Santan (jawa:santen) adalah cairan putih yang dibuat dengan cara memeras parutan daging kelapa, oleh sebab itu disebut coconut milk oleh orang barat. Santan adalah bahan baku yang cukup krusial dalam resep masakan nusantara. Mulai dari makanan utama, makanan penutup, kue dan jajan pasar, dan minuman memakai santan untuk menciptakan rasa gurih dan nikmat. Namun dibalik kenikmatan santan, cairan ini memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi sehingga bisa memicu munculnya kolesterol. Untuk menyiasatinya tengok beberapa alternatif pengganti santan berikut ini:

 

1. Susu Segar

Susu segar yang berasal dari hewan seperti sapi dan kambing etawa bisa dipakai untuk menggantikan santan. Orang bule lebih suka susu untuk makanan mereka yang creamy seperti cream soup, cream pie, dan lain sebagainya. Susu Segar juga sangat cocok untuk berbagai minuman dan makanan penutup. Susu segar memiliki kandungan laktosa (gula susu) yang cukup tinggi, sehingga buat yang tidak tahan laktosa (lactose intolerant) tidak disarankan menggunakan susu segar. Rata-rata penduduk Indonesia tidak toleran terhadap laktosa.

 

2. Plain Yogurt (yogurt tawar) atau Greek Yogurt

Yogurt adalah olahan susu yang memiliki cita rasa asam namun teksturnya sangat creamy. Masakan barat dan juga india sering menggunakan yogurt untuk masakan mereka yang creamy. Karena rasanya yang cenderung asam, maka takaran yogurt yang dipakai sangat perlu diperhatikan, karena jika tidak justru akan merusak rasa dari masakan anda.

 

3. Susu Kental Manis Tanpa Gula

Susu Kental Manis Tanpa Gula sering disebut susu evaporasi, yaitu olahan susu segar yang dihilangkan 60% kadar airnya. Susu evaporasi biasanya akan dicampur lagi dengan air untuk menjadikannya seperti susu segar. Karena tanpa gula, maka susu ini cenderung tawar namun tetap gurih dan creamy. Susu evaporasi memiliki kadungan gizi separuh dibandingkan dengan susu segar.

 

4. Susu Kacang-kacangan

Susu yang berasal dari kacang seperti almond milk (susu kacang almond), cashew milk (susu kacang mete), candlenut milk (susu kemiri), soya milk (susu kedelai) bisa digunakan untuk resep masakan atau makanan yang cenderung gurih (savoury). Tekstur susu yang berasal dari kacang-kacangan cenderung lebih cair dan kurang creamy dibandingkan santan. Satu fakta yang tidak boleh diabaikan, bahwa kacang-kacangan ini juga kaya akan lemak, walaupun sebagian besar adalah lemak baik. Kandungan lemak yang tinggi berarti adalah kalori yang tinggi pula.

 

5. Thick Cream (Krim Kental) atau Whipped Cream

Whipped Cream dan Thick Cream (krim kental) biasa ditemukan di toko roti karena memang merupakan bahan untuk Baking. Keduanya bisa dijadikan bahan alternatif santan. Supaya gurih khas kelapa dapat tetap terasa bisa ditambahkan air kelapa bersama kedua bahan tersebut. Kedua baha ini cocok sekali untuk pengganti santan untuk cake atau kue.

 

6. FiberCreme, Bahan Pengganti Santan Tinggi Serat

FiberCreme adalah krimer nabati (non dairy creamer) multifungsi yang terbuat dari komposisi Oligosakarida, yaitu serat pangan alami, yang mebuat makanan tinggi serat. FiberCreme merupakan Creamer bubuk (krimer bubuk) ini dapat dimanfaatkan sebagai pengganti santan untuk nasi uduk, sayur, opor, nasi kuning, kolak, lodeh, rendang ayam, bubur kacang hijau, bubur sumsum, cake, cendol dan berbagai resep masakan tanpa santan lain. Selain itu FiberCreme juga bisa dimanfaatkan untuk krimer kopi (coffee creamer), sehingga memiliki citarasa seperti kopi susu. FiberCreme dijual (beli) dimana : di Alfamart, Indomaret, dan berbagai supermarket besar. FiberCreme terdiri dari tiga kemasan, Box (450gr), Botol (168gr), dan Creamer Sachet (100gr). FiberCreme Halal (sertifikasi MUI).

Share This