Serat sudah banyak dikenal sebagai salah satu hal yang menunjang gaya hidup sehat. Sudah bukan rahasia lagi kalau serat sangat baik pencernaan, mulai dari membantu proses pengolahan makanan di dalam usus hingga memperlancar buang air besar.

Tapi bukan itu saja. Serat ternyata juga baik untuk mengurangi resiko terkena serangan jantung. Ya. Salah satu penyakit paling mematikan di dunia tersebut bisa dihindari jika kita rutin mengonsumsi serat. Bagaimana bisa?

Pertama-tama, serangan jantung terjadi ketika pasokan darah ke jantung terhenti akibat terjadi penyumbatan di satu atau lebih pembuluh darah. Penyumbatnya bisa berupa penggumpalan darah yang disebut trombus, penumpukan lemak, penumpukan kolesterol atau lainnya.

Penyakit jantung koroner, yaitu kondisi dimana terjadi penyumbatan di arteri koroner, adalah satu kasus yang paling umum mengakibatkan serangan jantung. Perokok, penderita diabetes, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, orang obesitas dan penyuka makanan berlemak adalah kelompok yang rentan terkena penyakit berbahaya ini.

Jadi siapapun bisa terkena serangan jantung, tidak peduli tua atau muda, perempuan atau laki-laki – walaupun resikonya memang akan meningkat seiring bertambahnya usia. Dan daripada mengobati, yuk mulai hidup lebih sehat salah satunya dengan memperbanyak konsumsi serat.

Serat terbagi jadi dua jenis, serat yang tidak larut dalam air (insoluble fiber) dan serat yang larut dalam air (soluble fiber). Serat tidak larut tidak bisa diproses oleh tubuh atau larut dalam air ketika melewati saluran pencernaan, sehingga akan keluar dalam bentuk relatif utuh bersama feses. Jenis serat ini baik untuk mencegah masalah buang air besar.

Sementara itu, serat larut memiliki karakteristik menyerap air dan membentuk semacam gel di dalam pencernaan yang fungsinya adalah memperlambat proses pencernaan. Jenis serat ini yang membuat perut jadi kenyang lebih lama. Serat ini juga dapat mengikat kolesterol sehingga menurunkan kadar “kolesterol jahat” LDL dalam darah.

Setiap orang dianjurkan untuk mengonsumsi 25-30 gram serat per hari. Sumber serat termasuk sayur, buah, beras merah, gandum utuh, biji-bijian dan kacang-kacangan. Kalau ingin cara lebih nikmat untuk mengonsumsi serat, yuk coba FiberCreme.

Merupakan sumber serat tinggi, FiberCreme dapat dicampur ke makanan dan minuman favorit Anda supaya menjadikannya lebih tinggi serat. Selain itu krimer serbaguna ini juga punya rasa super creamy dan enak, namun dengan kandungan lemak, kalori dan gula yang jauh lebih rendah. Ditambah lagi, FiberCreme bebas dari kolesterol dan lemak trans, sehingga relatif aman untuk penderita kolesterol tinggi, penderita diabetes, dan siapapun yang sedang berusaha menurunkan berat badan.

 

Share This