Home / Update / Cara Menyimpan Tempe agar Awet dan Tetap Segar

Cara Menyimpan Tempe agar Awet dan Tetap Segar

oleh | Des 2, 2025 | Artikel, Update

Tempe termasuk bahan makanan yang hampir selalu ada di dapur orang Indonesia. Rasanya gurih, tinggi protein nabati, dan bisa diolah jadi apa aja, mulai dari lauk rumahan sampai camilan kekinian. Tapi sayangnya, tempe juga cepat sekali berubah kalau tidak disimpan dengan benar. Kadang baru sehari disimpan, eh sudah asam dan berbau. Biar kamu nggak sering buang tempe karena keburu rusak, yuk pelajari cara menyimpan tempe agar awet tanpa mengurangi rasa dan kualitasnya! 

Cara Menyimpan Tempe agar Awet 

Berikut ini cara menyimpan tempe agar awet yang bisa kamu coba di rumah.

1. Simpan di Suhu Ruangan untuk Konsumsi Segera

Kalau kamu berencana mengolah tempe dalam satu hari, cukup simpan di suhu ruang saja. Pastikan tempatnya sejuk, kering, dan tidak terkena sinar matahari langsung. Tempe yang masih segar biasanya masih “bernapas”, jadi terlalu lama di suhu ruang bisa bikin fermentasinya berlanjut. Akibatnya, teksturnya jadi lembek dan aromanya terlalu menyengat. 

Idealnya, tempe segar sebaiknya dimasak maksimal 24 jam setelah dibeli supaya rasanya tetap gurih dan teksturnya padat.

2. Gunakan Kulkas untuk Menyimpan Lebih Lama

Kalau belum sempat diolah, masukkan tempe ke kulkas bagian bawah (chiller). Dinginnya kulkas bisa memperlambat proses fermentasi. Sebelum disimpan, bungkus tempe dengan kertas roti, daun pisang, atau plastik lubang kecil supaya tetap ada sirkulasi udara. Hindari membungkusnya terlalu rapat, karena tempe masih butuh “bernapas”. 

Dengan cara ini, tempe bisa bertahan hingga 4–5 hari tanpa berubah warna atau bau.

3. Bekukan Tempe untuk Penyimpanan Jangka Panjang

Kalau kamu beli dalam jumlah banyak, cara paling praktis adalah menyimpannya di freezer. Pastikan tempe yang akan dibekukan masih segar dan belum berbau asam. Potong sesuai kebutuhan, lalu bungkus rapat dengan plastik atau wadah kedap udara supaya tidak terkena udara freezer yang bisa bikin kering (freezer burn). 

Tempe beku bisa bertahan hingga 2–3 bulan. Sebelum diolah, keluarkan dan diamkan di suhu ruang sampai mencair. Teksturnya mungkin akan berubah jadi lembek ketika cair, jadi teknik ini tidak disarankan jika kamu berencana mengolah tempe jadi makanan se-simple tempe goreng atau tempe tepung.

4. Rebus atau Kukus Sebelum Disimpan

Cara tradisional ini juga cukup efektif kalau kamu ingin menyimpan tempe tanpa kulkas. Potong tempe sesuai ukuran, lalu kukus selama 10–15 menit. Setelah itu, tiriskan dan biarkan dingin. 

Tempe yang sudah dikukus bisa disimpan di suhu ruang selama 2–3 hari, atau di kulkas sampai seminggu. Proses pemanasan ini membantu menghentikan sementara aktivitas jamur, sehingga tempe nggak cepat busuk.

5. Simpan dalam Wadah Kering dan Bersih

Jangan sepelekan wadah penyimpanan! Pastikan wadah yang digunakan bersih dan benar-benar kering. Kelembapan bisa memicu pertumbuhan jamur lain atau bakteri yang mempercepat pembusukan. 

Kalau kamu menyimpan tempe di plastik, pastikan udaranya tidak terlalu lembap. Bisa juga diberi tisu kering di bagian bawah wadah untuk menyerap kelembapan berlebih. 

Hindari Menyimpan Tempe Dekat Bahan Berbau Tajam 

Tempe mudah menyerap aroma dari sekitarnya. Jadi hindari menyimpannya dekat bahan seperti bawang putih, durian, atau ikan asin. Simpan di rak terpisah agar aromanya tetap netral dan rasanya nggak berubah. 

Baca juga: Ciri-Ciri Tempe Basi: Kamu Harus Tahu Sebelum Mengolah

Olah Tempe Jadi Hidangan Creamy dan Sehat dengan FiberCreme! 

Sekarang kamu sudah tahu cara menyimpan tempe agar awet tanpa ribet. Nah, biar hidangan tempe kamu makin lezat, coba olah jadi menu berkuah creamy seperti sayur tempe, lodeh, atau bahkan semur tempe santan! 

