Home / Update / Artikel / Perjalanan Menemukan Kembali Indonesia

Perjalanan Menemukan Kembali Indonesia

oleh | Jun 21, 2019 | Artikel, Berita

 

Indonesia adalah negara yang terbentuk dari keanekaragaman. Membentang dari Sabang sampai Merauke adalah pulau-pulau besar dan kecil yang dihuni masyarakat dengan kebudayaan, bahasa, kepercayaan, ras dan suku bangsa yang berbeda-beda. Makanya bukan hal yang berlebihan kalau Indonesia dibilang sebagai negara yang kaya raya.

Tapi belakangan ini, perbedaan-perbedaan itu menjadi sorotan untuk alasan yang salah. Seakan lupa dengan semboyan “Bhinneka tunggal ika” atau “Berbeda-beda tapi tetap satu,” banyak pihak kurang bertanggung jawab yang menjadikan perbedaan itu alasan untuk memecah belah persatuan Indonesia. Ironis memang, aset bangsa yang harusnya kita banggakan sekarang justru digunakan sebagai alasan untuk saling memusuhi, saling mencaci dan saling membenci.

Jadi sebagai pengingat kalau perbedaan itu adalah identitas sejati Indonesia, dan sebagai bentuk ajakan bagi generasi muda untuk mengenal lebih jauh dan jatuh cinta lebih dalam pada negeri ini, Ekspedisi Segaris bakal bawa kalian semua keliling Nusantara. Dalam perjalanan panjang ini, kamu juga akan dikasih lihat bahwa setiap tempat punya keunikan sendiri yang bikin kamu bersyukur bisa jadi bagian dari Indonesia.

Pintu Gerbang Paling Timur Indonesia

Ekspedisi Segaris dimulai awal tahun ini oleh YouTuber Kevin Hendrawan. Daerah yang jadi tujuan paling pertama adalah gerbang paling barat Indonesia, yaitu Sabang, provinsi Aceh. Secara geografis, kota ini terletak di pulau Weh yang sekaligus jadi pulau terbesar di daerah Sabang.

Untuk menuju ke Pulau Weh cukup butuh perjuangan keras. Pertama-tama, kamu bisa pilih jalur udara atau darat untuk menuju ke Aceh. Kemudian kamu masih harus menempuh sekitar 1 jam perjalanan darat menuju pelabuhan Ulee Lheue. Setelah sampai di pelabuhan kamu bisa pilih mau ke Pulau Weh dengan kapal feri atau kapal cepat.

Wisata Air Tanpa Henti

Perjalanan panjang menuju Pulau Weh gak akan terasa berarti begitu kamu menginjakkan kaki di sana, dimana kamu bakal disapa pemandangan laut yang indah dan bisa menikmati wisata pantai yang seperti gak ada habisnya.

Pantai yang bisa kamu datengin duluan adalah Pantai Iboih yang sering dibilang ikonnya kota Sabang. Tempatnya cuma 30 menit dari pusat kota, dengan suasana dan ombak yang tenang sehingga kamu bisa main air, menyelam atau santai-santai aja di pinggiran. Dari sana kamu juga bisa mengunjungi pantai-pantai lain yang jaraknya dekat tapi punya keindahan yang berbeda-beda, seperti Pantai Kasih yang cocok untuk menikmati sunset dan Pantai Tapak Gajah yang cocok untuk snorkeling.

Pengen menikmati laut dengan pemandangan yang lain? Sabang punya Sirui Hidrothermal, kawasan gunung api bawah laut dimana kamu bisa menyelam sambil lihat gelembung-gelembung keluar dari kawah-kawah kecil dan ketemu dengan ikan-ikan unik yang belum tentu ada di tempat lain.

Selain laut, kamu juga tetap bisa main air di banyak spot wisata, seperti mandi di Air Terjun Pria Laot, kayaking di Danau Aneuk Laot, dan berendam di pemandian air panas Kauneukai yang air panasnya berasal dari gunung api aktif Jaboi.

Kalau udah puas main basah-basahan, pastikan kamu mampir ke Tugu Nol Kilometer Indonesia. Bangunan ini punya tinggi 43,6 meter dengan empat pilar megah dan patung burung garuda menggenggam angka nol di ujung paling atasnya. Selain penjual makanan dan souvenir, disini kamu juga bisa dapet sertifikat yang menunjukkan kalau kamu pernah berada di titik nol kilometer Indonesia.

