Ini Lho Bedanya Agar-Agar, Jeli dan Gelatin!

Mar 29, 2019 | Artikel | 0 comments

Ini Lho Bedanya Agar-Agar, Jeli dan Gelatin!

Mar 29, 2019 | Artikel

Walaupun serupa, agar-agar, jeli dan gelatin adalah tiga bahan yang berbeda. Fungsinya memang mirip, yaitu membuat bahan makanan cair menjadi padat. Dan bagi yang jarang masuk dapur atau membuat dessert seperti pudding, kemungkinan Anda akan mengira ketiga bahan ini bisa digunakan secara bergantian, padahal tidak!

Karena dibuat dari bahan dasar yang berbeda, agar-agar, jeli dan gelatin ketika dimasak akan menghasilkan tekstur dan kepadatan yang berbeda pula. Yuk kenalan lebih jauh dengan ketiga bahan makanan ini, dan cari tahu masakan enak apa aja yang bisa dibuat dengan mereka!

Agar-agar

Agar-agar terbuat dari rumput laut atau alga. Di Indonesia agar-agar banyak dijual dalam bentuk bubuk dan dalam berbagai rasa baik di pasar tradisional maupun supermarket. Cara memasaknya, agar-agar harus dicampur dengan air dan direbus hingga mendidih. Ketika matang dan set, tekstur agar-agar lebih keras, kaku dan padat.

 

Jeli

Jeli dibuat dari umbi konyaku atau iles-iles yang dicampur dengan rumput laut karagenan. Jeli umumnya dijual dalam bentuk bubuk dan diberi rasa buah-buahan segar. Sama seperti agar-agar, jeli harus direbus dengan air hingga mendidih untuk bisa membentuk gel. Setelah matang, tekstur jeli lebih kenyal dan lembut daripada agar-agar.

 

Gelatin

Tidak seperti agar-agar dan jeli yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan, gelatin didapatkan dari tulang binatang, seperti sapi, kerbau atau babi. Dibandingkan agar-agar dan jeli, penggunaan gelatin tidak begitu populer di Indonesia karena masyarakat jadi harus lebih teliti dan rajin bertanya gelatin mana yang halal. Ditambah lagi, harga gelatin juga boleh dibilang lebih mahal daripada kedua temannya.

Tapi kalau Anda ingin tetap bereksperimen dengan gelatin, bahan ini biasanya dijual dalam bentuk bubuk atau lembaran. Cara menggunakannya cukup larutkan saja gelatin bubuk dalam air panas atau hangat sebelum digunakan untuk campuran. Untuk gelatin lembaran, cukup rendam dalam air dingin hingga lunak, lalu peras dan buang lembarannya.  Gelatin umumnya digunakan untuk membuat panna cotta, semacam pudding khas Italia. Tekstur yang dihasilkan gelatin jauh lebih lembut

Gimana, sudah tahu kan beda penggunaan agar-agar, jeli dan gelatin? Bahan mana aja nih yang sering Anda pakai untuk bikin cemilan dirumah? Coba bikin dessert pakai bahan-bahan lainnya juga yuk, dengan resep-resep super mudah dan simple dari @FiberCreme_TV! Anda juga bisa tambahkan krimer serbaguna FiberCreme lho, agar masakan apapun yang Anda buat jadi lebih lezat, creamy, tinggi serat, dan ramah untuk pencernaan.

0 Comments

Trackbacks/Pingbacks

  1. AGAR-AGAR, JELI , GELANTIN DARIMANA ASALNYA? - Tehijo - […] Sumber: https://hellosehat.com/herbal/agar/; https://swallow-globe.co.id/main/sejarah-agar-agar-darimana-bagaimana-bisa-populer/ ; https://resepasik.com/2016/05/27/cara-membuat-jelly-art-bunga/; https://fibercreme.com/ini-lho-bedanya-agar-agar-jeli-dan-gelatin/ […]

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Salad Ternyata Gak Sehat! Ini Alasannya

Salad yang terdiri dari buah dan sayur-mayur sering dikategorikan sebagai makanan sehat yang baik untuk diet. Padahal salad bisa jadi pilihan makanan paling buruk

Bukan Kolesterol, Ini Akibat Makan Durian

Selain dikenal sebagai buah yang berbau tajam, durian juga dikenal sebagai sumber kolesterol. Tapi ternyata mitos ini salah kaprah lho!

Permen Karet Tertelan Bisa Bertahan Sampai Tahunan?

Kamu pernah nggak sengaja telan permen karet? Pernah kebanyang gimana nempel di usus? Tenang dulu yuk cari tahu disini!

Ayam Broiler Disuntik Hormon? Aman Dikonsumsi Gak Sih?

Pernah dengar gosip bahwa ayam broiler disuntik hormon agar bisa tumbuh besar lebih cepat? Wah aman nggak tuh kalau dikonsumsi?

Bukan Bikin Kurus, Yogurt Justru Bikin Gemuk Kalau…

Yogurt sering dilabeli sebagai makanan sehat karena kandungan bakteri baiknya yang bisa membantu jaga kesehatan pencernaan. Tapi gak selamanya pernyataan ini bisa benar.

Konsumsi Karbohidrat Malam Hari Bikin Berat Badan Lebih Cepat Naik?

Salah! Karbohidrat akan diproses dalam tubuh dengan cara yang sama, kapanpun waktunya. Artinya, tubuh akan mencerna nasi atau mi yang dimakan di malam hari sama seperti ketika makanan tersebut dikonsumsi di siang hari.

Vegan dan Vegetarian Gak Bisa Penuhi Kebutuhan Protein?

Protein adalah salah satu zat yang dibutuhkan tubuh supaya bisa bekerja optimal. Lalu, gimana dengan vegan dan vegetarian yang enggak mengonsumsi makanan-makanan hewani?

Apel Mengandung Lapisan Lilin Berbahaya? Masih Boleh Dikonsumsi?

Kabar bahwa apel impor ternyata mengandung lapisan lilin memang benar adanya. Penambahan lapisan lilin ini dilakukan agar warnanya lebih mengkilap dan menggoda selera.

Pisang Bikin Gendut? Padahal Ini Faktanya!

Pisang adalah makanan yang bikin gemuk dan gak baik buat kamu yang sedang diet. Padahal menghindari pisang justru merugikan kamu lho!

Anak-Anak Gak Boleh Minum Kopi Karena Ini?

Kopi sudah jadi minuman sejuta umat. Mungkin terkecuali buat anak kecil yang orang-orang di sekitarnya percaya bahwa kopi bisa menghambat pertumbuhan.

Jadwal Kegiatan

october

No Events

Download Kumpulan Resep

Online Store

X