Susah Berhenti Ngemil Selama WFH? Ini Tips Agar Bisa Diet Selama #DiRumahAja

Apr 30, 2020 | Artikel | 0 Komentar

Kebijakan work from home alias WFH yang diberlakukan beberapa minggu terakhir ini memang memberikan keluwesan dalam bekerja. Tapi dibalik itu ada sisi negatifnya juga. Seperti tagihan listrik yang naik drastis karena semua peralatan elektronik di rumah jadi menyala lebih lama, dan berat badan yang ikut naik karena jadi lebih sering ngemil selagi bekerja.

Ini juga terjadi pada Anda? Tenang saja, karena ini memang masalah yang umum terjadi kok. Banyak yang mengalami dan tetap ada solusi. Jadi untuk bantu Anda agar diet tetap jalan selama WFH, coba beberapa tips dari dr. Hendy Wijaya di bawah ini yuk!

Atur tempat kerja jauh dari dapur atau meja makan

diet #dirumahaja

Makanan bisa mempengaruhi Anda secara psikologis. Anda cenderung merasa lapar ketika melihat makanan atau mencium baunya. Jadi untuk mencegah makanan “mempermainkan” Anda, lebih baik hindari bekerja terlalu dekat dengan sumbernya. Jauhkan meja kerja dari dapur, meja makan dan bahkan kulkas.

Buat meal plan

Anda mungkin jarang merencakan apa saja yang akan dikonsumsi besok. Padahal, perencanaan seperti ini bisa membantu keberlangsungan diet Anda. Dengan membuat meal plan atau rencana makan hingga beberapa hari ke depan, Anda bisa melihat apa saja komposisi diet Anda. Anda juga bisa mencatat berapa banyak makanan yang akan dikonsumsi sehingga makan jadi lebih teratur dan asupan gizi jadi lebih terjaga.  

Jangan lewatkan jam makan

Anda mungkin cenderung menganggap makan bisa dilakukan sewaktu-waktu ketika #DiRumahAja. Akibatnya, Anda mungkin malah melewatkan jam makan dan lebih suka mengisi perut dengan ngemil. Atau Anda akan mengosongkan perut sepanjang siang dan “balas dendam” ketika makan malam. Yang manapun adalah tanda-tanda diet yang gagal. Jadi lebih baik tetap setia pada jadwal makan Anda.

Siapkan makanan dan masakan sendiri

Biasakan siapkan sendiri makanan yang akan Anda konsumsi untuk mengurangi potensi bahan-bahan berbahaya masuk ke tubuh. Mulailah dengan pilih bahan makanan alami dan kaya nutrisi. Lebih baik lagi Anda juga memperbanyak konsumsi bahan makanan yang berserat tinggi. Selain menyehatkan pencernaan, serat juga bisa membuat Anda kenyang lebih lama untuk meredam keinginan ngemil.

Serat banyak terdapat dalam buah-buahan, kacang-kacangan, sayur-sayuran dan biji-bijian. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan FiberCreme yang tinggi serat ke dalam diet. Krimer serbaguna tinggi serat ini bisa diaplikasikan sebagai pengganti santan dan susu, sehingga Anda bisa mendapatkan serat selagi menikmati makanan atau minuman kesukaan Anda.    

Batasi konsumsi gula

Menurut penelitian terbaru, orang yang mengalami obesitas berpotensi mengalami kondisi kritis ketika tertular COVID-19. Jadi, hindari risiko obesitas dengan salah satunya membatasi konsumsi gula.

Namun bukan berarti Anda terbebas sama sekali dari risiko tertular COVID-19 hahnya dengan mengurangi konsumsi gula ya. Selain menjaga makanan, hal utama yang perlu Anda lakukan adalah melakukan pembatasan sosial. Jaga jarak dengan orang lain, selalu gunakan masker ketika berada di luar rumah, dan rajin mencuci tangan terutama setelah menyentuh benda yang banyak disentuh orang-orang.

0 Komentar

Kirim Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rendah Lemak Belum Tentu Baik Karena…

Makanan yang dilabeli “rendah lemak” ternyata belum tentu lebih sehat! Ini lho penjelasannya.

Cuka Apel Bantu Bakar Lemak? Pikir Lagi!

Cuka apel jadi salah satu bahan yang belakangan ini banyak dipilih orang, untuk program diet. Mitos ini setengah salah dan setengah benar lho!

Telur Memang Mengandung Kolesterol, Tapi…

Bahan makanan yang satu ini memang mengandung kolesterol, tapi tidak ada bukti cukup yang menyebut kolesterol dari telur bisa mempengaruhi kolesterol dalam darah.

Makan Malam Hari Gak Bikin Gemuk Kok

Kita mungkin sering diberitahu bahwa makan malam bisa menyebabkan kegemukan. Tapi ternyata pendapat ini salah lho.

Tubuh Tidak Membutuhkan 8 Gelas Air Per Hari

Jumlah yang dianjurkan agar tubuh bisa berfungsi normal dan tidak sampai dehindrasi adalah 8 gelas per hari. Padahal, jumlah tersebut tidak selalu benar.

Bukan Bikin Sembelit, Buah Salak Justru Melancarkan BAB

Kebanyakan orang menghindari salak karena rumor yang menyebut buah ini bisa mengakibatkan konstipasi alias susah BAB. Padahal justru sebaliknya, masa sih!

Cuma Rebahan Bisa Bakar Kalori Lho. Kok Bisa?

Olahraga untuk bakar kalori udah biasa, tahukah kamu kalau rebahan termasuk jenis kegiatan yang juga membakar kalori? kok bisa ya?

Gak Semua Obat Herbal Aman Dikonsumsi Lho!

Nyatanya, gak semua herbal itu baik, aman dan bebas efek samping. Ketahui fakta dibalik obat herbal ini yuk!

Jangan Mau Tertipu, Wortel Tidak Bisa Menghilangkan Minus Mata

Sudah sering kan mendengar bahwa mengkonsumsi wortel akan baik bagi penglihatan kita, tahukah kamu bawa sebenarnya hal tersebut merupakan mitos?

SALAH KAPRAH: Susu Sapi Tidak Menyehatkan Tulang

Susu, selama ini selalu diidentikkan dengan kepadatan dan kekuatan tulang. Padahal kesehatan tulang gak selalu bergantung pada susu.

Jadwal Kegiatan

july

No Events

Download Kumpulan Resep

Online Store

X