Pintu Gerbang Paling Barat Indonesia

Selain di Sabang, Tugu Nol Kilometer juga dibangun di Merauke, ujung paling barat Indonesia yang juga jadi salah satu destinasi Ekspedisi Segaris. Tugu ini berada di Distrik Sota, Kabupaten Merauke yang berbatasan langsung dengan negeri tetangga Papua New Guinea.

Untuk bisa sampai kesana, pertama kamu bisa naik pesawat ke Bandara Mopah di Merauke. Kamu masih harus menempuh perjalanan 90 kilometer atau sekitar 1,5 jam untuk sampai ke Sota. Lumayan jauh, tapi gak akan terasa karena selama perjalanan kamu bakal dibuat kagum dengan pemandangan Taman Nasional Wasur berupa hutan alami dan sarang semut yang tingginya bisa mencapai 2-3 meter.

Walau dibilang sarang semut, sarang ini sebenarnya dibangun koloni sejenis rayap. Pemandangan ini termasuk langka, karena diseluruh dunia sarang seperti ini hanya ada di Merauke dan sebuah daerah di Brasil. Makanya, kamu bakal nemu beberapa sarang yang dikelilingi pagar kawat agar kelestariannya tetap terjaga.

“Markas Avengers” di Indonesia

Selain perbatasan dengan Papua New Guinea dan alamnya yang tergolong masih asri, ada lagi yng menjadikan Merauke istimewa. Salah satunya adalah “markas Avengers” yang baru diresmikan bulan November tahun 2018 kemarin. Memang bukan sungguhan, tapi bangunan ini disebut begitu karena jika dilihat dari atas bentuknya mirip dengan logo film “Avengers”.

Nama aslinya adalah Monumen Kapsul Waktu, yang sesuai namanya memang jadi rumah bagi kapsul waktu penyimpan mimpi anak-anak Indonesia. Jadi anak-anak perwakilan dari setiap provinsi di Indonesia diminta menuliskan mimpi mereka di kertas yang nanti akan dibuka untuk dibaca di tahun 2085.

Kapsul ini tersimpan di atas bangunan monumen yang memiliki lebar 17 meter, tinggi 8 meter dan panjang 45 meter ini. Familiar dengan angka-angka ini? Harus dong, karena angka-angka itu adalah representasi hari, bulan dan tahun kemerdekaan Indonesia.

Kuliner yang Sayang Dilewatkan

Selama berwisata ke daerah-daerah diatas, gak lengkap rasanya kalau belum ngicipin makanan khasnya. Pertama-tama, yuk kenalan dengan kuliner khas Sabang!

Disana, selain mi Aceh yang udah terkenal sampai ke seluruh Indonesia kamu bisa puas-puasin makan seafood, terutama sate guritanya yang disajikan bareng saus kacang atau bumbu Padang. Terus kamu juga wajib coba kopi yang jadi kebanggaan orang Aceh. Salah satu jenis yang paling terkenal adalah kopi Ulee Kareng, yang kebanyakan disajikan dengan proses saring agar rasa dan aromanya tetap khas.

Walaupun aslinya aja udah enak, ada lho triknya agar kopi kamu terasa lebih mantap dan nikmat. Coba untuk tambahin FiberCreme yuk, yang bisa bikin kopi kamu lebih creamy dan tinggi serat tanpa gula dan kalori berlebih.

Lalu ribuan kilometer disebelah timur Indonesia, Merauke juga menawarkan kuliner enak yang kebanyakan dibuat dari daging rusa. Populasi rusa disana memang cukup banyak, sehingga memburu binatang ini dialam liar adalah hal yang legal atau boleh dilakukan. Beberapa olahan daging rusa yang banyak ditemui adalah bakso, sate, dendeng dan abon.

Setelah puas makan daging rusa, kamu bisa coba makanan khas Papua lainnya seperti kue lontar dan udang selingkuh. Gak sempat cobain masakan-masakan ini karena keburu waktu? Kamu bisa bikin sendiri lho dirumah. Coba resep Kue Lontar dan Udang Selingkuh ala @FiberCreme_TV ini yuk!

 

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Hack Mie yang Enak: Mana yang Beneran Worth It Dicoba?

