Wajib tahu, Apa Itu Gluten & Bahayanya Bagi Tubuh!

Okt 19, 2018 | Artikel | 2 Komentar

 

Makanan yang dilabeli “bebas gluten” atau “gluten free” belakangan menjadi populer di kalangan orang-orang yang sedang menerapkan gaya hidup sehat. Tapi apa sih sebenarnya gluten itu? Dan kenapa gluten dianggap kurang sehat untuk tubuh?

Istilah gluten berasal dari bahasa Latin gluten yang berarti “glue” atau lem. Seperti makna yang terkandung pada namanya, gluten gampangnya adalah protein dalam tepung gandum yang fungsinya adalah merekatkan bahan dasar makanan.

Dalam pembuatan roti, gluten-lah yang berjasa membuat adonan mengembang dan memiliki tekstur kenyal. Gluten juga banyak digunakan untuk membuat daging imitasi untuk orang-orang yang mengadopsi gaya hidup vegetarian.

Gluten banyak ditemukan dalam gandum, gandum hitam (rye), oats dan jelai (barley). Bagi kebanyakan orang, keberadaan gluten hampir tidak memiliki efek berarti. Tapi bagi beberapa orang, gluten adalah zat yang berbahaya sehingga harus benar-benar dihindari. Nah, apa saja sih alasan gluten harus dijauhi?

 

Mengganggu Pencernaan Penderita Celiac

Gluten sangat berbahaya untuk penderita celiac, penyakit autoimun yang bersifat herediter atau diturunkan dari generasi sebelumnya. Penyakit ini tergolong serius. Jika penderitanya sengaja atau tanpa sengaja mengonsumsi makanan yang mengandung gluten, walaupun dalam jumlah yang sangat sedikit, sistem imun akan bereaksi dengan menyerang jaringan sehat di usus kecil.

Keadaan yang demikian apabila dibiarkan terus-menerus maka bisa merusak lapisan usus dan mengganggu proses penyerapan nutrisi penting dalam tubuh. Akibatnya, penderita celiac akan lebih mudah mengalami diare, kembung, kekurangan nutrisi, anemia dan komplikasi lain.

 

Memicu Reaksi Alergi

Dan bukan hanya penderita Celiac, semua orang yang memiliki gangguan pencernaan juga wajib menjauhi gluten. Selain itu, gluten juga tidak baik untuk mereka yang terlalu sensitif dengan gluten dan memiliki alergi terhadap gandum. Jika sampai mengonsumsi gluten, orang dengan kondisi seperti disebut diatas akan mengalami reaksi mulai dari sakit kepala, iritasi kulit dan lain-lain.

 

Hiperaktivitas

Gluten juga salah satu bahan makanan yang harus dihindari orang-orang pengidap autisme. Karena tidak bisa mencerna gluten seperti orang biasa, tubuh penderita autisme akan menghasilkan enzim protein mirip morfin yang menimbulkan hiperaktivitas.

 

Obesitas

Bahan makanan yang mengandung gluten biasanya tidak mudah dicerna oleh tubuh, sehingga mungkin sekali meningkatkan resiko obesitas. Sulitnya gluten di proses tubuh juga mengakibatkan seseorang mudah mengantuk dan tidak fokus.

 

Meningkatkan Resiko Penyakit Otak

Selain pencernaan, gluten juga bisa mengakibatkan gangguan pada otak. Terlalu sering mengonsumsi gluten bisa meningkatkan resiko terkena Alzheimer dan demensia, penyakit-penyakit yang erat kaitannya dengan stres dan depresi.

Untuk beberapa kelainan diatas, seperti penyakit celiac, satu-satunya cara untuk mengatasinya adalah dengan menjalani diet bebas gluten yang ketat. Penderitanya diwajibkan menjauhi semua makanan mengandung gluten yang bisa memicu terjadinya gangguan pencernaan.

Padahal hingga saat ini, kesadaran masyarakat tentang bahaya gluten masih sangat rendah sehingga produk bebas gluten masih sangat terbatas jumlahnya di Indonesia. Nah sebagai usaha yang harus dilakukan untuk hidup yang lebih sehat, mulai perhatikan kandungan apa saja yang ada di makanan yang Anda konsumsi sehari-hari.

Untuk benar-benar terbebas dari gluten, yuk mulai dengan FiberCreme yang juga rendah gula, rendah kalori dan bebas kolesterol. Krimer multiguna ini bisa dicampurkan ke masakan atau minuman apapun untuk membuatnya lebih enak, tapi tetap tinggi serat dan rendah lemak. FiberCreme juga bisa menggantikan susu sehingga aman untuk Anda yang intoleran terhadap laktosa atau memiliki alergi terhadap whey.

