Home / Update / Kenali 6 Penyebab Pisang Goreng Keras dan Cara Mudah Menghindarinya!

Kenali 6 Penyebab Pisang Goreng Keras dan Cara Mudah Menghindarinya!

oleh | Jun 2, 2025 | Artikel, Update

Pisang goreng memang jadi camilan favorit banyak orang. Rasanya manis, gurih, dan cocok disantap kapan saja, baik di pagi hari dengan secangkir teh, atau di sore hari saat santai. Tapi pernah nggak sih, pas bikin pisang goreng sendiri di rumah, eh hasilnya malah keras dan kurang renyah? Nah, ini bisa jadi karena beberapa kesalahan kecil yang sering nggak disadari. Supaya pisang goreng buatanmu empuk, renyah, dan bikin nagih, yuk cari tahu apa saja penyebab pisang goreng keras dan bagaimana cara menghindarinya! 

Penyebab-Penyebab Pisang Goreng Keras

Berikut ini adalah beberapa penyebab pisang goreng jadi keras, kering, atau kurang empuk: 

1. Jenis Pisang yang Digunakan 

Poin pertama adalah jenis pisang yang digunakan, karena nggak semua pisang cocok untuk digoreng, lho. Misalnya, pisang yang masih mentah atau terlalu muda akan menghasilkan tekstur keras saat digoreng. Pisang seperti ini belum cukup manis dan kandungan airnya juga belum seimbang, jadi saat digoreng hasilnya jadi kering dan alot. Tipsnya, pilih pisang yang sudah matang sempurna, tapi tidak terlalu lembek. Pisang kepok, pisang tanduk, atau pisang raja bisa jadi pilihan yang pas karena teksturnya tetap padat tapi empuk saat matang. 

2. Adonan Terlalu Kental 

Salah satu penyebab pisang goreng keras lainnya adalah adonan yang terlalu kental. Ketika adonan terlalu padat, lapisan luarnya akan jadi tebal dan keras saat digoreng. Solusinya gampang kok, pastikan campuran tepung dan bahan cair (seperti air, santan, atau susu cair) seimbang. Adonan sebaiknya punya tekstur yang agak encer agar bisa melapisi pisang dengan tipis dan rata. 

3. Tepung yang Tidak Tepat 

Pemilihan tepung juga punya pengaruh besar. Kalau hanya menggunakan tepung terigu biasa tanpa campuran lain, hasilnya bisa keras dan kurang renyah. Tepung terigu cenderung membuat tekstur agak padat atau bantat kalau tidak ditambah bahan pelengkap. Supaya lebih renyah dan garing, coba campurkan tepung beras atau sedikit tepung maizena ke dalam adonan. Perbandingan 2:1 antara tepung terigu dan tepung beras bisa jadi kombinasi yang tepat. 

4. Minyak Tidak Cukup Panas atau Terlalu Panas 

Minyak goreng yang digunakan juga harus dalam suhu yang pas. Kalau terlalu panas, pisang bisa cepat gosong di luar tapi belum matang di dalam. Sebaliknya, kalau minyak belum cukup panas, adonan jadi menyerap minyak berlebihan dan hasil akhirnya keras serta berminyak. Jadi, panaskan minyak dengan api sedang dan pastikan suhunya stabil. Bisa juga dicek dengan memasukkan sedikit adonan, kalau langsung mengapung dan berbuih, artinya minyak sudah cukup panas. 

5. Pisang Digoreng Terlalu Lama 

Menggoreng terlalu lama adalah kesalahan yang sering terjadi. Mungkin karena takut belum matang, akhirnya pisang digoreng terus hingga kecokelatan bahkan hampir hangus. Akibatnya, tekstur jadi keras dan rasanya pun pahit. Idealnya, pisang hanya perlu digoreng selama 3–5 menit atau sampai warna kuning keemasan muncul. Angkat segera agar teksturnya tetap empuk dan renyah di luar. 

6. Langsung Digoreng Setelah Dibuat 

Ini mungkin terdengar sepele, tapi langsung menggoreng adonan setelah dicampur bisa membuat hasilnya kurang maksimal. Adonan sebaiknya didiamkan sejenak agar semua bahan tercampur sempurna dan lebih menyatu. Coba diamkan adonan sekitar 10–15 menit sebelum mulai menggoreng. Ini akan membantu menghasilkan tekstur yang lebih lembut dan tidak keras. 

Baca Juga : 5 Cara Memasak Jantung Pisang agar Tidak Hitam, Anti Gagal dan Praktis!

Pisang Goreng Empuk dan Lezat? Bisa Juga Dikreasikan dengan FiberCreme! 

Dari jenis pisang sampai cara menggoreng, ternyata ada banyak faktor yang bisa menyebabkan pisang goreng jadi keras. Tapi dengan bahan yang pas dan teknik yang tepat, camilan satu ini bisa jadi lebih enak, empuk, dan pastinya bikin ketagihan. 

