Bingung Antara Jeruk Nipis, Limau, dan Purut? Kenali Perbedaannya Yuk!

Oct 15, 2020 | Artikel | 0 comments

Buah jeruk ada banyak jenisnya. Mulai yang biasa Anda konsumsi seperti umumnya buah-buahan hingga yang hanya digunakan untuk memasak. Nah, kali ini yuk kita berkenalan dengan jeruk nipis, jeruk limau, dan jeruk purut yang mungkin sering disebutkan buku resep saat Anda sedang memasak lauk pauk untuk keluarga tercinta!

Baik jeruk nipis, jeruk limau, dan jeruk purut memang umum digunakan hanya ketika memasak. Walau sama-sama jeruk, ketiganya punya karakter berbeda lho sehingga tidak bisa digunakan untuk menggantikan satu sama lain. Jadi agar tidak tertukar-tukar, dan Anda bisa membuat masakan yang lebih lezat, yuk cari tahu perbedaannya!

Bentuk dan warna

Jeruk nipis secara visual lebih gampang dibedakan dari jeruk limau dan purut. Dengan warna hijau kuningan, bahkan beberapa ada yang berwarna kuning saja, jeruk nipis berukuran lebih besar dan memiliki permukaan kulit yang halus.

Sedangkan jeruk limau memiliki warna hijau yang lebih tua dan ukuran yang jauh lebih kecil. Tekstur kulitnya agar kasar, tapi tetap lebih halus dibandingkan jeruk purut yang terlihat kasar bergelombang.

Bagian dalam

Ketika dibelah, Anda bisa melihat bahwa jeruk nipis memiliki daging buah yang berwarna kekuningan dan banyak, serta biji yang cenderung kecil.-kecil. Sementara itu, daging buah jeruk limau memiliki warna kehijauan dengan biji yang juga kehijauan dan besar-besar. Lalu untuk jeruk purut, daging buahnya lebih padat dari kedua jeruk lainnya dan bijinya lebih kecil.

Rasa dan aroma

Meski sama-sama asam, cita rasa ketiga jeruk ini berbeda-beda. Jeruk nipis memiliki rasa asam yang lebih menyengat dan kadar air yang lebih banyak. Namun dari segi aroma, jeruk limau adalah juaranya. Sedangkan jeruk purut memiliki rasa yang lebih mirip seperti jeruk limau, walau aromanya tidak sekuat jeruk limau.

Kegunaan

Jeruk nipis bisa dibilang lebih serbaguna dibandingkan dua jeruk lainnya. Selain memberikan rasa segar pada makanan berkuah seperti soto dan bakso, jeruk nipis banyak dimanfaatkan untuk campuran pembersih piring, penghilang bau amis pada ikan atau ayam, dan dijadikan bahan tambahan beberapa jenis minuman.

 

Beda lagi dengan jeruk limau yang lebih sering digunakan untuk menambah rasa pada makanan bersaus kacang seperti siomay dan batagor. Jeruk ini juga banyak dimanfaatkan untuk campuran sambal lho. Rasanya yang khas cocok untuk campuran sambal uleg maupun sambal matah.

Jeruk purut umumnya digunakan untuk sambal, sama seperti jeruk limau. Selain buahnya, daun jeruk purut juga banyak dimanfaatkan untuk masakan seperti campuran tumisan bumbu halus dan rempeyek.

Itu dia perbedaan jeruk nipis, jeruk limau, dan jeruk purut. Setelah kenal dengan ketiganya, jeruk mana yang selanjutnya akan Anda gunakan untuk membuat makan malam hari ini? Jeruk apapun yang akan pakai dan resep apapun yang Anda buat, pastikan lengkapi  masakan buatan Anda dengan FiberCreme, krimer serbaguna pengganti santan dan susu. Dengan serat yang lebih tinggi dan nol mg kolesterol per takaran saji, FiberCreme siap memberikan pilihan menu yang lebih sehat dan tetap enak.

 

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Salad Ternyata Gak Sehat! Ini Alasannya

Salad yang terdiri dari buah dan sayur-mayur sering dikategorikan sebagai makanan sehat yang baik untuk diet. Padahal salad bisa jadi pilihan makanan paling buruk

Bukan Kolesterol, Ini Akibat Makan Durian

Selain dikenal sebagai buah yang berbau tajam, durian juga dikenal sebagai sumber kolesterol. Tapi ternyata mitos ini salah kaprah lho!

Permen Karet Tertelan Bisa Bertahan Sampai Tahunan?

Kamu pernah nggak sengaja telan permen karet? Pernah kebanyang gimana nempel di usus? Tenang dulu yuk cari tahu disini!

Ayam Broiler Disuntik Hormon? Aman Dikonsumsi Gak Sih?

Pernah dengar gosip bahwa ayam broiler disuntik hormon agar bisa tumbuh besar lebih cepat? Wah aman nggak tuh kalau dikonsumsi?

Bukan Bikin Kurus, Yogurt Justru Bikin Gemuk Kalau…

Yogurt sering dilabeli sebagai makanan sehat karena kandungan bakteri baiknya yang bisa membantu jaga kesehatan pencernaan. Tapi gak selamanya pernyataan ini bisa benar.

Konsumsi Karbohidrat Malam Hari Bikin Berat Badan Lebih Cepat Naik?

Salah! Karbohidrat akan diproses dalam tubuh dengan cara yang sama, kapanpun waktunya. Artinya, tubuh akan mencerna nasi atau mi yang dimakan di malam hari sama seperti ketika makanan tersebut dikonsumsi di siang hari.

Vegan dan Vegetarian Gak Bisa Penuhi Kebutuhan Protein?

Protein adalah salah satu zat yang dibutuhkan tubuh supaya bisa bekerja optimal. Lalu, gimana dengan vegan dan vegetarian yang enggak mengonsumsi makanan-makanan hewani?

Apel Mengandung Lapisan Lilin Berbahaya? Masih Boleh Dikonsumsi?

Kabar bahwa apel impor ternyata mengandung lapisan lilin memang benar adanya. Penambahan lapisan lilin ini dilakukan agar warnanya lebih mengkilap dan menggoda selera.

Pisang Bikin Gendut? Padahal Ini Faktanya!

Pisang adalah makanan yang bikin gemuk dan gak baik buat kamu yang sedang diet. Padahal menghindari pisang justru merugikan kamu lho!

Anak-Anak Gak Boleh Minum Kopi Karena Ini?

Kopi sudah jadi minuman sejuta umat. Mungkin terkecuali buat anak kecil yang orang-orang di sekitarnya percaya bahwa kopi bisa menghambat pertumbuhan.

Jadwal Kegiatan

october

No Events

Download Kumpulan Resep

Online Store

X