Sedang Popular, Benarkah Shirataki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan?

Jan 12, 2021 | Artikel | 0 Komentar

Nasi adalah salah satu bahan makanan yang paling banyak dihindari ketika sedang menjalankan program penurunan berat badan. Tapi untuk banyak orang Indonesia yang terbiasa mengonsumsi nasi sebagai makanan pokok dan sumber energi utama, berhenti makan nasi sama sekali tentu sulit. Jika Anda punya kasus yang sama, shirataki bisa jadi solusinya.

Bentuk shirataki yang paling populer adalah nasi dan mie. Keduanya dianggap substitusi yang sangat baik untuk nasi dan mie yang biasa kita temukan, karena punya nilai kalori yang sangat rendah. Selain itu shirataki juga bisa membuat kenyang lebih lama lho. Jadi tertarik ingin mengonsumsinya buat diet Anda? Sebelum coba, yuk cari tahu informasi lebih lanjut tentang shirataki di bawah ini!

Bahan baku

Shirataki, baik yang berbentuk nasi maupun mie, umumnya dibuat dari sejenis umbi-umbian bernama Amophophallus Konjac, atau tumbuhan konjak. Umbi-umbian ini akan dikeringkan dulu sebelum digiling hingga menjadi tepung.

Membuat kenyang lebih lama

Shirataki mengandung serat larut bernama glukomanan yang dapat membesar volumenya jika bereaksi dengan air. Serat ini lalu akan membentuk gel di usus sehingga menimbulkan sensasi kenyang lebih lama. Hal ini jugalah yang membuat shirataki dikenal bagus untuk menurunkan berat badan.

Hampir tidak punya kalori

Seperti yang sudah disebut di atas, shirataki mengandung sangat rendah kalori. Bahkan hampir tidak memiliki kalori. Bayangkan saja, setiap 200 gram nasi shirataki mengandung tidak sampai 6 gram kalori. Bandingkan dengan nasi biasa, yang setiap 200 gramnya mengandung hingga 260 gram kalori.

Ramah untuk penderita diabetes

Shirataki juga mengandung 0 gram gula, lemak, dan garam. Ditambah dengan kemampuannya membuat kenyang lebih lama sehingga bisa menjaga gula darah lebih stabil, maka shirataki sangat baik dikonsumsi pasien diabetes.

Tidak mengandung gizi mikro

Tapi shirataki bisa dibilang tidak memiliki nilai gizi, karena tidak punya protein dan nutrisi lain yang diperlukan tubuh. Maka jika Anda berdiet dengan shirataki, padukan dengan makanan sehat lain. Yang penting, ingat porsinya.

Rasa

Shirataki punya warna transparan dan tekstur yang kenyal. Dari segi rasa, shirataki bisa dibilang tawar, tidak seperti nasi biasa yang punya sedikit rasa manis dan punel. Makanya, agar betah makan shirataki untuk diet, Anda harus kreatif mengolahnya atau memadukannya dengan lauk yang lezat.

Agar lauk pilihan tidak merusak diet, yuk pilih yang sehat. Temukan ide masakan lezat yang tinggi serat tiap hari hanya di @FiberCreme_TV, YouTube channel FiberCreme, dan aplikasi Enakpedia yang bisa Anda download di sini.

 Source:

https://www.halodoc.com/artikel/nasi-shirataki-efektif-untuk-diet-benarkah

https://www.indozone.id/food/vWsjRD/hal-hal-yang-perlu-kamu-ketahui-tentang-shirataki/read-all

 

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gak Ada Keluarga Penderita Diabetes, Boleh Tenang?

Pernah denger orang dengan keturunan diabetes memiliki resiko lebih tinggi terkena diabetes kan? Eits cek dulu kebenarannya!

Mending Makan atau Kelaparan Saat Diet?

Happy nggak kalau ternyata diet itu nggak harus nahan lapar lho! Eh yang bener…

Menghindari Lemak Justru Berbahaya!

Lemak dicap sebagai salah satu bagian paling berbahaya pada makanan. Padahal, gak semua lemak berbahaya dan harus dihindari.

Kebanyakan Pakai Hand Sanitizer Antibakteri Bisa Berujung Ini…

Menjaga tangan selalu bersih dengan berlebihan memakai sabun atau hand sanitizer antibakteri ternyata gak baik lho. Masa sih?

Es Krim Bikin Batuk? Kamu Dibohongi!

Seringkali ketika kita sakit, kita gak diperbolehkan makan es krim. Untungnya ternyata ini nggak benar….

Bisul Bukan Akibat dari Makan Telur!

Pernah dengar larangan makan telur terlalu banyak agar gak bisulan? Larangan ini ternyata tidak sepenuhnya benar lho!

Keju Berjamur Tanda Harus Dibuang?

Kalau gak disimpan dengan benar, keju yang sudah dibuka kemasannya bisa rusak lho. Keju berjamur apakah masih bisa dikonsumsi?

Demam Jangan Salahkan Cuaca Dingin, Tapi…

Cuaca dingin sering dibilang penyebab kamu kena demam. Nyatanya cuaca bisa jadi faktor pendukung, tapi bukan penyebab utama.

Mata Minus, Karena Sering Nonton TV Terlalu Dekat?

Nonton tv terlalu dekat memang menyebabkan mata bekerja lebih keras, tapi tidak sampai membuat fungsi penglihatan berkurang.

Cara Kamu Mengatasi Luka Bakar Ternyata Bikin Makin Parah!

Cara apa yang biasa kamu gunakan untuk meredakan luka bakar? Kalau biasanya meredakan nyerinya dengan menempelkan es batu ke lukanya…

Jadwal Kegiatan

january

No Events

Download Kumpulan Resep

Online Store

X