Home / Update / Apa Itu Bubur Suro? Makanan Tradisional Penuh Makna di Tahun Baru Hijriah

Apa Itu Bubur Suro? Makanan Tradisional Penuh Makna di Tahun Baru Hijriah

oleh | Jun 25, 2025 | Artikel, Update

Indonesia punya banyak tradisi unik yang biasanya muncul di momen-momen tertentu dalam kalender budaya dan keagamaan. Nah, ketika 1 Muharram tiba, yang juga dikenal sebagai Tahun Baru Islam, ada salah satu tradisi khas yang berkembang di masyarakat Jawa. Buat yang tinggal di luar Jawa atau pengen tahu lebih lanjut tentang apa itu bubur suro, yuk temukan info menarik tentang hidangan ini di artikel berikut! 

Apa Itu Bubur Suro? 

Meski namanya terdengar sederhana, bubur suro menyimpan banyak makna simbolis dan nilai budaya yang masih dijaga hingga sekarang. Hidangan tradisional ini adalah sejenis bubur gurih yang dibuat secara khusus untuk menyambut datangnya bulan Suro dalam penanggalan Jawa, yang bertepatan dengan bulan Muharram dalam kalender Hijriah. Bubur ini biasanya disajikan pada malam 1 Suro, dan dipercaya memiliki makna simbolis sebagai bentuk rasa syukur dan harapan akan keselamatan di tahun baru. 

Bubur suro dibuat dengan campuran bahan-bahan tertentu dan disajikan dengan berbagai pelengkap. Masyarakat meyakini bahwa mengonsumsi dan membagikan bubur ini kepada tetangga dan kerabat adalah cara untuk mempererat silaturahmi sekaligus sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan. 

Asal Usul dan Sejarah 

Tradisi bubur suro berasal dari budaya masyarakat Jawa yang memadukan unsur spiritual Islam dengan kearifan lokal. Sejak zaman Kerajaan Mataram Islam, masyarakat Jawa sudah mengenal berbagai bentuk ritual yang berkaitan dengan kalender Hijriah, termasuk malam 1 Suro yang dianggap sebagai waktu untuk introspeksi diri dan berdoa. 

Dahulu, bubur ini sering disiapkan sebagai bagian dari acara selamatan atau kenduri, yang ditujukan untuk memohon keselamatan dan perlindungan sepanjang tahun. Seiring waktu, tradisi ini terus dilestarikan dan kini menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Jawa yang religius namun tetap menjunjung tinggi tradisi. 

Makna Filosofis 

Bubur suro memiliki makna filosofis yang mendalam. Biasanya terdiri dari bubur putih dengan campuran rempah-rempah khas serta berbagai lauk pelengkap seperti telur rebus, abon, kacang kedelai goreng, dan serundeng.  

Warna putih pada bubur melambangkan kesucian dan niat yang bersih dalam menyambut tahun baru. Sementara tambahan lauk yang beragam menggambarkan harapan akan kelimpahan rezeki, kesehatan, dan keselamatan. Semua komponen dalam bubur ini dibuat dengan penuh niat dan doa, sehingga menjadikannya lebih dari sekadar makanan, tetapi juga simbol spiritual dan harapan baik. 

Bahan dan Cara Pembuatan 

Membuat bubur suro cukup sederhana, namun tetap memerlukan ketelitian pada bahan dan proses memasaknya. Secara tradisional, begini nih cara membuat bubur suro yang enak! 

Bahan-bahan: 

  • 1 gelas beras putih 
  • 500 ml santan kelapa 
  • 2 lembar daun salam & 1 batang serai 
  • Sejumput garam 
  • Air secukupnya 

Pelengkap: 

  • Telur rebus atau telur pindang 
  • Kedelai goreng 
  • Abon sapi atau ayam 
  • Serundeng kelapa 
  • Irisan cabai merah dan bawang goreng sebagai taburan 

Cara Memasak: 

  • Cuci beras hingga bersih, lalu rebus bersama air hingga teksturnya menjadi bubur. 
  • Setelah mulai mengental, masukkan santan, daun salam, serai, dan garam, lalu aduk perlahan. 
  • Masak dengan api kecil dan terus diaduk agar bubur tidak gosong. Proses ini bisa memakan waktu sekitar 30–45 menit hingga bubur benar-benar lembut. 
  • Setelah matang, bubur disajikan dalam mangkuk atau piring. 
  • Tambahkan aneka pelengkap di atas bubur sesuai selera. 

Baca Juga: Rayakan 1 Muharram Lebih Spesial dengan Makanan Khas Tahun Baru Islam Ini

Bikin Bubur Suro Tetap Lezat Tanpa Santan? Bisa Kok! 

Sudah tahu kan apa itu bubur suro dan bedanya dengan bubur gurih lain seperti bubur ayam? Makanan ini bukan sekadar bubur dan aneka lauk pelengkap, tapi juga warisan tradisi yang menyatukan doa, dan harapan baik di awal tahun baru Islam. Lewat hidangan ini, kita diajak untuk berbagi, dan menjaga silaturahmi dengan sesama. 