Buat yang ingin tetap menikmati cita rasa gurih dan creamy tanpa takut kolesterol, ganti santan dengan FiberCreme. Krimer serbaguna ini bisa memberikan rasa creamy yang khas seperti santan, tapi dengan keunggulan tinggi serat, rendah gula, dan 0 mg kolesterol. 

Jadi kamu bisa tetap makan enak, gurih, dan sehat di waktu yang sama! Yuk, eksplor ide olahan tempe yang creamy dan lezat bareng FiberCreme! Temukan inspirasi resep lainnya di Instagram @FiberCreme_TV dan YouTube channel Ellenka. 

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Hack Mie yang Enak: Mana yang Beneran Worth It Dicoba?

Lagi ingin bikin mie instan terasa lebih spesial, tapi bingung harus coba hack yang mana? Di media sosial, pilihannya banyak banget. Ada yang menjanjikan kuah lebih creamy, rasa lebih gurih, sampai sensasi ala ramen hanya dengan beberapa tambahan. Masalahnya, hack mie...

Rahasia Kuah Ramen Creamy Gurih ala Resto, Bukan Cuma Susu!

Pernah menyeruput kuah ramen di restoran lalu kepikiran, “Kok bisa ya kuahnya se-creamy dan segurih ini?” Rasanya pekat, lembut, aromanya kuat, tapi bumbu ramennya tetap terasa jelas. Wajar kalau akhirnya banyak yang mencari rahasia kuah ramen creamy gurih ala resto...

6 Resep Mie Kuah Creamy yang Gurih dan Praktis

Ada kalanya mie kuah biasa sudah cukup. Tapi di waktu lain, kuah yang lebih creamy dan gurih bisa bikin semangkuk mie terasa jauh lebih menarik. Enaknya lagi, resep mie kuah creamy nggak harus punya rasa yang itu-itu saja. Ada yang tetap membawa bumbu Nusantara, ada...

Bosan Mie Instan? Coba Bikin Mie Nyemek Pakai Bahan Ini, Beda Banget!

Pernah ingin makan mie tapi sedang tidak kepengen mie goreng yang kering ataupun mie kuah yang kuahnya banyak? Nah, mungkin ini saatnya Kalian mencoba mie nyemek. Tapi sebenarnya, apa itu mie nyemek? Sederhananya, mie nyemek adalah mie dengan sedikit kuah, jadi...

Mie Instan Tetap Enak Meski Bumbunya Dikurangi? Bisa!

Sedang berusaha mengurangi asupan natrium harian? Salah satu langkah yang terlihat paling mudah adalah tidak selalu menghabiskan bumbu mie instan. Kedengarannya sederhana, sampai keinginan makan mie instan benar-benar datang. Apalagi kalau Kalian sudah di tahap sangat...

Resep Terbaru

Resep Creamy Paitan Ramen
Resep Creamy Paitan Ramen

Resep Creamy Paitan Ramen 60 gram FiberCreme1100 ml air80 gram tori paitan paste220 gram ramen300 gram ayam chashu1 butir telur rebus Rebus ramen selama 5 menit atau sampai matang. Kuah paitan ramen : masak air, paitan ramen paste, dan FiberCreme. Masak sampai semua...

Resep Mushroom Chicken Ramen
Resep Mushroom Chicken Ramen

Resep Mushroom Chicken Ramen 15 gram FiberCreme1 bungkus mie instan rasa ayam bawang2 butir telur rebus150 gram paha ayam fillet3 buah jamur shitake1 batang daun bawangBumbu3 sdm kecap asin50 ml air2 cm jahe1/2 sdm gula pasir1/4 sdt kaldu jamur Rebus kecap asin, air,...

Resep Mie Godhog Jawa ala William Wongso
Resep Mie Godhog Jawa ala William Wongso

Resep Mie Godhog Jawa ala William Wongso 50 gram FiberCreme250 gram mie telur (hokian) rebus50 gram kol50 gram sawi hijau120 gram ayam rebus1 butir telur1 gram lada3 gram garam600 ml airBumbu Halus15 gram bawang putih30 gram bawang merah10 gram kemiri3 gram ebi60 ml...

Resep Coffee Ube Halaya
Resep Coffee Ube Halaya

  Resep Coffee Ube Halaya 40 gram FiberCreme110 ml air hangat1 shot espresso50 gram ube halaya90 gram es batu Larutkan FiberCreme dengan air hangat. Tuang ube halaya ke dalam gelas, tambahkan larutan FiberCreme dan aduk merata. Masukkan es batu dan espresso....

Resep Mie Koclok Cirebon ala William Wongso
Resep Mie Koclok Cirebon ala William Wongso

  Resep Mie Koclok Cirebon ala William Wongso 60 gram FiberCreme25 gram tepung maizena70 ml air hangat500 gram dada ayam1500 ml air (untuk merebus ayam)2 lembar daun salam1 batang serai1 gram garam500 gram mie basah hokian3 butir telur rebus200 gram cumi rebus150...