Nah, buat kamu yang ingin mencoba versi pisang goreng yang sedikit berbeda, coba deh tambahkan FiberCreme ke dalam adonan tepung. Selain jadi alternatif santan yang praktis dan gurih, FiberCreme bisa menambah aroma serta rasa legit pada pisang gorengmu lho. Kandungan seratnya juga tinggi dan yang penting mengandung 0mg kolesterol! 

Jadi selain makin enak, kamu juga bisa bikin pisang goreng yang #EnakBisaSehat. Penasaran resepnya seperti apa? Yuk, intip inspirasi kreasi lainnya di Instagram @FiberCreme_TV dan YouTube channel Ellenka. Jangan lupa follow juga biar nggak ketinggalan resep seru lainnya! 

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Hack Mie yang Enak: Mana yang Beneran Worth It Dicoba?

Lagi ingin bikin mie instan terasa lebih spesial, tapi bingung harus coba hack yang mana? Di media sosial, pilihannya banyak banget. Ada yang menjanjikan kuah lebih creamy, rasa lebih gurih, sampai sensasi ala ramen hanya dengan beberapa tambahan. Masalahnya, hack mie...

Rahasia Kuah Ramen Creamy Gurih ala Resto, Bukan Cuma Susu!

Pernah menyeruput kuah ramen di restoran lalu kepikiran, “Kok bisa ya kuahnya se-creamy dan segurih ini?” Rasanya pekat, lembut, aromanya kuat, tapi bumbu ramennya tetap terasa jelas. Wajar kalau akhirnya banyak yang mencari rahasia kuah ramen creamy gurih ala resto...

6 Resep Mie Kuah Creamy yang Gurih dan Praktis

Ada kalanya mie kuah biasa sudah cukup. Tapi di waktu lain, kuah yang lebih creamy dan gurih bisa bikin semangkuk mie terasa jauh lebih menarik. Enaknya lagi, resep mie kuah creamy nggak harus punya rasa yang itu-itu saja. Ada yang tetap membawa bumbu Nusantara, ada...

Bosan Mie Instan? Coba Bikin Mie Nyemek Pakai Bahan Ini, Beda Banget!

Pernah ingin makan mie tapi sedang tidak kepengen mie goreng yang kering ataupun mie kuah yang kuahnya banyak? Nah, mungkin ini saatnya Kalian mencoba mie nyemek. Tapi sebenarnya, apa itu mie nyemek? Sederhananya, mie nyemek adalah mie dengan sedikit kuah, jadi...

Mie Instan Tetap Enak Meski Bumbunya Dikurangi? Bisa!

Sedang berusaha mengurangi asupan natrium harian? Salah satu langkah yang terlihat paling mudah adalah tidak selalu menghabiskan bumbu mie instan. Kedengarannya sederhana, sampai keinginan makan mie instan benar-benar datang. Apalagi kalau Kalian sudah di tahap sangat...

Resep Terbaru

Resep Creamy Garlic Chili Oil
Resep Creamy Garlic Chili Oil

Resep Creamy Garlic Chili Oil 40 gram FiberCreme130 gram spaghetti12 gram bawang putih (cincang)50 gram bawang bombay25 ml minyak sayur1 gram oregano1 gram paprika powder1 gram dried parsley1 gram blackpepper250 ml air rebusan pasta2 gram garam60 gram chili oil160...

Resep Creamy Paitan Ramen
Resep Creamy Paitan Ramen

Resep Creamy Paitan Ramen 60 gram FiberCreme1100 ml air80 gram tori paitan paste220 gram ramen300 gram ayam chashu1 butir telur rebus Rebus ramen selama 5 menit atau sampai matang. Kuah paitan ramen : masak air, paitan ramen paste, dan FiberCreme. Masak sampai semua...

Resep Mushroom Chicken Ramen
Resep Mushroom Chicken Ramen

Resep Mushroom Chicken Ramen 15 gram FiberCreme1 bungkus mie instan rasa ayam bawang2 butir telur rebus150 gram paha ayam fillet3 buah jamur shitake1 batang daun bawangBumbu3 sdm kecap asin50 ml air2 cm jahe1/2 sdm gula pasir1/4 sdt kaldu jamur Rebus kecap asin, air,...

Resep Mie Godhog Jawa ala William Wongso
Resep Mie Godhog Jawa ala William Wongso

Resep Mie Godhog Jawa ala William Wongso 50 gram FiberCreme250 gram mie telur (hokian) rebus50 gram kol50 gram sawi hijau120 gram ayam rebus1 butir telur1 gram lada3 gram garam600 ml airBumbu Halus15 gram bawang putih30 gram bawang merah10 gram kemiri3 gram ebi60 ml...

Resep Coffee Ube Halaya
Resep Coffee Ube Halaya

  Resep Coffee Ube Halaya 40 gram FiberCreme110 ml air hangat1 shot espresso50 gram ube halaya90 gram es batu Larutkan FiberCreme dengan air hangat. Tuang ube halaya ke dalam gelas, tambahkan larutan FiberCreme dan aduk merata. Masukkan es batu dan espresso....