Lagi ingin bikin mie instan terasa lebih spesial, tapi bingung harus coba hack yang mana? Di media sosial, pilihannya banyak banget. Ada yang menjanjikan kuah lebih creamy, rasa lebih gurih, sampai sensasi ala ramen hanya dengan beberapa tambahan. Masalahnya, hack mie...

Rahasia Kuah Ramen Creamy Gurih ala Resto, Bukan Cuma Susu!

Pernah menyeruput kuah ramen di restoran lalu kepikiran, “Kok bisa ya kuahnya se-creamy dan segurih ini?” Rasanya pekat, lembut, aromanya kuat, tapi bumbu ramennya tetap terasa jelas. Wajar kalau akhirnya banyak yang mencari rahasia kuah ramen creamy gurih ala resto...

6 Resep Mie Kuah Creamy yang Gurih dan Praktis

Ada kalanya mie kuah biasa sudah cukup. Tapi di waktu lain, kuah yang lebih creamy dan gurih bisa bikin semangkuk mie terasa jauh lebih menarik. Enaknya lagi, resep mie kuah creamy nggak harus punya rasa yang itu-itu saja. Ada yang tetap membawa bumbu Nusantara, ada...

Bosan Mie Instan? Coba Bikin Mie Nyemek Pakai Bahan Ini, Beda Banget!

Pernah ingin makan mie tapi sedang tidak kepengen mie goreng yang kering ataupun mie kuah yang kuahnya banyak? Nah, mungkin ini saatnya Kalian mencoba mie nyemek. Tapi sebenarnya, apa itu mie nyemek? Sederhananya, mie nyemek adalah mie dengan sedikit kuah, jadi...

Mie Instan Tetap Enak Meski Bumbunya Dikurangi? Bisa!

Sedang berusaha mengurangi asupan natrium harian? Salah satu langkah yang terlihat paling mudah adalah tidak selalu menghabiskan bumbu mie instan. Kedengarannya sederhana, sampai keinginan makan mie instan benar-benar datang. Apalagi kalau Kalian sudah di tahap sangat...

Resep Terbaru

Resep Creamy Paitan Ramen
Resep Creamy Paitan Ramen

Resep Creamy Paitan Ramen 60 gram FiberCreme1100 ml air80 gram tori paitan paste220 gram ramen300 gram ayam chashu1 butir telur rebus Rebus ramen selama 5 menit atau sampai matang. Kuah paitan ramen : masak air, paitan ramen paste, dan FiberCreme. Masak sampai semua...

Resep Mushroom Chicken Ramen
Resep Mushroom Chicken Ramen

Resep Mushroom Chicken Ramen 15 gram FiberCreme1 bungkus mie instan rasa ayam bawang2 butir telur rebus150 gram paha ayam fillet3 buah jamur shitake1 batang daun bawangBumbu3 sdm kecap asin50 ml air2 cm jahe1/2 sdm gula pasir1/4 sdt kaldu jamur Rebus kecap asin, air,...

Resep Mie Godhog Jawa ala William Wongso
Resep Mie Godhog Jawa ala William Wongso

Resep Mie Godhog Jawa ala William Wongso 50 gram FiberCreme250 gram mie telur (hokian) rebus50 gram kol50 gram sawi hijau120 gram ayam rebus1 butir telur1 gram lada3 gram garam600 ml airBumbu Halus15 gram bawang putih30 gram bawang merah10 gram kemiri3 gram ebi60 ml...

Resep Coffee Ube Halaya
Resep Coffee Ube Halaya

  Resep Coffee Ube Halaya 40 gram FiberCreme110 ml air hangat1 shot espresso50 gram ube halaya90 gram es batu Larutkan FiberCreme dengan air hangat. Tuang ube halaya ke dalam gelas, tambahkan larutan FiberCreme dan aduk merata. Masukkan es batu dan espresso....

Resep Mie Koclok Cirebon ala William Wongso
Resep Mie Koclok Cirebon ala William Wongso

  Resep Mie Koclok Cirebon ala William Wongso 60 gram FiberCreme25 gram tepung maizena70 ml air hangat500 gram dada ayam1500 ml air (untuk merebus ayam)2 lembar daun salam1 batang serai1 gram garam500 gram mie basah hokian3 butir telur rebus200 gram cumi rebus150...