Karena diperoleh dari tumbuhan alami, banyak klaim bahwa obat herbal adalah jenis obat yang paling baik untuk tubuh dengan minim atau tanpa efek samping berbahaya sama sekali. Nyatanya, gak semua herbal itu baik, aman dan bebas efek samping.  Beberapa herbal justru dimanfaatkan untuk produksi obat-obatan keras, seperti digitalis yang digunakan sebagai bahan baku obat penyakit jantung. Begitu juga dengan tumbuh-tumbuhan seperti ganja dan tembakau.

Dan karena tidak ada standarisasi konsentrasi yang baku, maka tiap merk obat herbal dapat mengandung kadar herbal yang berbeda-beda. Akibatnya mungkin ada merk obat dengan konsentrasi herbal terlalu tinggi sehingga membahayakan, atau malah terlalu rendah sehingga tidak berpengaruh apapun untuk kesehatan.

X