 

 

2 Komentar

  1. Priska

    Tlg tanya. Apa arti lemak jenuh dan lemak trans yg tertulis di fiber cream. Trima kasih

    Balas
    • Fiber Creme

      Hai Kak Priska, Yang membuat lemak trans dan lemak jenuh sedikit berbeda adalah pengaruhnya terhadap kolesterol baik HDL. Lemak jenuh tidak memengaruhi kadar kolesterol baik dalam darah. Sementara itu lemak trans meningkatkan kadar kolestrol jahat dan juga menurunkan kadar kolestrol baik. Secara alami baik di santan maupun FiberCreme tidak mengandung lemak trans. Namun dalam kondisi bubuk, kandungan lemak jenuh santan adalah sebesar ±55-60%. Sementara itu, kandungan lemak jenuh pada FiberCreme adalah sekitar ±30-32%. Jadi kandungan lemak jenuh Fibercreme 50% lebih rendah.

      Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kursus Masak Online Gratis

FiberCreme Academy 4

Artikel Terbaru

6 Variasi Masakan Tempe Super Mudah, Murah, dan Lebih Sehat

Siapa orang Indonesia yang tidak kenal tempe? Bahan makanan asli Nusantara ini sangat mudah ditemui di manapun, terjangkau untuk semua kalangan, dan sangat praktis diolah. Jadi wajar kalau tempe jadi salah satu hidangan yang rutin kalian temui di meja makan. Walau di...

Tingkatkan Sistem Imun, Ikuti 7 Cara Mudahnya!

Sistem imun atau daya tahan tubuh jadi salah satu hal yang mendapat banyak perhatian sejak COVID-19 mewabah. Sebagai pertahanan awal tubuh melawan penyakit apapun, sistem imun diharapkan bisa mencegah infeksi virus corona. Sistem imun sendiri sudah ada di tubuh...

20 Ide Resep Lebaran Tanpa Santan, Lebih Tinggi Serat Pasti Sehat

Idul Fitri sudah tinggal menghitung hari. Kemudian, Selain mempersiapkan baju baru untuk seluruh keluarga, kita mungkin sudah sibuk membuat sajian khas lebaran kan? Setelah satu bulan berpuasa, lebaran memang jadi momen yang tepat untuk makan-makan bersama. Apalagi...

Resep Nastar Terbaik: Tanpa Ribet, Lembut, dan Anti Gagal

Kue nastar adalah salah satu kue yang wajib ada saat perayaan keagamaan, termasuk juga Idul Fitri. Kue yang umumnya berbentuk bulat dengan isian selai nanas ini memang dengan mudah bisa didapatkan dimanapun, terutama di bulan Ramadan. Pasti Anda akan banyak menemukan...

Resep Terbaru

Resep Lasagna Saus Rendah

  Resep Lasagna Saus Rendang Omong-omong tentang makanan Indonesia dan barat, @FiberCreme punya resep fusion nih yang memadukan keduanya. Resep Lasagna saus rendang yang asalnya dari Italia ternyata bisa dibikin “Indonesia” banget dengan isian rendang khas...

Resep Steak Tempe
Resep Steak Tempe

  Resep Steak Tempe Steak biasanya identik dengan daging merah dan harga yang mahal. Tapi itu kan biasanya. Kamu bisa #NikmatiHidup dengan steak yang enggak biasa kok! Bikin sendiri aja yuk, pakai resep Steak Tempe dari @FiberCreme_TV ini. 15 gram FiberCreme250...

Resep Tempe Masak Lokio Pedas
Resep Tempe Masak Lokio Pedas

  Resep Tempe Masak Lokio Pedas Resep tempe masak lokio pedas coba recook dengan FiberCreme yuk untuk menambahkan rasa creamy dan lebih sehat! Tonton sampai habis videonya ya, agar kamu berhasil membuat tempe masak lokio pedas dengan FiberCreme. Jangan lupa...

Resep Tempe Bumbu Rujak
Resep Tempe Bumbu Rujak

  Resep Tempe Bumbu Rujak Sederhana bukan berarti gak bisa menarik. Contohnya Tempe Bumbu Rujak ini, yang bisa kamu coba bikin dirumah pakai resep di atas. Biarpun terbuat dari tempe tetep menggoda selera makan kan? Biar lebih lezat dan creamy tanpa lemak dan...

Resep Sayur Tempe Lombok Ijo
Resep Sayur Tempe Lombok Ijo

  Resep Sayur Tempe Lombok Ijo FiberCreme punya resep Sayur Lombok Ijo tanpa santan yang super mudah dan praktis nih. Sayur ini dibikin dengan pengganti santan tinggi serat FiberCreme ya. Selain lebih creamy dan lezat, FiberCreme juga bikin sayurnya lebih tahan...