Makanya, sayang banget kan kalau kamu udah bikin bubur suro, ternyata ada yang gak bisa ikut makan karena takut sama santan? Nah, kalau kamu ngalamin hal kayak gini, Minchef kasih saran: ganti aja santannya dengan FiberCreme. Bubuk serbaguna ini punya rasa creamy khas santan tapi lebih tinggi serat, rendah gula, serta mengandung 0mg kolesterol. Lemaknya juga rendah, sehingga cocok banget buat kamu yang lagi jaga pola makan tapi tetap ingin menikmati hidangan tradisional kayak bubur ini. 

Jadi, nggak bingung lagi kan kalau mau bikin bubur suro yang tetep lezat tapi lebih sehat? Yuk, mulai berkreasi di dapur pakai FiberCreme! Temukan inspirasi resep lainnya di Instagram @FiberCreme_TV dan tonton beragam ide masakan seru di YouTube channel Ellenka. 

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Hack Mie yang Enak: Mana yang Beneran Worth It Dicoba?

Lagi ingin bikin mie instan terasa lebih spesial, tapi bingung harus coba hack yang mana? Di media sosial, pilihannya banyak banget. Ada yang menjanjikan kuah lebih creamy, rasa lebih gurih, sampai sensasi ala ramen hanya dengan beberapa tambahan. Masalahnya, hack mie...

Rahasia Kuah Ramen Creamy Gurih ala Resto, Bukan Cuma Susu!

Pernah menyeruput kuah ramen di restoran lalu kepikiran, “Kok bisa ya kuahnya se-creamy dan segurih ini?” Rasanya pekat, lembut, aromanya kuat, tapi bumbu ramennya tetap terasa jelas. Wajar kalau akhirnya banyak yang mencari rahasia kuah ramen creamy gurih ala resto...

6 Resep Mie Kuah Creamy yang Gurih dan Praktis

Ada kalanya mie kuah biasa sudah cukup. Tapi di waktu lain, kuah yang lebih creamy dan gurih bisa bikin semangkuk mie terasa jauh lebih menarik. Enaknya lagi, resep mie kuah creamy nggak harus punya rasa yang itu-itu saja. Ada yang tetap membawa bumbu Nusantara, ada...

Bosan Mie Instan? Coba Bikin Mie Nyemek Pakai Bahan Ini, Beda Banget!

Pernah ingin makan mie tapi sedang tidak kepengen mie goreng yang kering ataupun mie kuah yang kuahnya banyak? Nah, mungkin ini saatnya Kalian mencoba mie nyemek. Tapi sebenarnya, apa itu mie nyemek? Sederhananya, mie nyemek adalah mie dengan sedikit kuah, jadi...

Mie Instan Tetap Enak Meski Bumbunya Dikurangi? Bisa!

Sedang berusaha mengurangi asupan natrium harian? Salah satu langkah yang terlihat paling mudah adalah tidak selalu menghabiskan bumbu mie instan. Kedengarannya sederhana, sampai keinginan makan mie instan benar-benar datang. Apalagi kalau Kalian sudah di tahap sangat...

Resep Terbaru

Resep Creamy Paitan Ramen
Resep Creamy Paitan Ramen

Resep Creamy Paitan Ramen 60 gram FiberCreme1100 ml air80 gram tori paitan paste220 gram ramen300 gram ayam chashu1 butir telur rebus Rebus ramen selama 5 menit atau sampai matang. Kuah paitan ramen : masak air, paitan ramen paste, dan FiberCreme. Masak sampai semua...

Resep Mushroom Chicken Ramen
Resep Mushroom Chicken Ramen

Resep Mushroom Chicken Ramen 15 gram FiberCreme1 bungkus mie instan rasa ayam bawang2 butir telur rebus150 gram paha ayam fillet3 buah jamur shitake1 batang daun bawangBumbu3 sdm kecap asin50 ml air2 cm jahe1/2 sdm gula pasir1/4 sdt kaldu jamur Rebus kecap asin, air,...

Resep Mie Godhog Jawa ala William Wongso
Resep Mie Godhog Jawa ala William Wongso

Resep Mie Godhog Jawa ala William Wongso 50 gram FiberCreme250 gram mie telur (hokian) rebus50 gram kol50 gram sawi hijau120 gram ayam rebus1 butir telur1 gram lada3 gram garam600 ml airBumbu Halus15 gram bawang putih30 gram bawang merah10 gram kemiri3 gram ebi60 ml...

Resep Coffee Ube Halaya
Resep Coffee Ube Halaya

  Resep Coffee Ube Halaya 40 gram FiberCreme110 ml air hangat1 shot espresso50 gram ube halaya90 gram es batu Larutkan FiberCreme dengan air hangat. Tuang ube halaya ke dalam gelas, tambahkan larutan FiberCreme dan aduk merata. Masukkan es batu dan espresso....

Resep Mie Koclok Cirebon ala William Wongso
Resep Mie Koclok Cirebon ala William Wongso

  Resep Mie Koclok Cirebon ala William Wongso 60 gram FiberCreme25 gram tepung maizena70 ml air hangat500 gram dada ayam1500 ml air (untuk merebus ayam)2 lembar daun salam1 batang serai1 gram garam500 gram mie basah hokian3 butir telur rebus200 gram cumi rebus150...