih bersahabat untuk diet sehat

X